John Herdman Unggul dari Shin Tae-yong dan Kluivert dalam Rataan Kemenangan
Aga Deta | 3 Januari 2026 15:57
Bola.net - John Herdman telah resmi diangkat sebagai pelatih Timnas Indonesia. Publik sepak bola Tanah Air mungkin banyak yang penasaran dengan rekam jejaknya, terutama bila dibandingkan dengan pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Data dari Transfermarkt menunjukkan Herdman memiliki persentase kemenangan lebih tinggi dibanding kedua pendahulunya sebelum menukangi Timnas Indonesia. Hal ini menjadi indikasi awal kemampuan sang pelatih Inggris dalam memimpin tim di level internasional.
Meski statistik bukan satu-satunya ukuran kesuksesan, catatan tersebut memberikan gambaran positif mengenai efektivitas Herdman. Tantangan besar menantinya, terutama dengan target tinggi di Piala Asia 2027, membuat ekspektasi publik semakin tinggi.
Pengalaman Herdman membawa Kanada lolos ke Piala Dunia menjadi bukti tambahan kemampuannya. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat diaplikasikan untuk membawa Timnas Indonesia mencapai prestasi internasional yang lebih baik.
Pengalaman Shin Tae-yong
Shin Tae-yong resmi menukangi Timnas Indonesia pada 2020 dengan bekal pengalaman luas di dunia sepak bola. Sebelum membesut Garuda, ia telah menangani total 251 pertandingan di berbagai level.
Pelatih asal Korea Selatan ini sempat menukangi Seongnam Ilhwa Chunma, Timnas Korea Selatan senior, U-23, dan U-20. Dari seluruh pertandingan tersebut, persentase kemenangan Shin mencapai 42,23 persen, lebih rendah dibanding Herdman.
Meski persentase kemenangan Shin Tae-yong tidak setinggi Herdman, pengalaman menangani berbagai level tim menjadi modal berharga. Selama lima tahun membimbing Timnas Indonesia, Shin memanfaatkan jam terbangnya untuk membangun fondasi tim yang lebih kompetitif.
Rekam Jejak Patrick Kluivert
Patrick Kluivert memiliki persentase kemenangan sedikit lebih tinggi dibanding Shin Tae-yong, tetapi masih di bawah John Herdman. Total win rate-nya tercatat 46,25 persen dengan 37 kemenangan.
Dari 37 kemenangan tersebut, 25 di antaranya dicapai saat menukangi FC Twente II di level U-21 Belanda, termasuk di Beloften Eredivisie dan Beloften Nacompetitie. Hal ini menunjukkan sebagian besar prestasinya datang dari kompetisi junior.
Selain di Belanda, Kluivert pernah melatih Timnas Curacao dan klub Turki, Adana Demirspor. Namun jumlah pertandingan yang ia tangani relatif lebih sedikit dibanding Shin Tae-yong dan Herdman, sehingga pengalaman di level senior internasional masih terbatas.
Tantangan Besar Menanti Herdman
John Herdman kini menghadapi tantangan besar di Timnas Indonesia. Tugas utamanya adalah menyiapkan tim agar mampu bersaing di level internasional, termasuk di Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi. PSSI menargetkan Garuda mampu melangkah hingga perempat final.
Selain menangani tim senior, Herdman juga dipercayakan untuk memimpin Timnas U-23. Peran ganda ini diharapkan dapat memperkuat koneksi antara pengembangan pemain muda dan kebutuhan tim utama.
Struktur kontrak Herdman menjadi faktor penting tercapainya kesepakatan ini. Media Kanada, Waking the Red, menyebutkan bahwa durasi dan nilai finansial yang ditawarkan PSSI menjadi penentu.
"Struktur tawaran Indonesia, baik dari segi durasi maupun nilai finansial, terbukti menentukan bagi Herdman yang akan menghabiskan tahun baru untuk mempersiapkan Piala Asia 2027. PSSI telah menetapkan tujuan yang jelas untuk mencapai perempat final," tulis media tersebut.
Kini, publik menanti apakah keunggulan statistik Herdman dapat diterjemahkan menjadi prestasi nyata bersama Timnas Indonesia.
Disadur dari: Bola.com (Gregah Nurikhsani) 3 Januari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



