Revolusi Timnas Malaysia Demi Saingi Indonesia: 5 Pemain Naturalisasi Siap Perkuat Harimau Malaya
Asad Arifin | 3 Juni 2025 10:33
Bola.net - Timnas Malaysia tengah bersiap menghadapi perubahan besar. Setelah mengandalkan pemain naturalisasi dari klub lokal, kini Harimau Malaya mengambil langkah lebih berani dengan merekrut pemain yang berkarier di luar negeri.
Langkah ini terinspirasi dari keberhasilan Timnas Indonesia dalam memaksimalkan potensi pemain diaspora seperti Jay Idzes dan Kevin Diks. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pun mulai bergerak serupa dengan mendatangkan pemain berkualitas dari luar negeri.
Salah satu gebrakan terbaru adalah keberhasilan menaturalisasi Facundo Garces, bek tengah tangguh Alaves di La Liga. Garces sebelumnya merupakan andalan Colon di Argentina dan menjadi simbol perubahan besar dalam strategi naturalisasi Malaysia.
Jika sebelumnya FAM cenderung memilih pemain yang telah lama berkiprah di liga domestik, kini mereka mengincar pemain yang memiliki pengalaman di level kompetisi elite.
Dari Naturalisasi Lokal ke Standar Internasional

Sebelum perubahan ini, sebagian besar pemain naturalisasi Malaysia berasal dari kompetisi lokal, seperti Sergio Aguero, Natxo Insa, hingga Romel Morales. Meski berkontribusi, kemampuan mereka kerap dianggap belum cukup untuk membawa Malaysia bersaing di level Asia.
Langkah agresif FAM dalam menaturalisasi pemain dari luar negeri menjadi bukti bahwa Malaysia tak ingin tertinggal dari rival regional seperti Indonesia. Dengan kombinasi pemain lokal dan naturalisasi berkelas internasional, Harimau Malaya siap tampil lebih kompetitif di level Asia.
Deretan pemain baru dari luar negeri yang sedang dalam proses atau sudah resmi dinaturalisasi diyakini bisa meningkatkan kualitas tim secara signifikan. Berikut lima pemain yang menjadi bagian dari revolusi Harimau Malaya:
1. Facundo Garces (25 tahun)

Klub: Deportivo Alaves (La Liga)
Posisi: Bek Tengah
Garces menjadi simbol era baru naturalisasi Malaysia. Bermain di La Liga, ia membawa pengalaman bertanding melawan penyerang kelas dunia.
Dengan postur yang ideal dan kemampuan membaca permainan yang mumpuni, Garces berpotensi menjadi pemimpin di lini belakang Malaysia. Kombinasi dirinya dengan pemain lokal yang energik bisa menciptakan pertahanan yang solid.
2. Rodrigo Holgado (29 tahun)
Klub: CD America
Posisi: Penyerang
Holgado merupakan penyerang khas Amerika Latin—tajam, agresif, dan memiliki naluri mencetak gol tinggi. Ia mengoleksi 17 gol dari 44 laga musim lalu bersama CD America.
Dengan rekam jejak di klub-klub besar Argentina seperti San Lorenzo dan Gimnasia La Plata, Holgado menjadi opsi berkualitas yang selama ini sulit dimiliki lini depan Malaysia. Jika proses naturalisasinya selesai, Malaysia bisa memiliki penyerang murni yang menakutkan.
3. Imanol Machuca (25 tahun)
Klub: Velez Sarsfield
Posisi: Winger Kanan
Meski belum menonjol secara statistik, gaya bermain Machuca yang eksplosif dan agresif sangat cocok dengan kebutuhan Malaysia di sektor sayap.
Imanol Machuca rutin tampil untuk Velez Sarsfield, salah satu klub besar Argentina, yang menandakan kapasitasnya dalam menghadapi tekanan pertandingan tingkat tinggi.
4. Jon Irazabal (28 tahun)
Klub: Sabah FC
Posisi: Bek Tengah / Bek Kiri
Irazabal sudah merumput di Liga Malaysia sejak musim 2022/2023, namun baru belakangan ini namanya mencuat dalam proyek naturalisasi. Lulusan akademi Eibar dan mantan pemain Mirandes ini dikenal fleksibel dan disiplin.
Jon Irazabal mampu bermain di beberapa posisi di lini belakang serta memiliki keunggulan dalam duel udara. Pengalaman bermain di sepak bola Spanyol tentu menjadi nilai tambah.
5. Hector Hevel (29 tahun)
Klub: Portimonense (Portugal)
Posisi: Gelandang Serang / Winger
Hevel sudah menjalani debut bersama Timnas Malaysia pada Maret 2025 lalu. Mantan pemain Timnas Belanda U-20 ini dikenal sebagai playmaker modern dengan visi permainan tajam, teknik tinggi, dan kemampuan melepas umpan terukur.
Hector Hevel juga pernah bermain bersama Denzel Dumfries di level junior. Latar belakang akademi Belanda membuatnya membawa pendekatan berbeda dalam membangun permainan di lini tengah Malaysia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Persaingan Ketat Lima Tim Teratas Liga Italia Serie A 2025-2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 17:47
-
Madura United Fokus Benahi Tim jelang Putaran Kedua BRI Super League 2025/26
Bola Indonesia 13 Januari 2026, 17:26
-
Tambah 3 Rider Muda, Ini Daftar 9 Anak Didik Valentino Rossi di VR46 Riders Academy 2026
Otomotif 13 Januari 2026, 17:02
-
Cek Pembagian Pot Drawing Piala AFF 2026: Posisi Timnas Indonesia Sangat Mencekam!
Tim Nasional 13 Januari 2026, 16:59
-
Jadwal Lengkap Carabao Cup 2025/2026
Liga Inggris 13 Januari 2026, 16:11
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester City Lawan Newcastle: Haaland Jadi Andalan
Liga Inggris 13 Januari 2026, 16:01
-
Ucapan Joan Laporta Terbukti: Kekacauan di Real Madrid dan Akhir Xabi Alonso
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:44
LATEST EDITORIAL
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22












