Mohammad Kanu dan Mimpi Perkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021
Dimas Ardi Prasetya | 16 Oktober 2020 03:45
Bola.net - Mohammad Kanu berasal dari keluarga sederhana, namun hal tersebut tak menghalanginya untuk bisa meraih mimpi besarnya yakni bermain di Piala Dunia U-20 2021.
Kanu saat ini tercatat sebagai penggawa Timnas Indonesia U-19. Ia sekarang berada di bawah gemblengan pelatih ternama asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.
Ayah Kanu berprofesi sebagai nelayan. Sementara itu ibunya merupakan ibu rumah tangga biasa. Namun keduanya mendukung penuh karier Kanu sebagai pesepak bola.
Kanu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di Timnas Indonesia U-19 sejak ditangani Shin Tae-yong. Dia selalu mengikuti pemusatan latihan tim berjulukan Garuda Muda ini baik di Bekasi dan Thailand pada Januari 2020, di Jakarta pada Juli-Agustus 2020, dan di Kroasia pada Agustus 2020 hingga saat ini.
"Alhamdulillah pada awal 2020 saya mendapatkan panggilan untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Cikarang, Kabupaten Bekasi," kata Kanu dinukil dari laman PSSI.
"Sejak saat itu, saya bersyukur selalu dipanggil pelatih Shin Tae-yong saat pemusatan latihan di Thailand, Jakarta, dan saat ini di Kroasia," jelas pemain yang mengidolakan Evan Dimas dan Casemiro tersebut.
Mimpi Besar Kanu
Kanu terpaksa melewati sejumlah pertandingan uji coba Timnas Indonesia U-19 di Kroasia karena cedera. Ketika kondisinya mulai pulih, pemain kelahiran Bangka Belitung itu pelan-pelan mampu menembus tim utama.
Pada empat partai latih tanding terakhir Timnas Indonesia U-19, Kanu hanya sekali absen. Bahkan untuk pertama kalinya, ia dipasang sebagai starter ketika melawan Makedonia Utara U-19 pada 14 Oktober 2020.
"Saat itu, saya hanya fokus untuk bagaimana caranya sembuh dan kembali berlatih bersama Tmnas Indonesia U-19," imbuh Kanu.
"Alhamdulillah, saya sudah bisa berlatih normal dan bermain dalam tiga laga uji coba melawan Dinamo Zagreb U-19, NK Dugopolje U-19, dan Makedonia Utara U-19," terang anak dari pasangan Mohammad Helmi dan Sugiyanti ini.
Rekam Jejak Kanu
Kanu lahir di Jakarta pada 27 April 2001. Sekolah Sepak Bola (SSB) UMS, Jakarta, menjadi tempat pertamanya menimba ilmu di sepak bola.
Dari SSB UMS, Kanu pindah ke SSB Mutiara Cempaka Arcici dan ASIO Apacinti. Pada 2016, ia dipanggil Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumatera Barat.
Setahun berselang, Kanu bergabung dengan Persija Jakarta U-19 sebelum hijrah ke Borneo FC U-19 pada 2018. Dua musim belakangan, ia memperkuat Muba Babel United.
"Saya bertekad dan punya mimpi untuk menembus Timnas Indonesia U-19. Saya ingin bermain di Piala AFC U-19 2020 dan Piala Dunia U-20 2021," tutur Kanu.
"Kami harus selalu semangat, kerja keras, disiplin, dan fokus. Pelatih Shin Tae-yong sangat luar biasa dalam memberikan materi latihan. Beliau juga sangat disiplin," kata Kanu.
Sumber Asli: PSSI
Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Hendry Wibowo
Published 15 Oktober 2020
Jangan Lewatkan:
Hasil Lengkap Uji Coba Indonesia U-19 di Kroasia Usai Ditahan Imbang Makedonia Utara
Dipercaya Jadi Kapten di Laga Kontra Makedonia Utara, Ini Kata Pratama Arhan
Gagal Ulangi Kemenangan atas Makedonia Utara, Shin Tae-yong Salahkan Kualitas Lapangan
Timnas Indonesia U-19 0-0 Makedonia Utara, Netizen: Baggott Gacor, Cocok Gantiin Maguire di MU
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia U-19 vs Makedonia Utara: Skor 0-0
Dipanggil Klubnya, Witan Sulaeman dan Elkan Baggott Segera Tinggalkan TC Timnas Indonesia U-19
Shin Tae-yong Sempat Meragukan Elkan Baggott di Timnas Indonesia U-19
Elkan Baggott Ungkap Kelemahan Timnas Indonesia U-19, Apa itu?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Elkan Baggott Bangga Jadi Bagian Timnas Indonesia yang Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 09:14
-
John Herdman Berbagi Kebahagiaan usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 6 Oktober 2026, 08:44
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





