Lawan Roma, Aji Santoso Anggap Timnas U-23 Sering Kehilangan Bola
Editor Bolanet | 19 Juli 2014 09:55
- Pelatih tim nasional Indonesia U-23, Aji Santoso, mengaku mendapat pengalaman positif bagi timnya setelah berhadapan dengan AS Roma, di Stadio Centro D’Italia, Rieti, Jumat (18/7) sore waktu setempat. Skor akhir, 3-1 untuk tuan rumah.
Diakui Aji, pada menit-menit awal, skuad asuhannya sempat terlihat silau berhadapan dengan nama-nama besar para pemain AS Roma seperti Francesco Totti, Ashley Cole, dan pemain-pemain lainnya.
Tetapi ini pengalaman yang baik untuk timnas. Terutama terbukti mereka mampu menampilkan pola permainan yang baik seperti saat latihan, meskipun berhadapan dengan tim yang jelas levelnya lebih di atas namun, ujarnya.
Ditambahkan Aji, gol-gol yang diciptakan AS Roma adalah gol-gol yang sulit. Namun, bukan berarti timnas tidak memiliki peluang. Beberapa kali anak asuh pelatih asal Malang itu mampu menciptakan peluang.
Akhirnya, Rasyid Bakri mampu memberi finishing yang baik melalui kombinasi bola-bola pendek dan sentuhan satu dua hingga berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang AS Roma, dan behasil melakukan shooting keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang AS Roma, urainya.
Diungkapkan Aji, satu hal yang menjadi perhatian tim pelatih dalam evaluasi sebelum menghadapi Lazio di pertandingan berikutnya adalah bagaimana pola bermain yang lebih cepat.
Pemain masih terlalu cepat kehilangan bola ketika mendapat tekanan. Mereka harus lebih cepat, berani dan peka untuk bekerjasama satu dengan yang lainnya, pungkasnya. (esa/mri)
Diakui Aji, pada menit-menit awal, skuad asuhannya sempat terlihat silau berhadapan dengan nama-nama besar para pemain AS Roma seperti Francesco Totti, Ashley Cole, dan pemain-pemain lainnya.
Tetapi ini pengalaman yang baik untuk timnas. Terutama terbukti mereka mampu menampilkan pola permainan yang baik seperti saat latihan, meskipun berhadapan dengan tim yang jelas levelnya lebih di atas namun, ujarnya.
Ditambahkan Aji, gol-gol yang diciptakan AS Roma adalah gol-gol yang sulit. Namun, bukan berarti timnas tidak memiliki peluang. Beberapa kali anak asuh pelatih asal Malang itu mampu menciptakan peluang.
Akhirnya, Rasyid Bakri mampu memberi finishing yang baik melalui kombinasi bola-bola pendek dan sentuhan satu dua hingga berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang AS Roma, dan behasil melakukan shooting keras yang gagal diantisipasi penjaga gawang AS Roma, urainya.
Diungkapkan Aji, satu hal yang menjadi perhatian tim pelatih dalam evaluasi sebelum menghadapi Lazio di pertandingan berikutnya adalah bagaimana pola bermain yang lebih cepat.
Pemain masih terlalu cepat kehilangan bola ketika mendapat tekanan. Mereka harus lebih cepat, berani dan peka untuk bekerjasama satu dengan yang lainnya, pungkasnya. (esa/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
Liga Inggris 11 Juli 2026, 13:00
-
Inikah Pembelian Pertama Arsenal di Musim Panas 2026?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 22:30
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












