Alarm di Anfield: Performa Mac Allister Terus Menurun, Liverpool Harus Cari Gelandang Baru?

Alarm di Anfield: Performa Mac Allister Terus Menurun, Liverpool Harus Cari Gelandang Baru?
Gelandang Liverpool, Alexis Mac Allister merayakan golnya ke gawang West Ham, 29 Februari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Liverpool disebut harus menjadikan perekrutan gelandang bertahan sebagai prioritas utama pada bursa transfer musim panas nanti. Di tengah berbagai persoalan yang muncul sepanjang musim, lini tengah dianggap sebagai area paling mendesak untuk dibenahi.

Sorotan besar mengarah kepada Alexis Mac Allister. Gelandang Argentina itu mengalami penurunan performa signifikan dibanding musim lalu saat membantu Liverpool meraih gelar Premier League.

Jika situasi ini tidak segera diperbaiki, Liverpool berisiko kembali tertinggal dalam persaingan papan atas musim depan. Rekrutmen di lini tengah kini dipandang bisa menjadi penentu arah proyek Arne Slot berikutnya.

Penurunan Mac Allister Jadi Alarm Liverpool

Penurunan Mac Allister Jadi Alarm Liverpool

Alexis Mac Allister merayakan gol Liverpool pada pertandingan Premier League lawan Nottingham Forest, Minggu (22/2/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Dave Shopland

Performa Mac Allister menjadi salah satu perhatian terbesar Liverpool musim ini. Gelandang berusia 27 tahun itu dinilai tidak lagi mampu mengontrol permainan seperti yang ia lakukan pada musim sebelumnya.

Dalam kekalahan 2-3 dari Manchester United di Old Trafford akhir pekan lalu, Mac Allister terlibat dalam seluruh gol lawan.

Ia membelakangi tembakan yang berbelok masuk ke gawang pada gol pertama, salah mengoper bola dalam proses gol kedua, lalu gagal menyapu bola dengan sempurna yang berujung gol penentu kemenangan United.

Penurunan itu juga terlihat dari statistik. Hampir semua aspek performanya mengalami kemunduran dibanding musim 2023-24, terutama dalam sektor defensif yang sebelumnya menjadi kekuatan utama sang pemain.

Musim lalu, Mac Allister dikenal agresif dalam pressing dan duel bertahan. Namun kini intensitas tersebut mulai menghilang. Data Sky Sports bahkan menunjukkan kecepatan rata-rata dan top speed sang pemain menurun dibanding dua musim sebelumnya.

Ryan Gravenberch Ikut Terdampak

Ryan Gravenberch Ikut Terdampak

Ekspresi Alexis Mac Allister dalam laga perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG, Rabu (15/4/2026). (c) AP Photo/Dave Shopland

Menurunnya performa Mac Allister ikut memengaruhi Ryan Gravenberch. Musim lalu, kombinasi keduanya membuat lini tengah Liverpool terlihat solid dan seimbang.

Kini situasinya berbalik. Gravenberch justru harus bekerja lebih keras untuk menutup ruang dan menjaga ritme permainan tim.

Liverpool sendiri sudah menunjukkan kepercayaan besar kepada pemain asal Belanda tersebut setelah memberinya kontrak baru berdurasi lima tahun pada Maret lalu. Karena itu, klub dinilai perlu menghadirkan dukungan tambahan di lini tengah agar Gravenberch bisa kembali tampil maksimal.

Belum jelas apakah solusi terbaik adalah melepas Mac Allister atau sekadar meningkatkan persaingan dalam skuad. Yang pasti, Liverpool membutuhkan tambahan kualitas di area tersebut.

Mac Allister sebenarnya juga menghadapi situasi sulit musim ini. Ia sudah tampil dalam 46 pertandingan Premier League dan Liga Champions akibat krisis cedera yang melanda skuad Liverpool.

Dominik Szoboszlai dan Curtis Jones bahkan beberapa kali harus bermain sebagai bek kanan darurat, sementara Wataru Endo juga sempat absen. Kondisi itu membuat opsi lini tengah Liverpool semakin terbatas.

Liverpool Dinilai Tertinggal dari Arsenal

Contoh yang paling sering disebut adalah Arsenal. Kehadiran Declan Rice membuat lini tengah The Gunners jauh lebih stabil dan kompetitif.

Rice hampir selalu tersedia di setiap pertandingan dan mampu menjaga konsistensi performanya. Selain kuat bertahan, ia juga rutin menyumbang gol, assist, serta ancaman dari situasi bola mati.

Arsenal juga mendapat tambahan keseimbangan setelah memainkan Martin Zubimendi bersama Rice. Ironisnya, Zubimendi merupakan target yang gagal direkrut Liverpool pada musim panas 2024.

Kegagalan mendapatkan gelandang Real Sociedad itu sebelumnya membuka jalan bagi Gravenberch untuk berkembang di bawah arahan Arne Slot dan John Heitinga. Eks pemain Ajax tersebut sempat tampil impresif dalam peran yang lebih dalam.

Meski begitu, Liverpool kini tetap membutuhkan tambahan tenaga baru. Terlebih masa depan Curtis Jones masih belum pasti, Endo sudah berusia 33 tahun dan memasuki tahun terakhir kontraknya, sedangkan Trey Nyoni masih membutuhkan menit bermain reguler untuk berkembang.