Kemenangan Indonesia Atas Vanuatu Dianggap Percuma
Dimas Ardi Prasetya | 17 Juni 2019 00:31
Bola.net - Kemenangan besar Timnas Indonesia atas Vanuatu dianggap percuma oleh pelatih asal Inggris, Peter Butler.
Skuat Merah Putih menggelar laga uji coba melawan Vanuatu pada Sabtu (15/06) kemarin di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga yang berlabel FIFA A Matchday itu berhasil dimenangi oleh Indonesia dengan skor telak 6-0.
Hasil ini menebus hasil buruk yang diraih di laga uji coba sebelumnya kala jumpa Yordania. Di laga yang dihelat di Amman, Yordania itu, pasukan Simon McMenemy takluk dengan skor 4-1.
Kekalaahan ini justru mendapat respon positif oleh Butler. Pasalnya ia menilai Alberto Goncalves dkk bisa memetik pelajaran berharga melawan tim-tim yang lebih kuat.
Tak Ada Keuntungan
Akan tetapi pandangan pelatih berusia 52 tahun itu berbanding terbalik saat Indonesia jumpa Vanuatu. Ia mengatakan meski menang namun skuat Merah Putih tak mendapat manfaat apapun.
"Saya ingin melihat Timnas Indonesia tampil baik serta tim nasional yang baik pula untuk negara ini. Namun, bermain melawan negara Asia yang lebih kuat adalah satu-satunya cara untuk meningkatkan kualitas dan menemukan kesalahan untuk dipelajari," seru Peter.
"Bermain melawan negara seperti Vanuatu bukanlah ujian yang baik untuk Anda dan Anda tidak akan belajar apa-apa dari latihan yang diterapkan dalam pertandingan," cetusnya.
Seperti Bostwana
Peter sendiri bukan sekadar asal bicara. Ia kemudian berkaca pada pencapaiannya ketika melatih Timnas Botswana, salah satu negara di Afrika, pada periode 2014-2017.
Di tahun pertamanya, Butler berhasil membawa Botswana bertengger di peringkat ke-86 FIFA. Padahal tim mereka harus bersaing dengan tim-tim dari negara lain yang lebih kuat.
"Saya dengan tulus berharap Timnas Indonesia untuk lebih baik. Saya membawa negara kecil Botswana ke peringkat ke-86 FIFA tanpa uang sama sekali dengan melawan negara seperti Senegal, Tunisia, Mesir, dan Afrika Selatan, negara kuat di Afrika," tandasnya.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
LATEST UPDATE
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








