Karakter Mirip Shin Tae-yong, Park Hang-seo Dinilai Layak Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia
Asad Arifin | 31 Oktober 2025 23:08
Bola.net - Timnas Indonesia tengah mencari pelatih baru setelah PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert. Pelatih asal Belanda itu gagal membawa Skuad Garuda tampil kompetitif di level internasional.
Kegagalan Kluivert meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Dunia 2026 menjadi akhir dari masa jabatannya. Timnas Indonesia menelan dua kekalahan beruntun di ronde keempat Kualifikasi zona Asia, masing-masing dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1).
Patrick Kluivert ditunjuk pada Januari 2025 menggantikan Shin Tae-yong. Selama sekitar sembilan bulan masa kepemimpinannya, Kluivert memimpin Timnas Indonesia dalam delapan pertandingan di berbagai ajang.
Kini, sudah dua pekan posisi pelatih kepala Timnas Indonesia masih kosong. PSSI belum mengumumkan siapa pengganti Kluivert, meski berbagai nama sudah santer disebut sebagai kandidat.
Punya Kemiripan dengan Shin Tae-yong

Dua mantan pemain Timnas Indonesia, Hamka Hamzah dan Supriyono Prima, menilai Park Hang-seo sebagai sosok yang layak mengisi posisi pelatih kepala Skuad Garuda. Pelatih asal Korea Selatan itu dianggap memiliki karakter dan pendekatan yang mirip dengan Shin Tae-yong.
"Kalau untuk kembalikan Shin Tae-yong, kita harus berpikir bahwa jika dia gagal kasihan juga. Untuk itu Park Hang-seo hampir sama dengan STY, dan belum pernah melatih Timnas Indonesia," terang Hamka Hamzah dalam obrolan di Podcast Jebreeet Media belum lama ini.
"Dia sempat digembor-gemborkan akan menggantikan STY. Kemampuan yang dimiliki STY juga ada di Park Hang-seo," ujar mantan pemilik 32 caps di Timnas Indonesia itu.
Etos Kerja dan Pengembangan Pemain Muda

Senada dengan Hamka, Supriyono Prima juga menilai Park Hang-seo punya karakter kuat dan etos kerja tinggi. Ia menyebut kemampuan Park dalam membangun tim bisa menjadi aset penting bagi masa depan Timnas Indonesia.
Selama melatih Vietnam, Park Hang-seo sukses mempersembahkan berbagai prestasi, mulai dari juara Piala AFF 2018, medali emas SEA Games 2019 dan 2021, hingga membawa Vietnam mencapai perempat final Piala Asia 2019.
Pelatih berusia 68 tahun itu juga membawa Vietnam U-23 meraih posisi runner-up di Piala Asia U-23 2018 dan semifinal Asian Games 2018.
"Alasannya bagi saya adalah karena satu etos kerja, yang kedua adalah development usia muda yang bisa bersinergi untuk Timnas Indonesia ke depannya lebih kukuh," jelas Supriyono Prima.
Kini Jadi Petinggi di Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan

Setelah meninggalkan kursi pelatih Vietnam, Park Hang-seo kini aktif di Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA). Dikutip dari Yonhap News Agency, ia menjabat sebagai Wakil Presiden KFA, posisi yang juga diemban oleh Shin Tae-yong, meski dengan lingkup tugas berbeda.
Selama menangani Vietnam senior, Park Hang-seo mencatat 53 pertandingan dengan torehan 26 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 15 kekalahan.
Sumber: Bola.com/Vincentius Atmaja
Baca Ini Juga:
Exco PSSI Sebut Pelatih Timnas Indonesia Akan Diumumkan, Bantah 10 Anggota Setuju Comeback Shin Tae-yong
Cristian Gonzales Soroti Minimnya Striker Haus Gol di Timnas Indonesia
Kualitas Tangguh Jay Idzes dan Kevin Diks Bikin Hamka Hamzah Kagum
Radja Nainggolan Puji Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen, Popularitas Naik Berkat Timnas Indonesia
Jika Waktu Bisa Diulang, Radja Nainggolan Pilih Bela Timnas Indonesia daripada Belgia: 100 Persen!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kyohei Yoshino, Senjata Serbabisa Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 September 2026, 19:19
-
Taisei Marukawa Jalani Proses Naturalisasi WNI, Didorong untuk Bela Timnas Indonesia
Bola Indonesia 16 September 2026, 15:56
-
Jay Idzes Cedera, Timnas Indonesia Terancam Tanpa Sang Kapten di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 16 September 2026, 15:43
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


