Review: PSIS Semarang Imbangi Garuda Jaya
Editor Bolanet | 14 Februari 2014 22:38
- PSIS Semarang akhirnya menjadi tim pertama yang mampu menghentikan catatan selalu menang Timnas Indonesia U-19 di Tur Nusantara. Bermain di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (14/2/2014) malam, Garuda Jaya hanya mampu bermain imbang 1-1.
Pada laga tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri memainkan penggawa terbaik Garuda Jaya. Trio Maldini, Ilham Udin dan Muchlis Hadi menjadi andalan untuk menggempur pertahanan tuan rumah PSIS Semarang.
Pertandingan yang mendapatkan dukungan dari puluhan ribu suporter ini berlangsung seru sejak menit pertama. Evan Dimas sempat membuat pendukung tuan rumah menahan nafas pada menit ke-9. Beruntung tendangan kapten Garuda Jaya tersebut belum menemui sasaran.
Tuan rumah memberikan serangan balasan pada menit ke-20. Saptono yang mampu lepas dari kawalan bek Garuda Jaya mampu berhadapan dengan kiper Timnas U-19, Awan Setho masih mampu mengamankan gawangnya.
Saptono kembali memberikan ancaman pada menit ke-26. Namun lagi-lagi peluang tersebut gagal dimaksimalkan Saptono menjadi gol setelah tendangannya melebar dari sasaran.
Pertandingan semakin seru di sisa waktu babak pertama. Timnas U-19 nyaris menjebol gawang PSIS jelang pertandingan babak pertama usai. Sayang, tendangan Muchlis Hadi masih melambung di atas mistar gawang PSIS.
Usai hanya bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Timnas U-19 mencoba bermain lebih agresif di babak kedua. Dalam tempo lima menit babak kedua berjalan, Garuda Jaya memperoleh dua peluang matang yang masih belum mampu menjebol gawang PSIS.
Kebuntuan timnas U-19 akhirnya pecah pada menit ke-63. Memanfaatkan umpan dari Muchlis Hadi yang lolos dari jebakan offside mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Ilham Udin Armayn untuk membawa Indonesia memimpin.
Namun sayang keunggulan tersebut tak berlangsung lama. Tiga menit berselang, PSIS mampu menyamakan kedudukan setelah Syahrul Gunawan melakukan gol bunuh diri setelah usahanya menghalau bola justru masuk ke gawang sendiri. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Usai gol dari PSIS Semarang tersebut, pertandingan sempat dihentikan karena asap flare yang dinyalakan suporter masuk ke dalam lapangan dan mengganggu penglihatan kedua tim.
Setelah dilanjutkan, Garuda Jaya memberikan ancaman pada menit ke-76 melalui tendangan bebas Evan Dimas. Semenit berselang giliran Dimas Drajad yang gagal memanfaatkan peluang setelah menerima umpan dari Ilham Udin.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim terus berusaha untuk membuat gol tambahan. Namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
Hasil ini sekaligus mengakhiri rentetan kemenangan yang diraih Timnas Indonesia U-19 di empat laga sebelumnya di Tur Nusantara 2014. (bola/dzi)
Pada laga tersebut, pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri memainkan penggawa terbaik Garuda Jaya. Trio Maldini, Ilham Udin dan Muchlis Hadi menjadi andalan untuk menggempur pertahanan tuan rumah PSIS Semarang.
Pertandingan yang mendapatkan dukungan dari puluhan ribu suporter ini berlangsung seru sejak menit pertama. Evan Dimas sempat membuat pendukung tuan rumah menahan nafas pada menit ke-9. Beruntung tendangan kapten Garuda Jaya tersebut belum menemui sasaran.
Tuan rumah memberikan serangan balasan pada menit ke-20. Saptono yang mampu lepas dari kawalan bek Garuda Jaya mampu berhadapan dengan kiper Timnas U-19, Awan Setho masih mampu mengamankan gawangnya.
Saptono kembali memberikan ancaman pada menit ke-26. Namun lagi-lagi peluang tersebut gagal dimaksimalkan Saptono menjadi gol setelah tendangannya melebar dari sasaran.
Pertandingan semakin seru di sisa waktu babak pertama. Timnas U-19 nyaris menjebol gawang PSIS jelang pertandingan babak pertama usai. Sayang, tendangan Muchlis Hadi masih melambung di atas mistar gawang PSIS.
Usai hanya bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Timnas U-19 mencoba bermain lebih agresif di babak kedua. Dalam tempo lima menit babak kedua berjalan, Garuda Jaya memperoleh dua peluang matang yang masih belum mampu menjebol gawang PSIS.
Kebuntuan timnas U-19 akhirnya pecah pada menit ke-63. Memanfaatkan umpan dari Muchlis Hadi yang lolos dari jebakan offside mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Ilham Udin Armayn untuk membawa Indonesia memimpin.
Namun sayang keunggulan tersebut tak berlangsung lama. Tiga menit berselang, PSIS mampu menyamakan kedudukan setelah Syahrul Gunawan melakukan gol bunuh diri setelah usahanya menghalau bola justru masuk ke gawang sendiri. Skor pun menjadi imbang 1-1.
Usai gol dari PSIS Semarang tersebut, pertandingan sempat dihentikan karena asap flare yang dinyalakan suporter masuk ke dalam lapangan dan mengganggu penglihatan kedua tim.
Setelah dilanjutkan, Garuda Jaya memberikan ancaman pada menit ke-76 melalui tendangan bebas Evan Dimas. Semenit berselang giliran Dimas Drajad yang gagal memanfaatkan peluang setelah menerima umpan dari Ilham Udin.
Di sisa waktu pertandingan, kedua tim terus berusaha untuk membuat gol tambahan. Namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, skor imbang 1-1 tetap bertahan.
Hasil ini sekaligus mengakhiri rentetan kemenangan yang diraih Timnas Indonesia U-19 di empat laga sebelumnya di Tur Nusantara 2014. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18











