Menpora Malaysia Dukung Banding FAM ke FIFA: Dampak Perkara Ini Bukan Hanya 7 Pemain, tapi ke Timnas
Dimas Ardi Prasetya | 28 September 2025 00:30
Bola.net - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) baru saja menerima hukuman dari FIFA. Situasi ini langsung ditanggapi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Hannah Yeoh.
Melalui unggahan di media sosial, Hannah Yeoh menegaskan bahwa pemerintah memandang serius keputusan FIFA. Ia juga menekankan hak FAM untuk mengajukan banding atas hukuman tersebut.
"Kementerian Pemuda dan Olahraga memandang serius keputusan yang diumumkan FIFA serta hak FAM untuk mengajukan banding," ujar Hannah.
"Prioritas sekarang adalah untuk FAM melengkapi proses banding perundangan FIFA dan internasional hingga selesai sepenuhnya."
"Dampak perkara ini bukan hanya melibatkan 7 pemain tetapi seluruh tim nasional kita. Oleh itu, semua pihak perlu memastikan proses ini dijalankan dengan penuh integritas dan keterbukaan demi nama baik Malaysia," lanjutnya.
Sesuai Aturan
Menurutnya, proses banding yang diajukan FAM harus dijalankan sesuai dengan aturan. Hal ini agar kepastian hukum yang adil dapat tercapai untuk semua pihak.
Hannah juga menyebutkan bahwa dirinya merasakan kekecewaan yang sama dengan pendukung Harimau Malaya. Ia memahami bagaimana perasaan suporter atas keputusan FIFA tersebut.
"Sama seperti ribuan penggemar Harimau Malaya di luar sana, saya juga merasa sedih dan marah membaca keputusan FIFA," ucapnya.
"Jangan terburu-buru, biarkan proses banding diselesaikan terlebih dahulu dan kemudian kita melanjutkan dari sana," sambung Hannah.
Komitmen Menjaga Hak Atlet
Ia meminta publik untuk menunggu hasil akhir dari proses banding yang sedang berjalan. Pemerintah menyatakan tidak ingin mengambil langkah sebelum prosedur selesai.
Hannah menekankan komitmennya untuk menjaga hak atlet Malaysia. Ia juga menegaskan bahwa hal itu berlaku untuk semua cabang olahraga.
"Sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, saya tetap berkomitmen untuk menjaga hak dan kesejahteraan setiap atlet Malaysia dan itu penting apakah nama Anda Azizul, Pearly, Thinah, Pandelela, Gabriel atau Rodrigo," imbuhnya.
Hukuman untuk Malaysia
Seperti diketahui, FIFA menghukum FAM dan tujuh pemain keturunan atas pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA. FAM didakwa memalsukan dan memanipulasi dokumen.
Ketujuhnya adalah Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka dihukum skorsing 12 bulan dari sepak bola dan denda 2 ribu fran Swiss (Rp41 juta).
FIFA juga menjatuhkan denda kepada FAM. Mereka harus membayar 350 ribu franc Swiss (Rp7,3 miliar).
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Tragis! Hukuman FIFA Bikin Bek Timnas Malaysia Absen Semusim Lebih di La Liga, Kubur Kesempatan Melawan Real Madrid dan Barcelona
- Kronologi Sanksi FIFA untuk Malaysia: Skandal Naturalisasi Ilegal hingga Pengakuan Soal Buyut
- Skandal Naturalisasi Malaysia: Ada Pihak yang Laporkan ke FIFA Usai Bantai Vietnam 4-0, Gugat Legalitas 5 Pemain
- Media Vietnam Soroti Hukuman FIFA untuk Timnas Malaysia terkait Skandal Pemain Naturalisasi
- Presiden FAM Ungkap FIFA Sudah Setujui Naturalisasi 7 Pemain Malaysia, Kenapa Sekarang Jadi Begini?
- Reaksi Exco PSSI Usai FIFA Sanksi Malaysia: Tidak Mudah Melakukan Naturalisasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Al Wasl vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol di Zabeel Stadium
Asia 19 April 2026, 23:09
-
Tempat Menonton Juventus vs Bologna: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 19 April 2026, 22:01
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Seri Belanda di Assen
Otomotif 19 April 2026, 21:12
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 19 April 2026, 21:12
-
Link Live Streaming Liga Inggris: Man City vs Arsenal
Liga Inggris 19 April 2026, 21:11
-
Ulang Tahun ke-96, PSSI Pasang Target Lolos ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 19 April 2026, 19:39
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00















