PSSI Geram! Suporter Penghujat Beckham Putra Terancam Diblacklist dari Menonton Timnas Indonesia

Asad Arifin | 10 Juni 2026 19:22
PSSI Geram! Suporter Penghujat Beckham Putra Terancam Diblacklist dari Menonton Timnas Indonesia
Selebrasi gol Beckham Putra pada laga Timnas Indonesia lawan Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3) (c) Abdul Aziz

Bola.net - Sekjen PSSI, Yunus Nusi menyampaikan kekecewaannya atas perlakuan yang diterima Beckham Putra setelah membela Timnas Indonesia. Ia menilai tindakan berupa hujatan dan makian merupakan sesuatu yang tidak dapat diterima.

Yunus menyatakan bahwa insiden tersebut sangat disayangkan oleh PSSI. Menurutnya, Beckham merupakan pemain muda yang menjadi bagian penting dari masa depan Timnas Indonesia.

Advertisement

"PSSI sangat menyesalkan kejadian ini yang terjadi setelah pertandingan usai. Perlakuan yang diterima pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra, sangat tidak elok dan tidak etis," ujar Yunus.

"Ini tentu menjadi hal yang tidak kami harapkan. Apalagi Beckham masih berusia muda dan merupakan aset penting bagi Timnas Indonesia. Karena itu, kami sangat menyayangkan kejadian tersebut," katanya menambahkan.

1 dari 3 halaman

Persaingan Klub Jangan Dibawa ke Timnas Indonesia

Persaingan Klub Jangan Dibawa ke Timnas Indonesia

Beckham Putra dan Bojan Hodak di laga Persib vs Persija pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Yunus mengingatkan bahwa seluruh suporter memiliki tanggung jawab untuk menjaga suasana yang positif bagi para pemain. Ia berharap rivalitas antarklub tetap berada dalam koridor persaingan sehat dan tidak terbawa ke level tim nasional.

"Kami selalu mengingatkan kepada para suporter agar menjaga perasaan dan kondisi psikologis para pemain Timnas Indonesia. Kalau memang ada rivalitas klub, biarlah rivalitas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetisi sepak bola Indonesia," ucap Yunus.

"Jangan sampai rivalitas tersebut membuat kita melakukan hal-hal yang tidak baik kepada pihak lain. Apa pun klub yang berkompetisi di Liga 1 maupun Championship, jangan sampai sentimen itu terbawa ke Timnas Indonesia."

"Kami sangat menyayangkan hal ini. Apa pun rivalitas di level klub, jangan dibawa ke Timnas. Kita membutuhkan para pemain bermain dengan nyaman, menikmati pertandingan, dan bisa memberikan kemampuan terbaiknya," sambungnya.

2 dari 3 halaman

PSSI Siapkan Sanksi Larangan Menonton

PSSI Siapkan Sanksi Larangan Menonton

Starting XI Timnas Indonesia pada FIFA Matchday melawan Mozambik di Stadion Gelora Bung Karno, 9 Juni 2026 (c) Bagaskara Lazuardi

PSSI juga tidak ingin insiden serupa berdampak terhadap kondisi mental pemain Timnas Indonesia. Karena itu, Yunus bakal melakukan penelusuran untuk mengungkap pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.

"Ke depan, jangan sampai kondisi psikologis mereka mendapat tekanan seperti ini. Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain," tegas Yunus.

"Kami akan berupaya menindak suporter seperti itu. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka akan kami larang masuk stadion saat Timnas Indonesia bertanding," sambungnya.

3 dari 3 halaman

Dibahas dengan Erick Thohir

Dibahas dengan Erick Thohir

Ketua umum PSSI, Erick Thohir (c) Dok. PSSI Pers

Yunus memastikan persoalan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama Ketua PSSI, Erick Thohir dan anggota Exco. Ia juga mempertimbangkan sanksi khusus bagi suporter yang terbukti melakukan tindakan tidak terpuji kepada pemain Timnas Indonesia.

"Saya akan melaporkan hal ini dan mendiskusikannya dengan Ketua Umum PSSI serta anggota Exco. Kami akan mencari pihak yang bersangkutan," tutur Yunus.

"Saya akan mengusulkan agar suporter yang tidak memberikan dukungan yang baik kepada Timnas Indonesia dikenakan sanksi larangan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang. Kami akan melarang oknum-oknum suporter seperti ini untuk masuk dan menonton pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang."

"Kami akan mengidentifikasi mereka. Bila diperlukan, foto dan identitas wajah yang bersangkutan akan kami rilis atau dipasang di sekitar stadion tempat Timnas Indonesia bertanding. Masa ada suporter yang mengatai, menghujat, dan melontarkan makian kepada pemain Timnas Indonesia? Ini sudah keterlaluan," imbuhnya.

LATEST UPDATE