Garuda Jaya Dikalahkan Oman, Ini Kata Indra Sjafri
Editor Bolanet | 10 April 2014 14:34
- Kekalahan 1-2 yang diderita para penggawa Timnas Indonesia U-19 kala menjajal Timnas Oman U-19, Rabu (09/04) kemarin rupanya tak membuat Indra Sjafri kecewa berat.
Menurut Pelatih Skuat Garuda Jaya tersebut, ada beberapa hal yang membuat permainan anak asuhnya tak optimal dalam laga yang dihelat di Stadion Qaboos Sports Complex, Muscat ini.
Kondisi fisik kita masih belum pulih benar, ujar Indra Sjafri, pada , Kamis (10/04).
Ini pertandingan pertama kali kami setelah sekian lama libur latihan. Persiapan menghadapi pertandingan ini saja kita hanya dua hari, sambungnya.
Pada pertandingan tersebut, Oman unggul dulu menit 20 melalui Hasan Alsadi, memanfaatkan skema tendangan penjuru. Enam menit kemudian, Ilham Udin Armaiyn berhasil menyamakan kedudukan.
Menit 67, Timnas Indonesia memiliki kesempatan balik unggul melalui eksekusi penalti Evan Dimas, menyusul handsball yang dilakukan pemain belakang Oman di kotak penalti mereka. Namun, Kiper Oman, Bilal Albulushi berhasil menepis bola sepakan Evan. Sembilan menit kemudian, Oman justru mencetak gol penentu kemenangan mereka. Sepakan Marwan Alsiabi gagal dibendung Ravi Murdianto.
Mengomentari penampilan anak asuhnya di pertandingan ini, Indra menyebut Evan Dimas dan kawan-kawan bermain bagus. Namun, selain kurangnya persiapan, mereka terkendala suhu panas Oman.
Suhu di sini pada pertandingan kemarin mencapai 33 derajat celsius. Apalagi, kepala kami pada botak semua, tandasnya dengan nada berseloroh. [initial]
(den/pra)
Menurut Pelatih Skuat Garuda Jaya tersebut, ada beberapa hal yang membuat permainan anak asuhnya tak optimal dalam laga yang dihelat di Stadion Qaboos Sports Complex, Muscat ini.
Kondisi fisik kita masih belum pulih benar, ujar Indra Sjafri, pada , Kamis (10/04).
Ini pertandingan pertama kali kami setelah sekian lama libur latihan. Persiapan menghadapi pertandingan ini saja kita hanya dua hari, sambungnya.
Pada pertandingan tersebut, Oman unggul dulu menit 20 melalui Hasan Alsadi, memanfaatkan skema tendangan penjuru. Enam menit kemudian, Ilham Udin Armaiyn berhasil menyamakan kedudukan.
Menit 67, Timnas Indonesia memiliki kesempatan balik unggul melalui eksekusi penalti Evan Dimas, menyusul handsball yang dilakukan pemain belakang Oman di kotak penalti mereka. Namun, Kiper Oman, Bilal Albulushi berhasil menepis bola sepakan Evan. Sembilan menit kemudian, Oman justru mencetak gol penentu kemenangan mereka. Sepakan Marwan Alsiabi gagal dibendung Ravi Murdianto.
Mengomentari penampilan anak asuhnya di pertandingan ini, Indra menyebut Evan Dimas dan kawan-kawan bermain bagus. Namun, selain kurangnya persiapan, mereka terkendala suhu panas Oman.
Suhu di sini pada pertandingan kemarin mencapai 33 derajat celsius. Apalagi, kepala kami pada botak semua, tandasnya dengan nada berseloroh. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Danilo Nilai Hasil Imbang Brasil vs Maroko Sudah Adil
Piala Dunia 14 Juni 2026, 09:04
-
Gagal Menang Lawan Maroko, Carlo Ancelotti Soroti Performa Brasil
Piala Dunia 14 Juni 2026, 08:59
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Cape Verde 15 Juni 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 08:45
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia 15 Juni 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 08:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador 15 Juni 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 08:15
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














