Review: Timnas U-23 Gagal Bobol Gawang Lazio
Editor Bolanet | 20 Juli 2014 23:55
- Kekalahan kembali mendera Timnas U-23 pada tur ujicoba Italia mereka. Bertemu SS Lazio di Stadio Comunale, Auronzo d Cadore, Italia, Garuda Muda ditekuk dua gol tanpa balas.
Sama seperti saudara sekota mereka, AS Roma yang dihadapi Timnas U-23 sebelumnya, Lazio juga tetap menunjukkan keseriusannya. Tak hanya terus menyerang pertahanan Garuda Muda sepanjang pertandingan, Biancoseleste juga memberikan pressing ketat. Walhasil Indonesia tak banyak memiliki peluang di laga ini.
Lazio membuka keunggulannya pada menit ke-14 melalui sepakan first time Bruno Pereirinha. Gol ini berawal dari crossing Luis Pedro Cavanda dari sisi kiri.
Tujuh menit setelah gol tersebut, Andritany Ardhiyasa sempat menunjukkan kecemerlangannya dalam menahan penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih begitu Victor Igbonefo menjatuhkan Keita Balde Diao di kotak terlarang. Namun eksekusi Keita mampu digagalkan Andritany dan skor 1-0 untuk Lazio bertahan hingga turun minum.
Allenatore Lazio, Stefano Pioli, banyak melakukan rotasi di babak kedua. Tenaga segar dan anyar ini membuat Lazio makin rajin menekan Timnas U-23. Hasilnya, mereka mampu menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-65, melalui pemain yang baru masuk, Filip Djordjevic.
Sementara pelatih Aj Santoso yang memasukkan Yandi Sofyan dan Fandi Eko Utomo memang mampu mengubah serangan Indonesia menjadi peluang. Seperti peluang yang didapat Fandi pada menit ke-80 yang membentur tiang gawang.
Hingga laga usai, Timnas U-23 gagal membobol gawang Lazio. Skor 2-0 pun bertahan hingga laga usai.
(bola/fjr)
Sama seperti saudara sekota mereka, AS Roma yang dihadapi Timnas U-23 sebelumnya, Lazio juga tetap menunjukkan keseriusannya. Tak hanya terus menyerang pertahanan Garuda Muda sepanjang pertandingan, Biancoseleste juga memberikan pressing ketat. Walhasil Indonesia tak banyak memiliki peluang di laga ini.
Lazio membuka keunggulannya pada menit ke-14 melalui sepakan first time Bruno Pereirinha. Gol ini berawal dari crossing Luis Pedro Cavanda dari sisi kiri.
Tujuh menit setelah gol tersebut, Andritany Ardhiyasa sempat menunjukkan kecemerlangannya dalam menahan penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih begitu Victor Igbonefo menjatuhkan Keita Balde Diao di kotak terlarang. Namun eksekusi Keita mampu digagalkan Andritany dan skor 1-0 untuk Lazio bertahan hingga turun minum.
Allenatore Lazio, Stefano Pioli, banyak melakukan rotasi di babak kedua. Tenaga segar dan anyar ini membuat Lazio makin rajin menekan Timnas U-23. Hasilnya, mereka mampu menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-65, melalui pemain yang baru masuk, Filip Djordjevic.
Sementara pelatih Aj Santoso yang memasukkan Yandi Sofyan dan Fandi Eko Utomo memang mampu mengubah serangan Indonesia menjadi peluang. Seperti peluang yang didapat Fandi pada menit ke-80 yang membentur tiang gawang.
Hingga laga usai, Timnas U-23 gagal membobol gawang Lazio. Skor 2-0 pun bertahan hingga laga usai.
(bola/fjr)
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Unai Emery Diidamkan Manchester United dan Real Madrid
Liga Inggris 21 April 2026, 05:45
-
Respon Berkelas Alvaro Arbeloa Soal Isu Jose Mourinho Balik ke Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 05:09
-
Bila Tottenham Degradasi, Arsenal Bidik Lucas Bergvall?
Liga Inggris 21 April 2026, 04:59
-
Teka-Teki 'Last Dance' Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 April 2026, 01:28
-
Mungkinkah Real Madrid Reuni dengan Jose Mourinho?
Liga Spanyol 21 April 2026, 00:30
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00













