Fakhri Husaini Kecewa Timnas Indonesia U-18 Ditahan Imbang Myanmar
Serafin Unus Pasi | 14 Agustus 2019 22:02
Bola.net - Timnas Indonesia U-18 tak mampu meraih hasil maksimal pada partai terakhir Grup A Piala AFF U-18 2019. Bersua Myanmar di Stadion Thong Nhat, Vietnam, Rabu (13/8), tim berjuluk Garuda Nusantara itu hanya bisa bermain imbang 1-1.
Timnas Indonesia U-18 harus kebobolan lebih dulu lewat gol yang dicetak Hein Htet Aung pada menit ke-50. Namun di menit ke-68, skuat Merah Putih berhasil menyamakan kedudukan via Rizky Ridho Ramadhani.
Usai laga, pelatih Timnas Indonesia U-18, Fakhri Husaini mengungkapkan kekecewaannya. Terlebih kepada para pemain pelapis yang diturunkannya.
"Jujur saya kurang puas dengan permainan anak-anak, apalagi pemain yang saya berikan kesempatan turun. Harusnya mereka yang baru bermain dua atau tiga kali memiliki kebugaran yang lebih dari mereka yang sudah main tiga atau empat kali lebih," ujar Fakhri.
"Peluang banyak terbuang. Saya berharap pemain yang belum bermain, ternyata tidak sesuai dengan harapan saya. Fisik mereka masih kurang," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Libur 2 Hari
Adapun dengan hasil imbang tersebut, Timnas Indonesia U-18 tetap lolos ke babak semifinal. Garuda Nusantara berstatus sebagai juara Grup A setelah mengantongi 13 poin dari lima pertandingan.
Namun untuk lawan di babak semifinal, Timnas Indonesia U-18 masih harus menunggu. Oleh sebab itu, Fakhri akan memanfaatkan waktu luang tersebut dengan memberikan istirahat kepada para pemainnya.
"Saya akan menggunakan kesempatan untuk pemulihan kondisi fisik saat libur dua hari. Yang menjadi catatan karena faktor fisik, sebab jadwal Piala AFF U-18 ini terlalu padat. Saya rasa Myanmar mengalami hal serupa. Anak-anak juga banyak kehilangan bola," tutur Fakhri.
"Saya masih punya 22 pemain untuk melapisi Mochammad Suupriadi yang sedang cedera. Tim ini tidak tergantung pada satu pemain. Mereka saling tergantung satu dengan lain. Kekompakan yang ada di tim ini," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












