Menilik Catatan Gerald Vanenburg dan Para Pendahulu di Timnas Indonesia U-23: Gagal di Awal Bukan Hal Baru
Ari Prayoga | 10 September 2025 19:50
Bola.net - Timnas Indonesia U-23 kembali gagal melangkah jauh setelah tersingkir di kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Hasil ini menambah daftar catatan minor bagi pelatih Gerald Vanenburg yang belum mampu membawa Garuda Muda tampil konsisten di level Asia.
Kegagalan ini juga mempertebal kritik terhadap Vanenburg, apalagi jika dibandingkan dengan pencapaian pelatih-pelatih sebelumnya. Dari ajang Piala AFF U-23 2025 hingga kualifikasi kali ini, rapornya dinilai belum sepadan dengan ekspektasi besar publik terhadap skuad muda Indonesia.
Di kualifikasi Piala Asia U-23 2026, ia hanya bisa mengantarkan anak asuhnya ke peringkat kedua Grup J dengan hasil satu kemenangan atas Makau (6-0), satu imbang kontra Laos (0-0), dan terakhir kalah dari Korea Selatan (0-1).
Sebelumnya, di Piala AFF U-23 2025, skuad Garuda Muda juga gagal meraih gelar juara setelah tumbang 0-1 dari Vietnam di partai final.
Pencapaian ini tentu tak bisa dikatakan jauh lebih baik ketimbang pelatih-pelatih sebelumnya. Sebab, Timnas Indonesia U-23 pernah mencatatkan hasil yang jauh lebih impresif di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, juga di ajang Piala AFF U-23 2019.
Lantas, bagaimana komparasi prestasi Gerald dengan pelatih sebelumnya?
Shin Tae-yong

Bisa dibilang, Shin Tae-yong menjadi satu di antara pelatih yang punya catatan mengesankan ketika bertugas bersama Timnas Indonesia U-23. Dia memang mendapatkan kepercayaan yang longgar sebagai arsitek Garuda Muda.
Sebab, tugasnya dimulai dari tahun 2021 hingga 2024. Pada awalnya, STY memang pernah gagal membawa Timnas Indonesia U-23 lolos dari kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Ketika itu, Garuda Muda kalah dua kali melawan Australia (2-3 dan 0-1).
Setelah itu, pelatih asal Korea Selatan ini bisa membawa anak asuhnya merah medali perunggu di SEA Games 2021. Sedangkan di ajang Piala AFF U-23 2023, Garuda Muda finis sebagai runner-up setelah kalah di partai final melawan Vietnam.
Yang paling spesial dari pencapaian STY di level ini ialah ketika berhasil meloloskan anak asuhnya pada kualifikasi Piala Asia U-23 2024 seusai menumbangkan Chinese Taipei (9-0) dan Turkmenistan (2-0).
Sebab, di putaran final, Garuda Muda bisa melaju hingga fase semifinal. Padahal, ini adalah kali pertama bagi Indonesia berpartisipasi di kejuaraan ini. Sayangnya, Garuda Muda harus puas berada di peringkat keempat.
Indra Sjafri

Selain Shin Tae-yong, pelatih sebelumnya yang juga punya rapor cukup mengesankan bersama Timnas Indonesia U-23 ialah Indra Sjafri. Dia memang sering kali mendapatkan tugas untuk menangani level ini dari PSSI.
Sama seperti Shin dan Gerald, Indra Sjafri juga pernah mengukir kegagalan ketika anak asuhnya tak mampu lolos dari kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Evan Dimas dkk. ketika itu hanya bisa meraih satu kemenangan atas Brunei (2-1), lalu tumbang dari Vietnam (0-1) dan Thailand (0-4).
Namun, Indra Sjafri punya pencapaian yang sangat mengesankan jika berbicara level Asia Tenggara. Sejumlah ajang yang melibatkan Garuda Muda di regional ini sudah berhasil dijuarai oleh Indra Sjafri.
Yang pertama ialah pencapaian di Piala AFF U-23 2019. Pria yang pernah menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) PSSI itu sukses membawa anak asuhnya meraih gelar juara pertama di ajang ini setelah menumbangkan Thailand (2-1) di partai final.
Selanjutnya, Indra juga bisa mengukir catatan mentereng di SEA Games. Setelah meraih medali perak pada edisi 2019 di Filipina, dia membawa timnya meraih medali emas edisi 2023 di SEA Games yang berlangsung di Kamboja.
Komparasi Tiga Pelatih

Prestasi yang diukir oleh Gerald Vanenburg memang tak bisa dikatakan mengesankan. Kegagalan menjuarai Piala AFF U-23 2025 dan tumbangnya Timnas Indonesia U-23 di kualifikasi Piala Asia U-23 2026 meninggalkan rapor merah.
Akan tetapi, jika dibandingkan Shin Tae-yong dan Indra Sjafri, hasil semacam ini sebetulnya tak mengagetkan. Sebab, dua nama ini awalnya juga gagal membawa Garuda Muda lolos dari kualifikasi Piala Asia U-23.
Shin Tae-yong memang akhirnya bisa membawa Timnas Indonesia U-23 ke semifinal Piala Asia U-23 2024. Namun, dia pada mulanya gagal membawa anak asuhnya lolos ketika melewati fase kualifikasi edisi 2022.
Indra Sjafri setali tiga uang. Eks pelatih Bali United ini masih belum bisa berbicara banyak di level Asia, meski rekornya di regional Asia Tenggara menjadi satu di antara yang terbaik dalam sejarah Timnas Indonesia U-23.
Disadur dari Bola.com (Radifa Arsa, Aning Jati) 10 September 2025
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Penentu ke Korban: Gol Menit Akhir Jadi Musuh Baru Liverpool
Liga Inggris 27 Januari 2026, 18:15
LATEST UPDATE
-
Casemiro Bidik Piala Dunia 2026, Performa di Man United Jadi Kunci
Liga Inggris 27 Januari 2026, 22:50
-
Barcelona Dicampakkan Dro Fernandez, Presiden Klub Bahkan Dibuat Terkejut
Liga Spanyol 27 Januari 2026, 22:17
-
John Herdman Blak-blakan Alasannya Mengunjungi Latihan Persija, Pantau Pemain Muda
Tim Nasional 27 Januari 2026, 22:11
-
Prediksi Athletic Bilbao vs Sporting Lisbon, 29 Januari 2026
Liga Champions 27 Januari 2026, 21:52
-
Arsenal Krisis Gol: Penyerang Tumpul dan Tak Mampu Cetak Gol dari Open Play
Liga Inggris 27 Januari 2026, 21:32
-
Klasemen Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Tim Nasional 27 Januari 2026, 21:00
-
Endrick: Kebangkitan Sang Penyerang, Dua Laga, Tiga Gol, Satu Assist di Lyon
Liga Eropa Lain 27 Januari 2026, 20:56
-
Manchester United Siapkan Tur Pramusim ke Skandinavia, Pertama dalam Hampir 30 Tahun
Liga Inggris 27 Januari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05










