Indra Sjafri Puji Kinerja Wasit Thoriq Alkatiri
Editor Bolanet | 7 Mei 2014 23:46
- Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri memuji kepemimpinan wasit Thariq Alkatiri yang memimpin laga melawan Myanmar U-19.
Pada laga tersebut, Alkatiri mengeluarkan dua kartu merah masing-masing untuk pemain Indonesia Ichsan Kurniawan dan pemain Myanmar, Nan Wai Lin. Meskipun begitu, Indra enggan menyalahkan Ichsan sebagai biang kekalahan Indonesia pada laga tersebut.
Tapi, saya tidak ingin menyalahkan Ichsan sebagai penyebab kekalahan ini. Sebab, bukanlah kesalahan individu melainkan tim, terang Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.
Indra justru menilai jika Thoriq memilki kinerja yang bagus. Thoriq pun dianggap mampu menjalankannya dengan bersikap tegas kepada pemain Myanmar. Yakni, Nan Wai Lin yang melakukan pelanggaran keras kepada Ilham Udin pada menit ke-65.
Kinerja wasit cukup bagus. Pemain Myanmar yang menendang pemain kami dari belakang di beri kartu merah, pungkasnya.
Seperti diketahui, bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (7/5/2014) malam, Evan Dimas dkk harus rela malu setelah kalah 1-2. Sempat unggul di babak pertama melalui sundulan Putu Gede, Garuda Jaya justru tumbang lewat dua gol Myanmar yang dicetak Aung Thu pada menit ke-88 dan penalti Nanda Kyaw pada injury time. (esa/dzi)
Pada laga tersebut, Alkatiri mengeluarkan dua kartu merah masing-masing untuk pemain Indonesia Ichsan Kurniawan dan pemain Myanmar, Nan Wai Lin. Meskipun begitu, Indra enggan menyalahkan Ichsan sebagai biang kekalahan Indonesia pada laga tersebut.
Tapi, saya tidak ingin menyalahkan Ichsan sebagai penyebab kekalahan ini. Sebab, bukanlah kesalahan individu melainkan tim, terang Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri.
Indra justru menilai jika Thoriq memilki kinerja yang bagus. Thoriq pun dianggap mampu menjalankannya dengan bersikap tegas kepada pemain Myanmar. Yakni, Nan Wai Lin yang melakukan pelanggaran keras kepada Ilham Udin pada menit ke-65.
Kinerja wasit cukup bagus. Pemain Myanmar yang menendang pemain kami dari belakang di beri kartu merah, pungkasnya.
Seperti diketahui, bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (7/5/2014) malam, Evan Dimas dkk harus rela malu setelah kalah 1-2. Sempat unggul di babak pertama melalui sundulan Putu Gede, Garuda Jaya justru tumbang lewat dua gol Myanmar yang dicetak Aung Thu pada menit ke-88 dan penalti Nanda Kyaw pada injury time. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indra Sjafri Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-22 Angkat Koper dari SEA Games 2025
Tim Nasional 12 Desember 2025, 23:09
-
Bedah Statistik Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: 3 Gol dari 36 Shots
Tim Nasional 12 Desember 2025, 22:08
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37
















