Shin Tae-yong Masuk Daftar Contact Tracing COVID-19 dan Tunda ke Indonesia, Ini Respons PSSI
Gia Yuda Pradana | 6 Agustus 2021 15:24
Bola.net - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang sekarang masih berada di Korea Selatan masuk daftar contact tracing COVID-19. Alhasil, juru racik berusia 50 tahun itu harus menunda keberangkatannya ke Jakarta.
Shin Tae-yong masuk daftar contact tracing pemerintah Korea Selatan pada awal pekan ini setelah temannya dinyatakan positif COVID-19. Ia dan rekannya sebelumnya makan bersama.
Akibatnya, Shin Tae-yong harus dikarantina dan tidak jadi datang ke Indonesia Senin (9/8/2021). Ia diperkirakan baru bisa tiba di Jakarta pada pekan ketiga bulan ini.
Peristiwa ini tentu cukup disesali oleh PSSI. Apalagi, jika dihitung, jadwal kedatangan Shin Tae-yong ke Indonesia sudah molor tiga kali sejak ia pulang ke Negeri Ginseng pada 28 Juni lalu.
"Tentu dengan kejadian ini PSSI sangat menyayangkan sekali," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, disadur dari laman PSSI, Jumat (6/8).
"Padahal Shin Tae-yong sudah ditunggu dengan tugas-tugas yang banyak untuk persiapan Timnas Indonesia senior, Timnas Indonesia U-23, dan Timnas Indonesia U-19," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Dampak Bagi Timnas Indonesia

Kembali ditundanya jadwal kedatangan Shin Tae-yong ke Indonesia diakui Yunus cukup berdampak bagi persiapan tim. Pada bulan ini, PSSI berencana menggelar pemusatan latihan (TC) untuk Timnas Indonesia yang akan melawan Taiwan di babak play off Kualifikasi Piala AFC 2023.
"Road map pelaksanaan pemusatan latihan Timnas Indonesia juga mengalami perubahan. Shin Tae-yong akan merevisi road map terbaru dan segera dikirimkan ke PSSI," tuturnya.
"Kami juga berharap tidak ada masalah terkait kesehatan dan kondisi Shin Tae-yong," imbuh Yunus.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Teman Terkena COVID-19, Jadwal Kedatangan Shin Tae-yong ke Indonesia Molor Lagi
- Fans Bertanya, Rizky Ridho Menjawab: Tentang Persebaya, Virgil Van Dijk, hingga Raisa
- Saddam Gaffar yang Menjadi Penyerang Karena Mengidolai Bambang Pamungkas
- Harapan Nova Arianto, Ingin Lihat Timnas Indonesia di Olimpiade dan Piala Dunia
- Gong Oh-kyun, Mantan Asisten Pelatih Timnas Indonesia Itu Resmi Gabung Klub Korea Selatan
- Gabung Klub Malaysia, Market Value Ryuji Utomo dan Saddil Ramdani Alami Kenaikan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









