Sanksi Berat Fadly Alberto dkk. Picu Langkah Banding Bhayangkara FC U-20
Dimas Ardi Prasetya | 1 Mei 2026 14:34
Bola.net - Komite Disiplin (Komdis) PSSI sebelumnya telah menjatuhkan sanksi berat pada sejumlah pemain dan ofisial Bhayangkara FC U-20 dan manajer tim tersebut yakni Yongky Pamungkas memastikan pihaknya akan mencoba melakukan banding atas hukuman tersebut.
Komdis PSSI menjatuhkan total tujuh sanksi pada tujuh individu berbada. Di antaranya, Fadly Alberto dijatuhi hukuman larangan bermain selama tiga tahun.
Lalu tiga pemain lainnya yakni Aqilah Lissunnah Aljundi, Afrizal Riqh, dan Ahmad Catur mendapatkan sanksi larangan bermain selama dua tahun. Sementara itu M. Mufdi Iskandar menerima larangan bermain selama satu tahun dan satu ofisial tim yakni Muklis Hadi Ning juga dijatuhi larangan mendampingi tim dalam empat pertandingan.
Yongky menegaskan pihak klub tetap menghormati keputusan Komite Disiplin PSSI, namun melihat perlunya peninjauan ulang terhadap beberapa poin penting dalam keputusan tersebut.
“Kami menghormati keputusan Komite Disiplin PSSI. Namun, kami menilai ada beberapa hal yang masih perlu dikaji ulang secara lebih komprehensif dan proporsional, terutama terkait durasi sanksi yang dijatuhkan kepada pemain,” terang Yongky.
Alasan Lakukan Banding
Menurutnya, terdapat aspek yang belum sepenuhnya mencerminkan situasi di lapangan secara utuh. Termasuk posisi beberapa pemain Bhayangkara FC U-20 yang juga terdampak dalam insiden tersebut.
"Kami melihat ada fakta-fakta di lapangan yang perlu menjadi pertimbangan lebih dalam, termasuk kondisi di mana beberapa pemain kami juga berada dalam posisi sebagai pihak yang terdampak,” lanjutnya.
Bhayangkara FC U-20 pun memastikan akan menempuh jalur banding ke Komite Banding PSSI sebagai langkah lanjutan.
"Kami memastikan akan mengajukan banding. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendapatkan penilaian yang lebih objektif, menyeluruh, dan berimbang,” tegas Yongky.
Saling Mengenal Dengan Baik
Di sisi lain, ia juga menekankan hubungan antara pemain Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 sejatinya sangat dekat dan akrab. Menurutnya, para pemain dari kedua tim merupakan bagian dari generasi muda sepak bola Indonesia yang tumbuh dalam lingkungan kompetisi yang sama, sehingga sudah saling mengenal satu sama lain dengan cukup baik.
"Para pemain ini saling mengenal dengan baik, bahkan berkomunikasi di luar lapangan. Banyak dari mereka pernah bertemu di berbagai ajang, baik di level kompetisi maupun kegiatan lainnya, sehingga hubungan yang terjalin sebenarnya sangat positif,” ujar Yongky.
Ia menambahkan kedekatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan dan sportivitas tetap terjaga di antara para pemain muda.
“Hubungan mereka sangat dekat dan penuh rasa saling menghargai. Jadi apa yang terjadi kemarin murni karena emosi sesaat dalam pertandingan dengan tensi tinggi, bukan sesuatu yang mencerminkan hubungan pribadi mereka,” tutupnya.
Ke depan, Bhayangkara FC U-20 memastikan akan melakukan evaluasi internal sekaligus memperkuat pembinaan kepada para pemain muda agar tetap menjunjung tinggi sportivitas. Meski demikian, klub tetap berkomitmen untuk memperjuangkan hak para pemain melalui jalur yang telah diatur.
Baca Juga:
Usai Kasus Tendangan Kungfu dan Minta Maaf, Fadly Alberto Hengga Masih Bisa Kembali ke Timnas Indonesia U-20? Nova Arianto Memberikan Penjelasan
Fadly Alberto Hengga, Dari Latar Belakang Sederhana ke Tantangan Karier yang Berat
Hasil Lengkap Mediasi Dewa United dengan Bhayangkara FC soal Tendangan Kungfu: Proses Hukum Batal, Permintaan Maaf Fadly Alberto Diterima
Pelatih Persija Geram dengan Tendangan Kungfu di Laga Bhayangkara FC U-20 Vs Dewa United U-20, Sebut Pemain U-20 Bukan Anak-Anak Lagi
Fadly Alberto Minta Maaf: Perbuatan Bodoh Saya Menendang Rakha Nurkholis
Cerita di Balik Tendangan Kungfu Fadly Alberto di EPA U-20: Benarkah Ada Ucapan Rasisme di Stadion?
Yunus Nusi soal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Erick Thohir Mengutuk Keras Kejadian dan Pemain, Ada Kelalaian Perangkat Pertandingan
Firman Utina Murka Pelatih Kiper Bhayangkara FC U-20 Ikut-ikutan Fadly Alberto Serang Skuad Dewa United U-20: Kamu Itu Pelatih, Bukan Preman
Nova Arianto Soal Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Pasti Ada Konsekuensi, Sudah Seharusnya Berikan Contoh yang Baik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


