Pepepa, Tiki-taka Ala Indonesia U-19
Editor Bolanet | 16 Oktober 2013 13:47
- Pecinta sepakbola Indonesia akhir-akhir ini dibuat gembira dengan euforia keberhasilan Tim Nasional U-19, baik di ajang Piala AFF U-19 maupun Kualifikasi Piala Asia U-19.
Bukan hanya soal kemenangan semata, namun publik menaruh perhatian lebih kepada Evan Dimas cs karena permainan cantik yang mereka tunjukkan. Bahkan publik kerap membandingkan strategi Indonesia U-19 dengan tiki-tika ala Barcelona FC.
Untuk urusan penamaan gaya bermain, pelatih Indra Sjafri memiliki sebutan tersendiri. Alih-alih menyebut tiki-taka, pria asal Sumatra Barat itu justru memilih nama Pepepa.
Menurut Indra, Pepepa merupakan singkatan dari pendek, pendek, panjang. Dia beralasan gaya permainan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki dan panjang, memang kerap diterapkan anak asuhnya dalam setiap pertandingan.
“Sumber daya pemain sayap kita banyak. Kenapa lari dari kenyataan dengan meniru cara bermain tim lain? Jarak antar pemain tidak sampai 20 meter. Kenapa yang mudah dibuat sulit?” ujar pelatih berusia 50 tahun itu.
Terakhir, skuat Garuda Jaya berhasil mengalahkan tim kuat sekaligus juara bertahan Korea Selatan dengan skor 3-2. Hasil ini membuat Indonesia berhak tampil di putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar tahun depan. (ind/pra)
Bukan hanya soal kemenangan semata, namun publik menaruh perhatian lebih kepada Evan Dimas cs karena permainan cantik yang mereka tunjukkan. Bahkan publik kerap membandingkan strategi Indonesia U-19 dengan tiki-tika ala Barcelona FC.
Untuk urusan penamaan gaya bermain, pelatih Indra Sjafri memiliki sebutan tersendiri. Alih-alih menyebut tiki-taka, pria asal Sumatra Barat itu justru memilih nama Pepepa.
Menurut Indra, Pepepa merupakan singkatan dari pendek, pendek, panjang. Dia beralasan gaya permainan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki dan panjang, memang kerap diterapkan anak asuhnya dalam setiap pertandingan.
“Sumber daya pemain sayap kita banyak. Kenapa lari dari kenyataan dengan meniru cara bermain tim lain? Jarak antar pemain tidak sampai 20 meter. Kenapa yang mudah dibuat sulit?” ujar pelatih berusia 50 tahun itu.
Terakhir, skuat Garuda Jaya berhasil mengalahkan tim kuat sekaligus juara bertahan Korea Selatan dengan skor 3-2. Hasil ini membuat Indonesia berhak tampil di putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar tahun depan. (ind/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Indra Sjafri Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-22 Angkat Koper dari SEA Games 2025
Tim Nasional 12 Desember 2025, 23:09
LATEST UPDATE
-
Tersingkirnya Bayern, Luka untuk Kane dan Kompany
Liga Champions 7 Mei 2026, 17:30
-
Jadwal Liga Europa di SCTV Malam Ini, 8 Mei 2026
Liga Eropa UEFA 7 Mei 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55
-
4 Pemain yang Bisa Dibeli Kembali Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 4 Mei 2026, 22:18


















