Penjelasan Bayu Pradana Atas Insiden Kartu Merah Kiper Vietnam
Afdholud Dzikry | 8 Desember 2016 11:45
Bola.net - - Gelandang timnas Indonesia, Bayu Pradana akhirnya angkat bicara terkait insiden yang melibatkan dirinya dengan Nguyen Tran Manh yang berujung kartu merah untuk kiper Vietnam itu.
Seperti diketahui, Vietnam harus bermain dengan 10 pemain ketika kiper mereka diusir wasit pada menit ke-76. Dan keputusan wasit memberikan kartu merah itu karena dinilai telah berlaku tak sportif kepada Bayu Pradana.
Saya coba berebut bola setelah sepak pojok dan kami sama-sama jatuh, tapi kiper Vietnam ada gerakan kedua dengan menendang punggung saya memakai dua kaki, ungkapnya.
Indonesia sendiri ketika kartu merah itu dikeluarkan tengah unggul 1-0 berkat gol Stefano Lilipaly. Namun unggul jumlah pemain justru membuat Skuat Garuda lengah sehingga tuan rumah Vietnam mampu berbalik unggul lewat dua gol dari Thanh Vu Van dan Tuan Vu Minh di 10 menit terakhir pertandingan.
Beruntung Indonesia akhirnya memastikan satu tempat di final Piala AFF 2016 setelah Manahati Lestusen mencetak gol lewat titik penalti setelah Ferdinand Sinaga dijatuhkan di kotak penalti di perpanjangan waktu.
Mungkin kami sempat merasa sudah unggul dan memilih untuk bertahan. Tapi akhirnya Vietnam malah bisa mencetak gol lagi ke gawang kami, sambungnya.
Ini mungkin hasil yang banyak orang tak percaya, banyak pemain juga tak mempercayainya, tapi sebenarnya kami sudah optimis sejak awal karena kami mempersiapkan diri dengan baik, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil Piala Asia U-23 2026: Vietnam dan Jepang Amankan Tiket Semifinal
Asia 17 Januari 2026, 08:40
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






