Ditahan Imbang Bhayangkara FC, Ini Hikmah Yang Dipetik Timnas Indonesia U-22
Serafin Unus Pasi | 6 Februari 2019 19:43
Bola.net - - Timnas Indonesia U-22 hanya mampu bermain imbang 2-2 saat menghadapi Bhayangkara FC pada laga uji coba di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/2/2019). Pada partai ini, pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri menurunkan tim yang berbeda di setiap babak.
Timnas Indonesia U-22 unggul dua gol lebih dulu lewat Andy Setyo dan penalti Gian Zola. Sementara Bhayangkara FC sukses membalasnya melalui gol Ilham Udin Armaiyn dan Mahir Radja.
Usai laga, Indra mengaku banyak pelajaran yang bisa dipetik olehnya dalam pertandingan ini. Terlebih, laga ini juga menjadi persiapan timnya menghadapi Piala AFF U-22 yang akan digelar di Kamboja pada 17 hingga 26 Februari mendatang.
"Game yang saya pikir cukup menarik ya untuk pembelajaran awal kami, itu yang pertama. Yang kedua, dari tim satu dan tim kedua ada kekurangan dan kelebihan. Jadi kedua tim yang saya turunkan ada plus ada minus. Tim pertama di babak pertama ada plusnya ada minusnya juga, tim kedua juga begitu. Intinya ada beberapa hal yang kami harus perbaiki, baik itu individual taktikal, grup taktikal, dan tim taktikal," ujar Indra.
"Tetapi secara keseluruhan game model yang kami inginkan mereka sudah memperlihatkan, dia tahu kapan harus bertahan, bagaimana menyerang, dan bagaimana transisi. Tetapi memang masih perlu perbaikan ke depannya," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Masalah Transisi
Indra menjelaskan, kekurangan anak asuhannya banyak terlihat saat masa transisi dari menyerang ke bertahan. Menurutnya, transisi para pemain masih terlalu lamban sehingga memudahkan lawan mencetak gil.
"Tim satu build up lebih rapi, main dengan posession yang lebih progresif, dan tim kedua bermain dengan memang kita minta bermain dengan counter attack. Tetapi saat counter attack transisinya lambat. Jadi begitu mereka (Bhayangkara FC) bertahan, kita tunggu, dan (Bhayangkara FC) counter, saat counter itu dia (Bhayangkara FC) build up," tutur Indra.
"Harusnya lebih progresif ke depan setelah bola dimainkan, yang dilihat harus ke depan. Ini keluar dari tekanan juga tim yang kedua kurang smooth, kami akan coba lagi nanti tanggal 10 Februari 2019, tim ini akan lebih baik saya yakin dan tim pelatih kami sudah melihat apa yang harus kami perbaiki ke depan," imbuh Indra.
Adapun setelah berlatih tanding melawan Bhayangkara FC, tim berjuluk Garuda Muda itu akan bersua Arema FC. Duel tersebut bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada 10 Februari mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Manchester United Putuskan Batal Rekrut Julian Nagelsmann, Kenapa?
Liga Inggris 23 April 2026, 13:08
-
Chelsea Janji Evaluasi Internal Usai Pecat Liam Rosenior
Liga Inggris 23 April 2026, 12:22
-
Legenda Chelsea Terkejut Liam Rosenior Dipecat
Liga Inggris 23 April 2026, 12:20
-
Utusan Donald Trump Ingin Timnas Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 April 2026, 12:03
-
Olivier Giroud Akui Rindu AC Milan, Soroti Masalah Lini Depan Rossoneri
Liga Italia 23 April 2026, 11:57
-
Lamine Yamal Menangis Usai Cetak Gol, Cedera Ancam Mimpi Piala Dunia 2026
Liga Spanyol 23 April 2026, 11:53
-
Mau Aurelien Tchouameni, MU Harus Setor Segini ke Real Madrid
Liga Inggris 23 April 2026, 11:52
-
AC Milan Terdepan Dapatkan Leon Goretzka
Liga Italia 23 April 2026, 11:42
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37









