Palestina Ingin Kejutkan Indonesia di ISG 2013
Editor Bolanet | 24 September 2013 01:29
- Meski peluang untuk lolos ke babak semifinal cabang olahraga (cabor) sepakbola Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 sangat kecil, tak patah semangat. Mereka justru ingin memberikan kejutan pada calon lawannya, Tim Nasional Indonesia U-23.
Sesuai dengan jadwal, pertandingan Timnas lawan Palestina akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (25/9) besok. Pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir bagi Palestina bila masih ingin lolos ke semifinal.
Kekalahan atas dengan skor 1-3, membuat Palestina menjadi juru kunci Grup B dengan poin nol. Karena Indonesia sudah mengantongi tiga angka hasil mengalahkan Maroko, maka Palestina dituntut menang dengan selisih minimal minimal tiga gol.
Kami sudah lihat pertandingan Indonesia lawan Maroko. Kami juga sudah mengevaluasi pertandingan itu. Indonesia bagus di sektor belakang. Pertahanan mereka sangat disiplin, kata pelatih Palestina, Feras Abu Radwan.
Pada pertandingan lawan Indoensia, lanjut Feras, Palestina akan mengeluarkan segenap kemampuannya untuk bisa mencuri kemenangan atas Garuda Muda. Kita sudah harus melupakan kekalahan atas Maroko. Kami fokus pertandingan selanjutnya lawan Indonesia, tutur Feras.
Feras juga menyesalkan adanya perubahan jadwal pertandingan lawan Indonesia. Seharusnya, kedua tim bertemu, Sabtu (21/9) lalu. Namun jadwal dirombak karena secara bersamaan panitia besar ISG melakukan gladi bersih Opening Ceremony di Jakabaring.
Sebenarnya kita sudah persiapkan tim untuk main di tanggal 21 September. Perubahan jadwal menjadi masalah buat kita, kritik Feras. Perubahan itu membuat Palestina hanya punya waktu sehari untuk melawan Indonesia. Sedangkan Timnas punya jeda seminggu. [initial] (faw/atg)
Sesuai dengan jadwal, pertandingan Timnas lawan Palestina akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (25/9) besok. Pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir bagi Palestina bila masih ingin lolos ke semifinal.
Kekalahan atas dengan skor 1-3, membuat Palestina menjadi juru kunci Grup B dengan poin nol. Karena Indonesia sudah mengantongi tiga angka hasil mengalahkan Maroko, maka Palestina dituntut menang dengan selisih minimal minimal tiga gol.
Kami sudah lihat pertandingan Indonesia lawan Maroko. Kami juga sudah mengevaluasi pertandingan itu. Indonesia bagus di sektor belakang. Pertahanan mereka sangat disiplin, kata pelatih Palestina, Feras Abu Radwan.
Pada pertandingan lawan Indoensia, lanjut Feras, Palestina akan mengeluarkan segenap kemampuannya untuk bisa mencuri kemenangan atas Garuda Muda. Kita sudah harus melupakan kekalahan atas Maroko. Kami fokus pertandingan selanjutnya lawan Indonesia, tutur Feras.
Feras juga menyesalkan adanya perubahan jadwal pertandingan lawan Indonesia. Seharusnya, kedua tim bertemu, Sabtu (21/9) lalu. Namun jadwal dirombak karena secara bersamaan panitia besar ISG melakukan gladi bersih Opening Ceremony di Jakabaring.
Sebenarnya kita sudah persiapkan tim untuk main di tanggal 21 September. Perubahan jadwal menjadi masalah buat kita, kritik Feras. Perubahan itu membuat Palestina hanya punya waktu sehari untuk melawan Indonesia. Sedangkan Timnas punya jeda seminggu. [initial] (faw/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Roma vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 20:03
-
Live Streaming Aston Villa vs LOSC - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 20:02
-
Dicoret dari Timnas Brasil, Neymar Kirim Pesan Menyentuh untuk Ancelotti
Piala Dunia 19 Maret 2026, 18:08
-
Live Streaming Lyon vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 17:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28















