Jejak Indonesia di Piala AFF U-19: Hanya Sekali Masuk Final
Serafin Unus Pasi | 30 Juni 2022 19:54
Bola.net - Piala AFF U-19 kembali digelar setelah tiga tahun mandek karena pandemi COVID-19. Indonesia bertindak sebagai tuan rumah untuk edisi 2022.
Bekasi dan Jakarta menjadi kota penyelenggara, buat ajang yang diagendakan berlangsung pada 2-15 Juli 2022. Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-19 mengincar hasil terbaik.
Sepanjang sejarah, Timnas Indonesia U-19 baru satu kali menjuarai Piala AFF U-19. Momen itu terjadi pada 2013, ketika menjadi tuan rumah.
Total, Timnas Indonesia U-19 sudah 10 kali berpartipasi dalam ajang yang pertama kali digelar pada 2002 ini. Lantas, seperti apa perjalanan Skuad Garuda Muda di Piala AFF U-19? Berikut sajiannya.
Absen di Piala AFF U-19
Dalam 17 kali penyelenggaraan Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 tercatat tujuh kali tidak berpartisipasi. Skuad Garuda Muda absen pada edisi 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2012, dan 2015.
Absennya Indonesia dalam kejuaraan ini didasari beragam alasan. Mulai dari tidak siap hingga terpaksa tak ikut karena pembekuan PSSI oleh FIFA.
Khusus edisi 2015, pasukan Merah-Putih tak ambil bagian karena ada sanksi pembekuan keanggotaan PSSI oleh FIFA. Itu terjadi lantaran FIFA menilai ada intervensi pemerintah Indonesia terhadap PSSI.
Penyisihan Grup
Dari 10 kali keikutsertaan di Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 paling sering mentok di penyisihan grup. Pasukan Merah-Putih harus angkat koper lebih cepat pada edisi 2002, 2003, 2005, 2011, 2014, dan 2016.
Hasil itu jadi catatan yang mengecewakan karena memperlihatkan timnas usia muda Indonesia tidak mampu bersaing dengan negara-negara di Asia Tenggara. Dari sekian banyak perjalanan yang terhenti di fase grup, paling menyakitkan terjadi pada 2002.
Ketika itu, Timnas Indonesia U-19 menempati posisi terbawah Grup A. Skuad Garuda Muda hanya mengumpulkan satu poin, hasil imbang 3-3 melawan Malaysia.
Semifinal
Timnas Indonesia U-19 empat kali berhasil melewati fase grup untuk lolos ke semifinal. Momen itu terjadi pada edisi 2013, 2017, 2018, dan 2019.
Pada 2013, Timnas Indonesia U-19 lolos ke semifinal setelah menjadi runner-up Grup B. Sedangkan pada 2017, Skuad Garuda Muda tampil sebagai juara Grup B.
Lalu pada 2018, Timnas Indonesia U-19 duduk sebagai peringkat kedua Grup A. Sedangkan pada 2019 menjadi juara Grup A.
Untuk hasil semifinal, Timnas Indonesia U-19 mampu menang pada 2013 dengan menundukkan Timor Leste, yang berarti lolos ke final. Itu jadi satu-satunya kemenangan Skuad Garuda Muda di fase ini.
Final
Dari empat kali tampil di semifinal, Timnas Indonesia U-19 hanya sekali lolos ke partai puncak. Ketika itu, Skuad Garuda Muda mengalahkan Timor Leste 2-0 di semifinal 2013.
Di final, Timnas Indonesia U-19 dipertemukan dengan Vietnam. Laga yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada 22 September 2013 itu berlangsung sampai adu penalti.
Hasilnya, Timnas Indonesia U-19 yang ketika itu dilatih oleh Indra Sjafri berhasil menang dengan skor 7-6. Sebelumnya, kedua negara bermain imbang 0-0 di waktu normal.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


