Rekap 4 Laga Patrick Kluivert Sebagai Pelatih Timnas Indonesia: 2 Kali Menang Tipis, 2 Kali Jadi Lumbung Gol
Ari Prayoga | 11 Juni 2025 11:43
Bola.net - Petualangan Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia resmi berakhir. Meskipun harus menelan kekalahan memalukan dari Jepang di laga pamungkas, Garuda tetap melenggang ke putaran keempat—sebuah pencapaian penting dalam sejarah sepak bola nasional.
Di bawah asuhan Patrick Kluivert, Timnas Indonesia menjalani fase transisi penuh tantangan dalam empat laga terakhir Grup C. Penunjukan Kluivert oleh PSSI pada Januari 2025 menggantikan Shin Tae-yong sempat menuai pro-kontra.
Namun, hasil akhir membuktikan bahwa eks striker timnas Belanda ini berhasil memenuhi target minimal: membawa Indonesia lolos ke putaran keempat.
Berikut adalah rangkuman performa Timnas Indonesia selama empat laga bersama Kluivert:
Australia 5-1 Indonesia: Debut Pahit Kluivert

Laga perdana Kluivert bersama skuad Merah Putih langsung menjadi ujian berat. Bertandang ke Sydney Football Stadium pada 20 Maret 2025, Indonesia dipermalukan Australia dengan skor telak 1-5.
Sempat memiliki peluang emas melalui penalti Kevin Diks di awal pertandingan, Indonesia gagal mencuri momentum. Gol hiburan dicetak oleh Ole Romeny, yang kala itu juga menjalani debut.
Kekalahan ini memicu gelombang kritik terhadap Kluivert, terutama soal taktik dan pemilihan pemain.
Indonesia 1-0 Bahrain: Kebangkitan di GBK

Empat hari berselang, Garuda bangkit di kandang sendiri. Di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 25 Maret, Indonesia mencuri kemenangan tipis atas Bahrain lewat gol semata wayang Romeny.
Kemenangan ini menjadi angin segar. Kluivert mulai mendapat pujian setelah melakukan rotasi dan menurunkan pemain seperti Rizky Ridho dan Joey Pelupessy sejak menit awal.
Hasil ini juga menjadi titik balik dalam perjalanan skuad Garuda menuju babak selanjutnya.
Indonesia 1-0 China: Kunci Tiket Lolos

Laga penting kontra China pada 5 Juni 2025 menjadi penentu nasib Indonesia di Grup C. Kemenangan 1-0 lewat penalti Romeny kembali membawa euforia bagi publik sepak bola nasional.
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia mengunci satu tiket ke putaran keempat. PSSI pun boleh bernafas lega, mengingat target yang ditetapkan sejak awal kini telah tercapai.
Jepang 6-0 Indonesia: Garuda Dihantam Realita Pahit

Tiket ke putaran keempat sudah di tangan, namun laga terakhir kontra Jepang di Suita City Stadium, 10 Juni 2025, menyisakan kekecewaan besar. Rotasi yang dilakukan Kluivert, termasuk menurunkan Beckham Putra sejak awal, gagal mengimbangi kekuatan Samurai Biru.
Indonesia kebobolan enam gol tanpa balas, dan meskipun laga ini tak menentukan nasib di klasemen, hasil tersebut kembali membuka ruang kritik terkait strategi dan kesiapan tim menghadapi lawan kelas dunia.
Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025. Dengan lawan-lawan yang jauh lebih berat menanti, Timnas Indonesia perlu melakukan evaluasi menyeluruh. Kluivert harus membuktikan bahwa ia tak hanya mampu membawa tim melangkah, tapi juga berkembang secara taktik dan mentalitas.
Statistik Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert

- Main: 4
- Menang: 2
- Imbang: 0
- Kalah: 2
- Cetak gol: 3
- Kebobolan: 11.
Jangan Lewatkan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 14 Maret 2026, 11:05
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Sprint Race Seri China di Shanghai Park
Otomotif 14 Maret 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Hari Ini Sabtu 14 Maret 2026
Liga Inggris 14 Maret 2026, 15:05
-
Duel Panas di Meazza! Inter Milan vs Atalanta, Misi Amankan Puncak Klasemen
Liga Italia 14 Maret 2026, 12:29
-
Ramadan Penuh Makna, ASBWI Ajak Anak Putri Rusun Marunda Belajar Sepak Bola
Lain Lain 14 Maret 2026, 11:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54















