Saddam Gaffar yang Menjadi Penyerang Karena Mengidolai Bambang Pamungkas

Gia Yuda Pradana | 4 Agustus 2021 10:37
Saddam Gaffar (c) Bola.com/Ikhwan Yanuar

Bola.net - Bambang Pamungkas adalah sosok panutan banyak pesepak bola generasi sekarang. Salah satu yang mengidolai mantan penyerang Timnas Indonesia itu adalah Saddam Gaffar.

Saddam Gaffar mengaku telah melalui proses panjang dalam kariernya sampai mantap bermain sebagai penyerang. Menurut pemain Timnas Indonesia itu, dia memilih menjadi penyerang karena mengidolai Bambang Pamungkas.

Nama Saddam Gaffar sendiri mulai dikenal setelah menembus skuad Timnas Indonesia U-19. Ketika itu, pelatih Shin Tae-yong memainkannya di lini serang Timnas U-19 saat melakoni pemusatan latihan di Kroasia pada 2020.

Saddam Gaffar ternyata pernah memainkan sejumlah posisi berbeda dalam kariernya, mulai dari kiper hingga gelandang. Saddam kemudian memilih menjadi penyerang sejak bersekolah SMP.

1 dari 2 halaman

Terinspirasi Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas (c) Bola.net

"Waktu itu, pelatih menyuruh saya menjadi kiper. Soalnya postur tubuh saya idealnya kiper. Setelah itu ke bek kiri, stopper, gelandang, sayap, lalu penyerang," kata Saddam Gaffar di YouTube PSSI.

Selain itu, Saddam juga tak menampik ada peran Bambang Pamungkas dalam keputusannya mantap menjadi penyerang. Menurut Saddam, legenda Persija Jakarta itu punya kemampuan yang mumpuni di lini depan.

"Saya mengidolasi mas Bambang (Bambang pamungkas). Engga tahu kenapa mainnya bikin enak kalau dilihat dari duel-duelnya. Walaupun posturnya kecil, akan tetapi lompatannya tinggi," ucap Saddam Gaffar yang kini membela PSS Sleman itu.

2 dari 2 halaman

Gemilang di PSS

Logo PSS Sleman (c) Bola.com/Adreanus Titus

Saddam Gaffar merupakan pemain asli binaan akademi PSS Sleman. Pemain berusia 19 tahun itu sukses menembus skuad senior PSS sejak 2019.

Sejauh ini, Saddam Gaffar telah tampil sebanyak empat kali untuk PSS. Saddam juga sukses mencetak dua gol di Piala Menpora 2021.

Saddam merupakan aset masa depan PSS. Saat ini, dia adalah pemain muda Indonesia dengan nilai pasar yang cukup tinggi, yakni 225 ribu euro (Rp3,8 miliar).

Disadur dari: Bola.com/Zulfirdaus Harahap/Rizki Hidayat

Published: 4 Agustus 2021

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR