HT Review: Indonesia Sementara Tertinggal Dua Gol
Editor Bolanet | 1 Desember 2012 20:40
Beberapa perubahan dilakukan oleh pelatih Indonesia Nil Maizar. Absennya Wahyu Wijiastanto membuat komposisi lini belakang berubah. alih-alih memilih Handi Ramdhan yang baru sembuh dari cedera paha, Nil lebih memilih menempatkan Nopendi yang posisi aslinya adalah bek sayap.
Hanya butuh hasil seri untuk memastikan satu tempat di semifinal, Indonesia untuk sementara tertinggal dua gol dari Malaysia di laga pamungkas Piala AFF 2012 grup B di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Sabtu (01/12).
Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit dibunyikan. Dalam tempo enam menit babak pertama berjalan, skuad Garuda telah menciptakan dua peluang emas melalui Samsul Arif dan tendangan Vendry Mofu.
Tim asuhan Nil Maizar ini terus mencoba melakukan tekanan melalui permainan di kedua sayap. Sementara Malaysia lebih memilih tampil sabar dan mengandalkan serangan balik.
Sebuah kesalahan dari lini belakang Malaysia hampir saja membuat Merah Putih unggul. Sayang tendangan salto dari Samsul Arif gagal. Begitu pula tendangan Irfan Bachdim pada menit ke-17 masih mampu ditepis oleh kiper Malaysia, Farizal Marlias.
Malaysia beberapa kali mampu menembus pertahanan Indonesia. Kecepatan menjadi senjata lini depan Malaysia untuk membongkar pertahanan Indonesia.
Petaka bagi Indonesia akhirnya benar-benar terjadi pada menit ke-27. Lemahnya pengawalan di lini belakang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Azammudin untuk membuat Malaysia unggul.
Lemahnya koordinasi lini belakang kembali menjadi celah yang mampu dimanfaatkan Malaysia dengan baik. Tiga menit berselang giliran Mahalli Jasuli yang mampu menggandakan skor untuk Harimau Malaya.
Tertinggal dua gol, Indonesia melakukan perubahan. Elie Aiboy yang menjadi kapten di awal laga digantikan dengan pencetak gol tunggal Garuda ke gawang Singapura, Andik Vermansyah.
Sementara Malaysia mengganti Shakir Shaari dan memasukkan Gary Steven Robbat.
Indonesia terus berupaya untuk memperkecil kedudukan di sisa waktu babak pertama. Solidnya pertahanan Malaysia membuat barisan penyerang Indonesia kesulitan. Hingga babak pertama usai skor 2-0 untuk keunggulan tuan rumah tetap bertahan.
Susunan pemain kedua tim
: Farizal Marlias; Mahalli Jasuli, Zubir Azmi, Aidil Zafuan, Safiq Rahman, Azammuddin Akil, Shakir Shaari,W Zack Haikal, Fadhli Shas, Norshahrul, Safee Sali.
: Wahyu Tri Nugroho; Raphael Maitimo, Nopendi, Novan Setya, Fachruddin, Elie Aiboy, Taufiq,Vendry Mofu, Oktovianus Maniani, Irfan Bachdim, Samsul Arif. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil SEA Games 2025: Timnas Voli Putri Indonesia Menang 3-0 Lawan Malaysia
Voli 10 Desember 2025, 16:21
-
Hasil Cabor Voli SEA Games 2025: Megawati Pimpin Indonesia Sikat Malaysia 3-0
Voli 10 Desember 2025, 14:42
-
Malaysia Melawan! FAM Resmi Gugat Sanksi FIFA ke CAS Soal Skandal Dokumen Palsu
Bola Indonesia 8 Desember 2025, 16:52
LATEST UPDATE
-
Andre Onana Ingin Balikan dengan MU, Tapi Bertepuk Sebelah Tangan
Liga Inggris 26 Februari 2026, 16:18
-
Wajah Memalukan Serie A di Liga Champions: Hanya Atalanta yang Lolos 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:15
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tertekan Jelang MotoGP Thailand 2026, Jack Miller Santai
Otomotif 26 Februari 2026, 15:41
-
Rayakan 23 Tahun, KapanLagi Ajak Pengunjung KLBB Festival 2026 Lebih Peduli Lingkungan
Lain Lain 26 Februari 2026, 14:13
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
-
Demi Kesejahteraan Pembalap, MotoGP Ingin Tetapkan Upah Minimum Mulai 2027
Otomotif 26 Februari 2026, 10:55
-
Real Madrid Memang Kureng Saat Lawan Benfica, Tapi yang Penting Menang!
Liga Champions 26 Februari 2026, 10:41
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58








