Emil Audero vs Maarten Paes: Siapa Kiper Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Lawan St Kitts Nevis?

Afdholud Dzikry | 27 Maret 2026 13:16
Emil Audero vs Maarten Paes: Siapa Kiper Timnas Indonesia Pilihan John Herdman Lawan St Kitts Nevis?
Maarten Paes (kiri), Emil Audero (tengah) dan kiper Timnas Indonesia berlatih jelang FIFA Series 2026, 26 Maret 2026 kemarin. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Bola.net - Persaingan posisi kiper utama Timnas Indonesia memanas jelang duel lawan Saint Kitts dan Nevis. Pertandingan perdana FIFA Series 2026 ini bergulir di SUGBK pada Jumat malam.

John Herdman kini dihadapkan pada pilihan sulit antara Emil Audero atau Maarten Paes. Keduanya memiliki kualitas jempolan dengan jam terbang tinggi di kompetisi Eropa.

Advertisement

Salah satu bintang tersebut dipastikan harus rela duduk di bangku cadangan tim. Publik sepak bola tanah air menanti siapa tembok terakhir pilihan sang pelatih.

Duel ini bukan sekadar laga persahabatan biasa bagi skuad Merah Putih. Kemenangan sangat krusial untuk mendongkrak posisi Indonesia dalam ranking FIFA terbaru.

1 dari 3 halaman

Kualitas Seimbang di Bawah Mistar

Hermansyah melihat persaingan ini sebagai berkah sekaligus tantangan berat bagi tim nasional. Mantan kiper Timnas Indonesia era 80-an itu menilai kualitas keduanya sangat berimbang.

Kondisi fisik dan mental pemain pada menit akhir akan menjadi faktor penentu. Tim pelatih kiper terus memantau perkembangan terbaru sebelum menyusun daftar starting XI.

"Sebagai pelatih dan mantan kiper, saya cukup sulit memilih antara Emil atau Paes. Karena keduanya kiper terbaik di Timnas Indonesia dengan jam terbang di Serie dan Liga Belanda," kata Hermansyah dikutip dari Bola.com.

"Hingga saat ini saya menilai kualitas keduanya seimbang. Keputusan terakhir ada di tangan pelatih kiper dengan mengamati kondisi terakhir Emil dan Paes," jelasnya.

2 dari 3 halaman

Keunggulan Maarten Paes

Maarten Paes dinilai memiliki satu kelebihan khusus dibandingkan dengan sang pesaing, Emil Audero. Pengalamannya bersama skuad Garuda menjadi poin tambahan yang sangat berharga secara teknis.

Hermansyah secara objektif lebih condong memilih kiper milik raksasa Ajax Amsterdam tersebut. Alasan utamanya berkaitan erat dengan faktor komunikasi di dalam barisan pertahanan.

"Alasan saya, karena Paes lebih lama bermain di Timnas Indonesia. Sehingga komunikasi dan chemistry dia dengan pemain belakang lebih baik dibanding Emil," ujarnya.

Faktor kepindahan Paes ke klub elite Eropa juga ikut mendongkrak motivasi tandingnya. Kepercayaan diri tinggi sangat dibutuhkan saat mengawal gawang tim nasional di panggung besar.

"Kualitas Paes meningkat sejak main di Ajax. Main di klub elite seperti Ajax juga membuat kepercayaan diri Paes makin tinggi," ucapnya.

3 dari 3 halaman

Lebih dari Sekadar Mencari Kemenangan

John Herdman menegaskan bahwa fokus tim tidak hanya tertuju pada hasil akhir pertandingan. Ia lebih mengutamakan proses pembangunan budaya kerja baru di dalam tubuh tim.

Penyatuan staf lokal dan internasional menjadi salah satu pencapaian besar dalam periode ini. Kemenangan di luar lapangan hijau dianggap sama pentingnya dengan skor akhir laga.

"Kemenangan di lapangan memang penting, tetapi kami juga sudah meraih banyak 'kemenangan' dalam proses ini," ujar John Herdman.

"Kami berhasil membangun budaya kerja baru, menyatukan staf lokal dan internasional, serta membawa pemain baru," jelasnya.

Pertandingan melawan Saint Kitts dan Nevis menjadi ujian pertama bagi identitas baru Garuda. Seluruh penggawa tim siap memberikan kemampuan terbaik demi menarik perhatian John Herdman.

LATEST UPDATE