Empat Suporter Terjatuh Saat Dukung Timnas U-22
Editor Bolanet | 12 Juli 2012 23:43
- Empat orang suporter Indonesia dikabarkan terjatuh dan mengalami luka saat mendukung Timnas U-22 di babak kualifikasi Piala Asia U-22 melawan Jepang di Pekanbaru.
Berdasarkan data tim medis PSSI, empat korban tersebut adalah Nanda berusia 23 tahun, Novri (22 tahun), Eka (16 tahun), dan seorang korban belum diketahui identitasnya karena tak sadarkan diri. Seluruhnya merupakan warga Pekanbaru.
Korban yang pertama jatuh adalah Nanda. Dia jatuh di sekitar basement saat ingin melihat Timnas dan Jepang yang baru saja tiba di stadion, kata Taufik Hidayat, dokter yang menangani korban.
Ditambahkan oleh dr Taufik bahwa korban bernama Nanda mengalami patah tulang paha dan saat ini dirawat di RS Awal Bros. Sementara Novri mengalami patah gigi, robek di muka dan patah tulang pinggul. Sementara Eka mengalami luka robek di dagu.
Satu korban belum teridentifikasi karena tak sadarkan diri karena terluka cukup parah. Korban tak sadarkan diri dan mengeluarkan darah dari telinga, kemungkinan dia patah leher, kata dr Taufik.
Seluruh korban tersebut menurut dr. Taufik akan mendapatkan santunan (asuransi). Mereka dapat santunan asuransi karena memiliki tiket, tapi nominalnya saya tidak tahu, tutupnya. (ant/dzi)
Berdasarkan data tim medis PSSI, empat korban tersebut adalah Nanda berusia 23 tahun, Novri (22 tahun), Eka (16 tahun), dan seorang korban belum diketahui identitasnya karena tak sadarkan diri. Seluruhnya merupakan warga Pekanbaru.
Korban yang pertama jatuh adalah Nanda. Dia jatuh di sekitar basement saat ingin melihat Timnas dan Jepang yang baru saja tiba di stadion, kata Taufik Hidayat, dokter yang menangani korban.
Ditambahkan oleh dr Taufik bahwa korban bernama Nanda mengalami patah tulang paha dan saat ini dirawat di RS Awal Bros. Sementara Novri mengalami patah gigi, robek di muka dan patah tulang pinggul. Sementara Eka mengalami luka robek di dagu.
Satu korban belum teridentifikasi karena tak sadarkan diri karena terluka cukup parah. Korban tak sadarkan diri dan mengeluarkan darah dari telinga, kemungkinan dia patah leher, kata dr Taufik.
Seluruh korban tersebut menurut dr. Taufik akan mendapatkan santunan (asuransi). Mereka dapat santunan asuransi karena memiliki tiket, tapi nominalnya saya tidak tahu, tutupnya. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Link Live Streaming Tunisia vs Jepang dan Jam Berapa Mainnya?
Piala Dunia 21 Juni 2026, 06:08
LATEST UPDATE
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













