PSSI Pastikan Laga Indonesia vs China Tak Akan Sepi Dukungan
Editor Bolanet | 2 Oktober 2013 17:46
- Meskipun telah mendapatkan sanksi dari Komdis AFC, PSSI tak kehabisan akan untuk terus berupaya agar laga Indonesia vs China dapat dilihat oleh penonton.
Seperti diketahui, Indonesia mendapat sanksi dari Komdis AFC berupa larangan menggelar pertandingan internasional dengan penonton. Sanksi ini didapat karena ulah suporter pada laga kualifikasi Piala AFC U-22 di Riau, Juli 2012.
Namun menurut Direktur Marketing PSSI, Edhi Prasetyo, laga yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 15 Oktober ini bisa dilihat penonton setelah berkonsultasi dengan AFC.
Ini kami lakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari AFC. Pertandingan tetap bisa ditonton meski hanya oleh sponsor dan partner PSSI, katanya seperti dilansir Antara.
Menurut dia, pada awalnya pihak PSSI mengajukan jumlah penonton yang bisa hadir di stadion mencapai 10 ribu orang. Namun yang terealisasi hanya 5 ribu termasuk media. Hal ini juga terkait dengan kapasitas tribun VVIP dan VIP di stadion terbesar di Indonesia.
Penonton dari kalangan sponsor dan partner yang akan melihat langsung pertandingan Timnas Indonesia melawan China, kata dia, tidak gratis melainkan harus membayar Rp3,5 juta untuk kategori VVIP dan Rp2,5 juga untuk kategori VIP.
Dana yang dikeluarkan oleh penonton ini sebagai pengganti kostum timnas asli, katanya.
Meski jumlah penonton yang bisa masuk ke stadion terbatas, pihaknya tetap akan memanjakan suporter yang tetap datang ke area stadion. PSSI berencana memasang empat giant screen yang akan ditempatkan di Parkir Timur dan Barat. (ant/dzi)
Seperti diketahui, Indonesia mendapat sanksi dari Komdis AFC berupa larangan menggelar pertandingan internasional dengan penonton. Sanksi ini didapat karena ulah suporter pada laga kualifikasi Piala AFC U-22 di Riau, Juli 2012.
Namun menurut Direktur Marketing PSSI, Edhi Prasetyo, laga yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 15 Oktober ini bisa dilihat penonton setelah berkonsultasi dengan AFC.
Ini kami lakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari AFC. Pertandingan tetap bisa ditonton meski hanya oleh sponsor dan partner PSSI, katanya seperti dilansir Antara.
Menurut dia, pada awalnya pihak PSSI mengajukan jumlah penonton yang bisa hadir di stadion mencapai 10 ribu orang. Namun yang terealisasi hanya 5 ribu termasuk media. Hal ini juga terkait dengan kapasitas tribun VVIP dan VIP di stadion terbesar di Indonesia.
Penonton dari kalangan sponsor dan partner yang akan melihat langsung pertandingan Timnas Indonesia melawan China, kata dia, tidak gratis melainkan harus membayar Rp3,5 juta untuk kategori VVIP dan Rp2,5 juga untuk kategori VIP.
Dana yang dikeluarkan oleh penonton ini sebagai pengganti kostum timnas asli, katanya.
Meski jumlah penonton yang bisa masuk ke stadion terbatas, pihaknya tetap akan memanjakan suporter yang tetap datang ke area stadion. PSSI berencana memasang empat giant screen yang akan ditempatkan di Parkir Timur dan Barat. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
Liga Inggris 16 Juli 2026, 18:12
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














