'Ingat, Piala AFF U-19 Hanya Bagian dari Persiapan Menghadapi Piala Dunia U-20 Tahun Depan'
Gia Yuda Pradana | 12 Juli 2022 09:11
Bola.net - Timnas Indonesia U-19 gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022. Anak-anak asuh Shin Tae-yong tersingkir setelah hanya finis peringkat tiga di Grup A. Menurut Raja Isa, kegagalan ini sebaiknya dijadikan pelecut untuk tampil lebih baik di Piala Dunia U-20 2023.
Tersingkir setelah hanya kalah head-to-head dari Vietnam dan Thailand memang pahit. Namun, pelatih asal Malaysia yang pernah menukangi PSM Makassar itu mengatakan supaya para pemain segera move on dan fokus ke target yang lebih tinggi.
Terlebih lagi, September nanti, Garuda Nusantara akan berkiprah di kualifikasi Piala Asia U-20 2023. Pada fase ini, Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Hongkong, Timor Leste dan Vietnam.
"Ingat Piala AFF U-19 hanya bagian dari persiapan menghadapi Piala Dunia U-20 tahun depan. Coach Shin Tae-yong sedang membangun tim dan sejauh ini perkembangannya baik. Contohnya di Touloun Cup, penampilan Indonesia terbilang lumayan," tutur Raja Isa, yang kini menangani Muktijoddha Sangsad KC, klub Liga 1 Bangladesh.
Raja Isa optimistis, bersama pelatih level Piala Dunia seperti Shin Tae-yong, Timnas Indonesia bisa berbuat banyak saat menjadi tuan rumah di Piala Dunia U-20 tahun depan.
Ia pun mengajukan empat langkah yang bisa dicoba agar kemampuan para pemain bisa berkembang lebih baik lagi. Berikut ulasannya.
Minimal 10 Kali Uji Coba dengan Tim Level Dunia
Selain mengikuti kualifikasi Piala Asia U-20 2023 nanti, Raja Isa menyarankan Timnas Indonesia U-19 mengagendakan uji coba dengan tim kuat dari Asia, Eropa, Amerika dan Afrika.
Menurut Raja Isa, uji coba itu sebaiknya di Indonesia. Tujuannya, selain menguji kekuatan tim juga membiasakan pemain tampil di hadapan penonton sendiri.
"Kehadiran puluhan ribu penonton juga mengasah mental pemain. Di Piala Dunia U-20 nanti, Indonesia kan jadi tuan rumah," tutur Raja Isa.
Selain uji coba resmi, PSSI juga bisa menggelar turnamen dengan mengundang tim level dunia ke Indonesia agar atmosfer serta tekanannya berbeda.
"Jangan fokus pada menang kalah, tapi lihat progres kemampuan pemain dan tim. Selain menghadapi minimal 10 tim kuat, sesekali Indonesia menghadapi tim yang levelnya di bawah untuk menyeimbangkan tekanan," papar Raja Isa.
Percepat Proses Naturalisasi
Mengacu pada penampilan timnas U-19 di Toulon Cup dan Piala AFF U-19, Raja Isa berharap PSSI bekerja lebih keras untuk mempercepat proses naturalisasi pemain yang direkomendasi Shin Tae-yong.
Sebabm di mata pelatih yang juga pernah menangani Persipura ini, dengan materi pemain yang ada sekarang, sulit buat Garuda Nusantara mewujudkan target minimal lolos dari penyisihan grup di Piala Dunia U-20 nanti.
"Indonesia butuh minimal empat pemain naturalisasi dengan postur ideal serta pengalaman bermain di Eropa atau Amerika Latin," tegas Raja Isa.
Menurut pelatih berpaspor Malaysia ini, hampir semua pemain terbaik dunia pernah bermain di Piala Dunia U-20. Ia merujuk saat Malaysia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 1997.
Saat itu, pemain seperti Michael Owen (Inggris), Juan Riqulme, Esteban Cambiasso, Pablo Aimar, Walter Samuel (Argentina), David Trezequet, William Gallas, Thierry Henry dan Nicolas Anelka (Perancis) tampil di Malaysia.
Butuh Psikolog

Raja Isa juga berharap manajemen timnas U-19 memakai jasa psikolog, khususnya sepakbola, untuk membantu Shin Tae-yong mengangkat sekaligus menjaga mental pemain Garuda Nusantara.
"Coach Shin Tae-yong memang dikenal sebagai pelatih disiplin tinggi dan detail memperhatikan perkembangan sikap pemain, tapi lebih baik kalau dalam tim ada seorang psikolog," papar Raja Isa.
Timnas Indonesia pernah memiliki psikolog yang berlatarbelakang mantan atlet, yakni Jo Rumeser. Mantan atlet timnas sotfball ini aktif mendampingi timnas pada era 1980-1990-an.
Pemahaman Taktik

Raja Isa menilai, Shin Tae-yong berhasil membangun karakter tim menjadi militan dan memiliki semangat juang tinggi. Namun, hal ini belum cukup tanpa ditunjang pemahaman taktik dari Shin Tae-yong ke tim asuhannya.
Satu di antaranya adalah transisi serta keputusan saat menyerang dan bertahan.
"Indonesia mengoleksi 17 gol dan hanya kemasukan dua gol dalam lima partai di Piala AFF 2022," kata Raja Isa.
"Tapi Indonesia tak mampu mencetak gol ke gawang Thailand dan Vietnam. Ini masih level ASEAN, bukan Piala Dunia U-20," pungkasnya.
Disadur dari: Bola.com/Hendry Wibowo, 11 Juli 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Timnas Indonesia U-19 Tetap Bikin Bangga Menpora Meski Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2022
Regulasi Piala Asia 2023: Head to Head Mirip Piala AFF U-19 2022, Timnas Indonesia Pantang Gagal Lag
Kapten Timnas Indonesia U-19 Minta Maaf Usai Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19
Ketimbang Protes ke AFF, PSSI Diminta Introspeksi
Resmi! PSSI Protes ke AFF soal Dugaan Main Mata Vietnam Vs Thailand
Timnas Indonesia U-19 Tersingkir, PSSI Klarifikasi Kabar Perubahan Regulasi Head to Head di Tengah P
Iwan Bule Sudah Pastikan Nasib Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-19, Putus atau Terus?
Piala AFF U-19 2022: Serangan Netizen Indonesia Disorot Media Vietnam
Buat Timnas Indonesia U-19 Tersingkir, Pelatih Vietnam Mengaku Tidak Puas Imbang Lawan Thailand
Gagal di Piala AFF U-19 2022, Bagaimana Nasib Shin Tae-yong?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Urung Datangkan Enzo Fernandez, Haruskah Jose Mourinho Kecewa?
Liga Spanyol 3 September 2026, 13:45
-
Timnas Indonesia U-20 Diminta Optimistis dan Waspadai Serangan Balik Laos
Tim Nasional 3 September 2026, 10:52
-
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Akan Ada Sejumlah Perubahan
Tim Nasional 3 September 2026, 10:47
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Laos Hari Ini
Tim Nasional 3 September 2026, 10:37
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


