Ketika Lisensi Simon McMenemy 'Kalah' dari Asistennya di Timnas Indonesia
Afdholud Dzikry | 12 September 2019 12:23
Bola.net - Posisi Simon McMenemy sebagai pelatih timnas Indonesia tengah disorot. Apakah benar anggapan bahwa lisensi pelatih yang dimiliki oleh Simon McMenemy berpengaruh pada kualitas kepelatihannya di Skuad Garuda? Mari memutar waktu ke medio Desember 2018.
Mantan pelatih Persipura Jayapura dan PSMS Medan yang kini menangani Timnas Liberia, Peter Butler, mengaku kecewa dengan PSSI yang menetapkan McMenemy sebagai pengganti Bima Sakti Tukiman setelah Timnas Indonesia gagal total di Piala AFF 2018.
Butler menyayangkan keputusan itu mengingat level McMenemy, yang dinilainya masih kurang untuk menjadi pelatih kepala. Pelatih asal Inggris itu menyebut McMenemy tak punya lisensi UEFA Pro, yang merupakan sertifikat tertinggi di profesi kepelatihan.
"Dia (McMenemy) tak punya lisensi UEFA Pro seperti ini (sambil menunjukkan dokumen lisensi dirinya). Sama seperti Robert Alberts (pelatih Persib Bandung)," ujar Butler, pada Desember 2018.
Butler juga mendengar bahwa ada pelatih yang sedang mengikuti lisensi kepelatihan AFC Pro saat itu, kecewa mendengar kabar penunjukkan tersebut.
"Pelatih di kursus lisensi AFC Pro itu sangat kecewa," kata Butler.
Simon McMenemy Punya A AFC
Masih pada Desember 2018, PSSI melalui Kepala Direktur Hubungan Media dan Promosi Digital PSSI, Gatot Widakdo, mengakui McMenemy tak mengantongi lisensi UEFA Pro atau yang setara dengan AFC Pro.
"Faktanya, McMenemy punya lisensi A AFC. Aturan AFC dan AFF tidak ada yang mengharuskan pelatih timnas punya lisensi AFC Pro," ujar Gatot.
"McMenemy pelatih yang berpengalaman di kompetisi Indonesia dan pernah juara kompetisi kasta tertinggi (Liga 1). Ini jadi pertimbangan utama. Analoginya, sama seperti orang S3, belum tentu lebih jago daripada S2 atau bahkan S1. Tapi, kan kalau melatih timnas di Asia minimal lisensi A AFC, itu yang PSSI ikuti," imbuh Gatot.
Saat masih meracik Bhayangkara FC yang dibawanya menjuarai Liga 1 2017, McMenemy memegang lisensi A AFC yang ia rengkuh saat mengikuti kursus di Filipina. Pada 2010, pelatih berusia 41 tahun ini pernah menjadi nakhoda Timnas Filipina di Piala AFF.
"McMenemy terdaftar sebagai pelatih Bhayangkara FC dengan lisensi A AFC yang dia dapat saat kursus pelatih di Filipina," tutur Sumardji, Manajer Bhayangkara FC pada Desember 2018.
"Kami daftarkan di PSSI dan PT LIB. Itu sudah melalui verifikasi operator kompetisi. Kalau tidak, tentu dari awal dia tidak bisa melatih di Bhayangkara FC atau Timnas Indonesia. Sebelum di Bhayangkara FC, McMenemy kan sudah melatih di Mitra Kukar dan Pelita Bandung Raya," beber Sumardji.
Secara aturan melatih timnas, lisensi A AFC McMenemy tak melanggar. Minimal, pelatih timnas di regional Asia memegang lisensi A AFC.
Kalah dari 2 Asistennya
Saat ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Desember 2018, McMenemy memilih Joko Susilo dan Yeyen Tumena sebagai pendampingnya.
Menariknya, lisensi kepelatihan dua asistennya itu lebih tinggi dibandingkan dirinya.
PSSI belum lama ini memberikan penghargaan dan menggelar malam seremoni kelulusan peserta lisensi kepelatihan AFC Pro di Hotel Century, Jakarta, tepatnya pada Jumat (6/9/2019).
Ada 23 pelatih, dengan dua di antaranya Joko dan Yeyen, resmi memiliki lisensi tertinggi dalam karier kepelatihan sepak bola.
Kursus kepelatihan AFC Pro ini dimulai sejak April 2018 dan berakhir Maret 2019.
Start Buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2022
Entah berpengaruh atau tidak mengenai level lisensi kepelatihannya, McMenemy gagal membawa Timnas Indonesia memulai kiprahnya dengan meyakinkan di putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dengan meyakinkan.
Pada dua laga awal, masing-masing melawan Malaysia pada 5 September 2019 dan Thailand, selang lima hari, Timnas Indonesia kalah 2-3 dan 0-3.
Alhasil, Andritany Ardhiyasa dkk. dalam posisi terjepit di Grup G dan nada-nada sumbang meminta McMenemy untuk mundur mulai terdengar, kendati Timnas Indonesia masih punya kesempatan dalam enam pertandingan lagi untuk lolos, setidaknya ke Piala Asia 2023.
Disadur dari: Bola.com (Penulis: Muhammad Adiyaksa/Editor: Aning Jati)
Published: 11 September 2019
SUDAH BACA INI BELUM?
Tony Ho: Tidak Adil Menyalahkan McMenemy atas Kekalahan Timnas Indonesia
Hadir Langsung, Iwan Bule Kecewa Timnas Indonesia Kalah Telak dari Thailand
Masa Depan Simon McMenemy Akan Dievaluasi PSSI
Pemain Timnas Indonesia Disarankan Ikut Pendidikan Lemhanas
Hitung-hitungan, Bagaimana Peluang Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nasib Mees Hilgers di Heerenveen: Belum Pernah Dimainkan, Apa Alasan Sang Pelatih?
Tim Nasional 24 Oktober 2026, 18:04
-
Amar Brkic Langsung Bersinar di Borneo FC: Gol Perdana Tercipta di Panggung Asia
Bola Indonesia 23 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




