Piala AFF 2020: Masalah di Lini Belakang, PR Timnas Indonesia Sebelum Lawan Vietnam dan Malaysia
Richard Andreas | 11 Desember 2021 04:50
Bola.net - Timnas Indonesia memulai perjalanan di ajang Piala AFF 2020 dengan menundukkan Kamboja. Bermain di Stadion Bishan, Kamis (9/12/2021), pasukan Shin Tae-yong menang dengan skor 4-2.
Dua dari empat gol Indonesia dicetak Rachmat Irianto. Sedang dua gol lainnya lewat aksi Evan Dimas dan Ramai Rumakiek.
Meski menang, sejatinya penampilan timnas Indonesia masih menyimpan sejumlah kelemahan. Khususnya di lini belakang yang dua kali gagal mengadang aksi Yue Safy dan Prak Mony Udom yang sukses menjebol gawang Indoesia yang dikawal kiper Persikabo 1973, Syahrul Trisna Fadillah.
"Kelemahan Indonesia dalam mengantisipasi bola mati belum teratasi. Khususnya komunikasi dan koordinasi antara kiper dengan bek," ujar Isnan Ali, eks bek Timnas Indonesia kepada Bola.com, Jumat (10/12/2021).
Padahal, di luar kelemahan itu, lini belakang Indonesia sudah bermain sesuai karakter permainan ala Shin Tae-yong yakni melakukan pressing ketat buat pemain Kamboja saat bertahan dan cepat keluar membantu serangan. Khususnya di bek sayap, Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan.
"Hanya memang setelah ada pergantian karena cedera, ada perubahan kualitas di lini belakang Timnas Indonesia," kata Isnan.
Soroti Fisik
Isnan menilai tampil dengan high pressing membuat fisik dan stamina pemain Timnas Indonesia menurun tajam. Terutama pada 15 terakhir pertandingan.
"Alhasil, konsentrasi mereka sedikit menurun, sehingga serangan sporadis Kamboja menjadi peluang yang bisa berbuah gol.
"Hal senada dikatakan Tony Ho, eks asisten pelatih Persipura Jayapura dan PSM Makassar. Tony Ho yang sudah mengantongi lisensi Pro-AFC ini mengaku heran timnas Indonesia yang unggul kualitas dan mendominasi pertandingan bisa kebobolan dua gol oleh Kamboja.
Menurut Tony Ho, di babak kedua, sangat jelas terjadi penurunan performa. Terutama lini belakang. Ini yang harus segera dibenahi kalau ingin berbicara banyak di Piala AFF 2020.
"Bayangkan, tim sekelas Kamboja saja bisa mencetak dua gol ke gawang Indonesia. Apalagi Malaysia dan Vietnam yang kualitasnya di atas Kamboja," ungkap Tony Ho.
Hindari Pelanggaran tak Perlu
Dua gol Kamboja tercipta via proses bola mati. Itulah mengapa Isnan Ali berharap pemain timnas Indonesia meminimalisir kesalahan serta menghindari pelanggaran tak perlu di sepertiga lapangan.
"Bukan hanya pemain lini belakang tapi seluruh pemain. Mereka juga harus lebih baik lagi dalam menutup arus serangan tim lawan," papar Isnan Ali.
Isnan pun berharap ada peningkatan kualitas permainan dalam tim Indonesia menghadapi laga selanjutnya.
Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, Evan Dimas akan melakoni laga lanjutan penyisihan Grup B Piala AFF 2020 menghadapi Laos (12/12/2021), Vietnam (15/12/2021) dan Malaysia (19/12/2021).
Disadur dari: Bola.com (Abdi Satria/Wiwig Prayugi) 10 Desember 2021
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Piala AFF 2020: Duet Dewangga-Ryuji Masih Bocor, Ini 3 Opsi Bek Tengah Indonesia untuk Lawan Laos
Waduh, Laga Malaysia vs Laos di Piala AFF Dituduh Pengaturan Skor?
Piala AFF 2020: Pratama Arhan Tumbang, Siapa yang Cocok Jadi Bek Kiri Timnas Indonesia?
Reaksi Aji Santoso Atas Performa Apik Dua Pemain Persebaya di Piala AFF 2020
Pelatih Persija Tutup Mata dengan Performa Ryuji Utomo Bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

