Review: Yaman Mampu Imbangi Timnas U-19
Editor Bolanet | 25 Mei 2014 21:23
- Timnas Indonesia U-19 gagal mengulang hasil gemilang saat kembali bertemu Yaman U-19. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Minggu (25/5) malam, Garuda Jaya hanya mampu bermain imbang 1-1.
Menurunkan skuat yang berbeda dibandingkan pertemuan pertama, pelatih Indra Sjafri tampaknya ingin memberikan jam terbang kepada seluruh anak asuhnya. Terbukti, semua pemain yang turun pada laga ini merupakan pemain yang tak bermain di pertemuan pertama melawan Yaman.
Perubahan besar-besaran yang terjadi pada komposisi pemain Indonesia ini tak memberikan pengaruh besar bagi permainan Indonesia di awal-awal babak pertama. Hendra Sandi dkk terbukti tetap mampu menguasai permainan dengan mengandalkan bola-bola pendek dari kaki ke kaki.
Sementara itu, Yaman yang tampaknya bertekad membalas kekalahan 0-3 di pertemuan pertama juga mencoba mengimbangi permainan Garuda Jaya lewat strategi counter attack. Meskipun kedua tim sama-sama mampu menciptakan peluang, namun hingga babak pertama usai skor tetap imbang tanpa gol.
Pada paruh kedua, Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka. Pada menit ke-57, pemain belakang Yaman melakukan handball di dalam kotak penalti. Tanpa cela, Hendra Sandi yang maju sebagai eksekutor mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Namun keunggulan tersebut harus sirna setelah Miftahul Hamdi melakukan pelanggaran kepada pemain Yaman di kotak terlarang. Osamah Anbar yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. SKor pun berubah menjadi 1-1.
Di sisa pertandingan, kedua tim terus mencoba untuk mencari gol tambahan. Namun hingga pertandingan usai, tak ada gol tambahan yang tercipta sehingga skor 1-1 tetap bertahan. (bola/dzi)
Menurunkan skuat yang berbeda dibandingkan pertemuan pertama, pelatih Indra Sjafri tampaknya ingin memberikan jam terbang kepada seluruh anak asuhnya. Terbukti, semua pemain yang turun pada laga ini merupakan pemain yang tak bermain di pertemuan pertama melawan Yaman.
Perubahan besar-besaran yang terjadi pada komposisi pemain Indonesia ini tak memberikan pengaruh besar bagi permainan Indonesia di awal-awal babak pertama. Hendra Sandi dkk terbukti tetap mampu menguasai permainan dengan mengandalkan bola-bola pendek dari kaki ke kaki.
Sementara itu, Yaman yang tampaknya bertekad membalas kekalahan 0-3 di pertemuan pertama juga mencoba mengimbangi permainan Garuda Jaya lewat strategi counter attack. Meskipun kedua tim sama-sama mampu menciptakan peluang, namun hingga babak pertama usai skor tetap imbang tanpa gol.
Pada paruh kedua, Indonesia mencoba meningkatkan intensitas serangan mereka. Pada menit ke-57, pemain belakang Yaman melakukan handball di dalam kotak penalti. Tanpa cela, Hendra Sandi yang maju sebagai eksekutor mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.
Namun keunggulan tersebut harus sirna setelah Miftahul Hamdi melakukan pelanggaran kepada pemain Yaman di kotak terlarang. Osamah Anbar yang maju sebagai eksekutor mampu menjalankan tugasnya dengan baik. SKor pun berubah menjadi 1-1.
Di sisa pertandingan, kedua tim terus mencoba untuk mencari gol tambahan. Namun hingga pertandingan usai, tak ada gol tambahan yang tercipta sehingga skor 1-1 tetap bertahan. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
-
Indra Sjafri Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-22 Angkat Koper dari SEA Games 2025
Tim Nasional 12 Desember 2025, 23:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Persebaya 9 Mei 2026
Bola Indonesia 8 Mei 2026, 20:18
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs PSM Makassar 9 Mei 2026
Bola Indonesia 8 Mei 2026, 19:47
-
Prediksi PSS Sleman vs Garudayaksa 9 Mei 2026
Bola Indonesia 8 Mei 2026, 18:52
-
Paceklik Gol di AC Milan, Christian Pulisic Tegaskan tak Panik
Liga Italia 8 Mei 2026, 17:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55















