Pengakuan Simon McMenemy Kala Latih Timnas Indonesia: Banyak Kendala di Luar Lapangan
Dimas Ardi Prasetya | 1 Juni 2020 01:42
Bola.net - Pelatih asal Skotlandia Simon McMenemy mengungkapkan sejumlah kesulitan yang harus ia hadapi saat melatih Timnas Indonesia.
Simon menilai Timnas Indonesia menumpuk banyak masalah, mulai dari dalam hingga luar lapangan. Mengenai metode paling dasar sekali pun, seperti pemanggilan pemain, tidak berjalan sesuai prosedur.
Saat masih menangani Bhayangkara FC pada 2018, Simon kehilangan beberapa pemainnya yang dipanggil Timnas Indonesia U-23 untuk persiapan Asian Games 2018. Pria berusia 42 tahun itu mengaku sempat kebingungan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari PSSI.
"Bisa seharian bahas itu, tapi saya pikir tantangan terbesarnya adalah saat itu tidak ada identitas bagaimana Timnas Indonesia bermain. Banyak permasalahan di luar lapangan. Banyak sekali. Ada tim yang tidak melepas pemainnya. Saya ingat ketika saya melatih Bhayangkara FC. Menuju Asian Games 2018, saya kehilangan banyak pemain," kata Simon pada channel YouTube BangBes.
"Sekitar 2-3 bulan mereka menghilang. Saya tidak tahu kapan mereka kembali. Saya tidak tahu apakah mereka cedera. Tiba-tiba saja mereka menghilang dari latihan dan saya tidak dapat kabar apa-apa. Tidak ada surat. SMS pun tidak ada. Dan saya harus menghubungi langsung pemain itu untuk menanyakan keberadaannya," tuturnya.
"Mereka bilang sedang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia, semestinya saya sudah diberi tahu. Oke tidak masalah. Ini bukan salah mereka. Yang penting saya tahu mereka di mana. Ini adalah hal yang perlu diubah dahulu," ujarnya.
Perubahan Kebijakan
Simon ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia untuk menggantikan Bima Sakti yang gagal total di Piala AFF 2018. Ia berkisah fokus utamanya ketika itu adalah mengumpulkan para pelatih Liga 1 untuk menyamakan persepsi.
"Orang seperti Stefano Teco, dia brilian. Milomir Seslija, di luar biasa, Jacksen Tiago, dia setuju. Robert Alberts, kami semua punya hubungan baik karena kita jujur. Kami punya pekerjaan yang harus kita lakukan," ungkap Simon.
"Kami di kapal yang sama. Kami tahu bagaimana pekerjaan ini. Bagaimana sulitnya. Ayo saling bantu. Daripada saling menjatuhkan. Kami coba lakukan itu dari hari pertama," sambungnya.
Simon juga mengubah kebijakan pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia. Paling tidak, setiap klub yang pemainnya akan bergabung dengan timnas, harus menerima pemberitahuan dua pekan sebelumnya.
"Saya sepakat dengan para pelatih ketika saya memanggil pemain, saya akan memberitahukan dua pekan sebelumnya. Saya juga melakukan tes kesehatan kepada semua pemain," bebernya.
"Jadi ketika ada yang cedera bisa ditemukan. Bahkan ketika ada yang cedera saat pemusatan latihan, kami akan bikin laporan dan di akhir pemusatan latihan, kami akan mengirimkan hasil laporan kesehatannya kembali kepada pelatih lain," terang Simon.
Laporkan Perkembangan Pemain
Selain itu, Simon juga akan melaporkan perkembangan para pemain di Timnas Indonesia kepada para pelatihnya di klub. Hubungan timbal balik ini diyakininya sebagai proses yang positif untuk mengubah sistem di timnas.
"Orang seperti Jacksen, dia bahkan ingin tahu apa yang saya lakukan di pemusatan latihan. Lalu saya akan kirim semua data yang didapat dari GPS. Semua dikirim ke dia. Hingga dia bisa melihat dan mencari pemainnya. Apa yang mereka lakukan setiap hari. Dan itu detail yang dia butuhkan. Saya senang bisa membantu. Itu adalah hal-hal yang coba saya terapkan. Proses di belakang timnas menjadi lebih baik dibanding sebelumnya," tutur Simon.
"Saat itu kami adalah tim yang dipanggil setiap beberapa pekan dan bermain. Menang atau kalah lalu kembali ke klub. Lalu ketika semua bertanya, pemain ini cedera. Apa yang dia lakukan, ke mana saja dia. Ada banyak pertanyaan tanpa jawaban."
"Saya hanya berusaha keras dari hari pertama. Membuat Timnas Indonesia menjadi lebih transparan. Semua bisa melihat apa yang terjadi. Tidak ada kritik, tidak ada masalah. Paling penting semua pelatih menjadi tahu apa yang dilakukan oleh pemainnya. Hal itu penting untuk saya," tandas McMenemy.
Sumber Asli: YouTube BangBes
Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 31 Mei 2020
Baca Juga:
Curhatan Simon McMenemy Soal Suporter Timnas Indonesia: Tidak Realistis
Apa Kabar Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy?
Timnas Indonesia Sudah Lupa Rasanya Menang
Iwan Bule: Simon McMenemy Sudah Tidak Mau Melatih Timnas Indonesia
5 Protokol New Normal dari Dokter Timnas Indonesia
3 Manuver Shin Tae-yong untuk Mengangkat Level Timnas Indonesia di Asia
Ilija Spasojevic, Predator Tajam Asal Montenegro yang Jatuh Cinta Pada Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Bhayangkara FC Ditahan PSM Makassar
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 21:09
-
Link Live Streaming Bhayangkara FC vs PSM di BRI Super League
Bola Indonesia 26 Oktober 2026, 18:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



