Kelalaian Administratif Berbuah Denda: PSSI Disanksi AFC karena Terlambat Mengajukan Otorisasi Uji Coba Timnas Indonesia
Asad Arifin | 27 Februari 2026 02:04
Bola.net - Komite Disiplin dan Etik Konfederasi Sepak Bola Asia kembali menjatuhkan sanksi kepada PSSI. Keputusan tersebut diambil dalam sidang yang digelar pada Rabu, 25 Februari 2026.
Sanksi kali ini berbentuk denda finansial. Nilainya memang tidak besar, tetapi menjadi sinyal peringatan serius bagi federasi.
PSSI dinilai melakukan pelanggaran administratif terkait laga uji coba Timnas Indonesia U-23. Proses yang seharusnya sederhana justru berujung masalah.
Kasus ini menambah daftar pekerjaan rumah PSSI. Terutama dalam hal kepatuhan terhadap regulasi internasional.
Uji Coba yang Berujung Masalah
PSSI dikenai denda sebesar 1.500 dolar AS atau sekitar Rp25,1 juta. Sanksi ini terkait uji coba Timnas Indonesia U-23 melawan Timnas Mali U-23.
Dua pertandingan tersebut digelar pada 15 dan 18 November 2025. Lokasinya berada di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Pelanggaran merujuk pada Pasal 11.15 AFC Regulations Governing International Matches. Aturan ini mengatur kewajiban otorisasi pertandingan internasional tier 2.
Komite Disiplin dan Etik AFC menilai PSSI terlambat mengajukan permohonan otorisasi. Kelalaian administratif itu menjadi dasar sanksi.
Pelanggaran Berulang Jadi Catatan Serius

Situasi ini makin krusial karena bukan kali pertama PSSI melakukan pelanggaran serupa. AFC mencatat kasus ini sebagai pelanggaran ketujuh dalam periode rekidivisme yang berlaku.
Status pelanggaran berulang membuat posisi PSSI semakin disorot. AFC menilai ada masalah konsistensi dalam pemenuhan prosedur.
Rekam jejak tersebut menjadi perhatian serius. Administrasi pertandingan internasional merupakan aspek dasar dalam tata kelola federasi.
PSSI pun diwajibkan menuntaskan sanksi ini sesuai ketentuan yang berlaku.
Tenggat Waktu Pembayaran Ditetapkan
Komite Disiplin dan Etik AFC memerintahkan agar denda segera dibayarkan. Tenggat waktunya maksimal 30 hari sejak keputusan dikomunikasikan.
Ketentuan ini mengacu pada Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etik AFC. Aturan tersebut bersifat mengikat bagi seluruh federasi anggota.
"Asosiasi Sepak Bola Indonesia diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD1.500 atas pelanggaran Pasal 11.15 Regulasi AFC tentang Penyelenggaraan Pertandingan Internasional," tulis AFC.
"Denda tersebut harus dilunasi dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini dikomunikasikan sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etik AFC," jelasnya.
Kasus ini menjadi pengingat penting. Di level internasional, detail administratif sama krusialnya dengan performa di lapangan.
Bunyi Sanksi AFC

- Pertandingan Internasional, Tim Nasional Indonesia U-23 vs Tim Nasional Mali U-23 pada 15 November 2025 – 18 November 2025.
- Prosedur Otorisasi Asosiasi Sepak Bola Indonesia untuk Pertandingan Internasional Tier 2 dan Kompetisi Internasional Tier 2.
- Pasal 11, Regulasi AFC tentang Penyelenggaraan Pertandingan Internasional.
- Pihak Tergugat mengajukan permohonan otorisasi melewati batas waktu yang ditentukan. (Ini merupakan pelanggaran ketujuh dari Pihak Tergugat dalam periode residivisme).
- Asosiasi Sepak Bola Indonesia diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD1.500 atas pelanggaran Pasal 11.15 Regulasi AFC tentang Penyelenggaraan Pertandingan Internasional.
- Denda tersebut harus dilunasi dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini dikomunikasikan sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etik AFC.
Sumber: Bola.com/Muhammad Adi Yaksa
Baca Ini Juga:
- Mantap! Indosiar, SCTV dan Vidio Siarkan FIFA Series 2026 Indonesia, Catat Tanggalnya!
- FIFA Series 2026 Jadi Ajang Pembuktian Timnas Indonesia Asuhan John Herdman
- 4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
- Pratama Arhan Naik Meja Operasi untuk Sembuhkan Cedera Meniskus Lutut Kanan, Absen Membela Timnas Indonesia di FIFA Series Maret 2026
- 3 Lawan, 3 Benua, 1 Panggung: Ujian Perdana John Herdman Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
- Jadwal Lengkap FIFA Series 2026 di SUGBK pada 27 dan 31 Maret 2026: Timnas Indonesia Main 2 Kali, Ini Lawan-lawannya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
LATEST UPDATE
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






