Pengamat: Kombinasi Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner Cocok untuk Formasi 3 Bek Timnas Indonesia vs Irak
Gia Yuda Pradana | 10 Oktober 2025 14:53
Bola.net - Timnas Indonesia akan menghadapi laga hidup mati melawan Timnas Irak pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah. Hasil pertandingan ini akan sangat menentukan nasib Skuad Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B.
Kekalahan 2-3 dari Timnas Arab Saudi membuat posisi Timnas Indonesia di klasemen sementara menjadi terjepit. Kemenangan atas Irak menjadi satu-satunya cara untuk menjaga asa.
Pengamat sepak bola Kesit B. Handoyo memberikan pandangan tajam terhadap penampilan Timnas Indonesia pada laga sebelumnya. Ia menilai pelatih Patrick Kluivert perlu belajar dari kesalahan saat melawan Arab Saudi.
"Harus betul-betul bisa menempatkan atau menyusun formasi yang jitu. Kemarin, ketika menghadapi Arab Saudi, menurut saya, ada kesalahan yang fatal," ujar Kesit kepada Bola.net, Jumat (10/10).
Patrick Kluivert Blunder

Kesit menyoroti keputusan Kluivert yang lebih memilih memasang Marc Klok dibanding Thom Haye di lini tengah. Ia juga menilai keputusan memainkan Beckham Putra sejak awal pertandingan menjadi kekeliruan yang memengaruhi hasil akhir.
"Ketika dia tiba-tiba lebih mempercayakan Marc Klok ketimbang Thom Haye di starting line-up, kemudian juga langsung menurunkan Beckham Putra sejak babak pertama, saya kira ini blunder. Ada Yakob Sayuri yang beberapa kali memang gagal mengantisipasi serangan-serangan dari Arab Saudi di sektor kanan," ucapnya.
Selain itu, Kesit menilai Kluivert terlambat melakukan pergantian pemain di sektor pertahanan kanan. Menurutnya, Yakob kesulitan menahan gempuran lawan karena lebih memiliki naluri menyerang.
"Kesalahan Kluivert menurut saya adalah terlambat melakukan atau menarik Yakob Sayuri yang memang sulit untuk bisa mengharapkan dia bermain secara optimal sebagai pemain bertahan," kata Kesit.
Yakob seharusnya lebih cepat digantikan dengan Sandy Walsh agar keseimbangan tim tetap terjaga. Ia juga menganggap performa Beckham Putra dan Marc Klok dalam laga tersebut tidak maksimal.
"Kita tahu bagaimana Yakob lebih memiliki naluri menyerang ketimbang bertahan. Ada keterlambatan yang dilakukan oleh Kluivert ketika dia tidak cepat mengganti Yakob Sayuri dengan Sandy Walsh. Kalau Beckham dan Klok, saya pikir memang betul-betul tidak perform kemarin," tegas Kesit.
Tidak Boleh Lagi Melakukan Kesalahan

Kesit menuturkan bahwa kesalahan serupa tak boleh terulang lagi saat melawan Irak. Menurutnya, pemilihan formasi dan pemain menjadi kunci agar Timnas Indonesia bisa bersaing di pertandingan penting ini.
"Sayang kalau misalnya Kluivert sampai terlambat atau tidak jeli menempatkan formasinya dalam pertandingan melawan Arab Saudi. Saya kira ini tidak boleh terjadi lagi. Formasi yang nanti akan dipakai, apakah 4-3-3 ya atau kembali ke formasi awal dengan 3-4-3, saya kira sepenuhnya mutlak di tangan Kluivert," ujar Kesit.
Kesit percaya Timnas Indonesia memiliki cukup banyak pemain yang bisa menopang perubahan taktik bila Kluivert memilih formasi tiga bek. Kekompakan Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Jay Idzes bisa menjadi fondasi kuat di lini belakang.
"Yang jelas, kita punya pemain yang cukup bisa diandalkan jika ada keinginan mengubah formasi menjadi 3-4-3. Kita masih ada Rizky Ridho, masih ada Justin Hubner, dan juga Jay Idzes, yang begitu kompak. Mungkin nanti Kevin Diks bisa digeser ke kanan, kemudian Dean James main di sektor kiri," beber Kesit.
Ole Romeny Tokcer

Kesit juga menyoroti performa Ole Romeny yang tampil baik meski baru pulih dari cedera. Kehadiran striker berumur 25 tahun itu membuat lini depan Timnas Indonesia lebih tajam.
"Ole juga saya kira sudah bisa diharapkan karena kemarin penampilannya juga ternyata dia sangat baik sekali, sayang waktunya memang tidak cukup buat dia untuk mengangkat atau menciptakan peluang-peluang lagi, tapi setidaknya kehadiran Ole membuat lini depan Timnas Indonesia menjadi lebih kuat. Penampilan kemarin juga tidak memperlihatkan kalau Ole seolah baru saja pulih dari cedera. Dia sudah bisa langsung tune in," tutur Kesit.
Kesit berharap Ole bisa diturunkan sejak menit awal saat melawan Irak. Ia percaya kehadiran pemain kelahiran Belanda itu akan memberi dampak besar bagi lini serang Skuad Garuda.
"Mudah-mudahan dia bisa menjadi starter sehingga kekuatan di barisan depan kita sejak menit awal bisa lebih dioptimalkan," imbuhnya.
Penulis: Fitri Apriani (Bola.net)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Timnas Indonesia vs Irak: Menit-menit Awal akan Sangat Rawan
- Timnas Indonesia vs Irak: Optimalkan Kekuatan Garuda, Eksploitasi Kelemahan Lawan
- Kekalahan dari Arab Saudi Jadi Pelajaran Berharga: Ini yang Perlu Dibenahi Jelang Duel Penentuan Timnas Indonesia vs Irak
- Sarapan, Mogok, dan Laga Batal: Kekacauan Guinea Khatulistiwa di Kualifikasi Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58








