Pengakuan Indra Sjafri: Lebih Sulit Lawan Malaysia Ketimbang Thailand
Richard Andreas | 4 Agustus 2024 22:20
Bola.net - Indra Sjafri buka suara ihwal laga paling berat yang harus dilakoni timnya pada Piala AFF U-19 2024. Pelatih Timnas Indonesia U-19 ini mengaku bahwa laga terberat yang harus dilakoni Garuda Nusantara -julukan Indonesia U-19- pada ajang ini adalah ketika menghadapi Malaysia.
"Malaysia. Malaysia ini beratnya karena beban mental," ucap Indra, dalam siniar Bebas di kanal youtube Arya Sinulingga.
"Saya pernah dipecat gara-gara kalah dari Malaysia. Lawan Malaysia itu, ekspektasi masyarakat tinggi. Sama dengan Malaysia. Kan FAM didemo. Nggak apa-apa kalah dari Australia, dari Thailand asal jangan dari Indonesia. Itu memang bebannya di mental," sambungnya.
Indonesia U-19 sendiri menghadapi Malaysia pada Babak Semifinal Piala AFF U-19 2024. Indonesia lolos sebagai pemuncak Grup A. Sementara, Malaysia berstatus sebagai juara Grup C.
Dalam laga tersebut, Garuda Nusantara berhasil mengalahkan Malaysia U-19 dengan skor 1-0. Gol kemenangan Indonesia U-19 pada laga tersebut dicetak M. Alfharezzi Buffon pada menit ke-78.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Thailand Unggul Secara Teknis
Indra Sjafri pun membeber perbedaan antara Malaysia dan Thailand, yang menjadi lawan Indonesia U-19 pada partai puncak. Menurut pelatih berlisensi AFC Pro tersebut, secara teknis, Thailand lebih baik ketimbang ketimbang Malaysia.
"Secara teknis, lebih rapi Thailand," ucap Indra.
Ingin Lawan Australia
Lebih lanjut, Indra juga mengakui bahwa timnya sempat berharap bisa bertemu dengan Australia pada Piala AFF U-19 2024 lalu. Menurutnya, skuad Garuda Nusantara ingin mendapat pengalaman berharga pada ajang tersebut.
"Memang, trofi penting, tapi kan pengalaman juga penting," kata Indra.
"Mereka juga seperti Eropa ya. Pemainnya tinggi-tinggi," ia menandaskan.
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








