Statistik Indonesia Terhambat 'Bus' Filipina
Editor Bolanet | 11 Oktober 2013 09:34
- Timnas U-19 Indonesia meraih kemenangan kedua dalam lanjutan kualifikasi Piala AFC U-19 dengan menumbangkan Filipina lewat skor 2-0. Kesulitan menembus pertahanan Filipina yang bermain total bertahan, Evan Dimas dkk hanya mampu mengkonversi 2 gol dari total 12 gol tendangan ke gawang Filipina.
Dari segi permainan, Indonesia jauh lebih unggul dari lawannya semalam. Tim asuhan Indra Sjafri itu mengurung pertahanan The Azkals sepanjang 90 menit, dengan penguasaan bola 70 persen berbanding 30 persen untuk Filipina.
Usaha Filipina yang hanya mengandalkan serangan balik tak terlalu menyulitkan barisan pertahanan Indonesia. Dari total 6 tembakan pemain Filipina, 4 di antaranya mengarah ke gawang Indonesia tetapi tidak ada yang mampu menyulitkan kiper Ravi Murdianto.
Sementara Indonesia yang konstan menyerang mampu melepas 12 tendangan ke arah gawang Filipina sementara 12 lainnya melenceng. Serangan seporadis Indonesia juga menghasilkan 9 tendangan penjuru, sementara Filipina hanya mendapat 1 kali kesempatan tendangan pojok.
Upaya lini depan Indonesia untuk membongkar barisan pertahanan Filipina baru membuahkan hasil melalui tendangan bebas Hargianto di menit ke-27 dan tendangan Yabes Roni Malaifani dalam kotak penalti lawan di menit ke-83. Khusus untuk Yabes, pemain asal Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur itu mencatatkan prestasi tersendiri setelah mencetak gol di laga debutnya.
Jika dibandingkan saat bermain melawan Laos, permainan Indonesia sejatinya mengalami peningkatan, terutama kecepatan umpan pendek yang selama ini menjadi andalan. Hanya saja permainan negatif yang diperagakan Filipina membuat Garuda Jaya harus puas dengan torehan dua gol.
Pertandingan sendiri berjalan menarik dengan dua tim melakukan pelanggaran yang relatif seimbang, 10 untuk Indonesia dan 11 untuk Filipina. Kedua tim juga sama-sama mendapat satu kartu kuning.
Meski menang, harapan Indonesia untuk lolos sebagai juara grup sedikit terhambat karena kalah agregat gol dengan Korsel. Timnas U-19 harus menang di laga terakhir jika ingin menjadi juara grup, sementara bagi Korsel hasil imbang sudah cukup mengantarkan mereka lolos dengan juara grup.
Susunan pemain Filipina vs Indonesia:
(bola/mac)
Dari segi permainan, Indonesia jauh lebih unggul dari lawannya semalam. Tim asuhan Indra Sjafri itu mengurung pertahanan The Azkals sepanjang 90 menit, dengan penguasaan bola 70 persen berbanding 30 persen untuk Filipina.
Usaha Filipina yang hanya mengandalkan serangan balik tak terlalu menyulitkan barisan pertahanan Indonesia. Dari total 6 tembakan pemain Filipina, 4 di antaranya mengarah ke gawang Indonesia tetapi tidak ada yang mampu menyulitkan kiper Ravi Murdianto.
Sementara Indonesia yang konstan menyerang mampu melepas 12 tendangan ke arah gawang Filipina sementara 12 lainnya melenceng. Serangan seporadis Indonesia juga menghasilkan 9 tendangan penjuru, sementara Filipina hanya mendapat 1 kali kesempatan tendangan pojok.
Upaya lini depan Indonesia untuk membongkar barisan pertahanan Filipina baru membuahkan hasil melalui tendangan bebas Hargianto di menit ke-27 dan tendangan Yabes Roni Malaifani dalam kotak penalti lawan di menit ke-83. Khusus untuk Yabes, pemain asal Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur itu mencatatkan prestasi tersendiri setelah mencetak gol di laga debutnya.
Jika dibandingkan saat bermain melawan Laos, permainan Indonesia sejatinya mengalami peningkatan, terutama kecepatan umpan pendek yang selama ini menjadi andalan. Hanya saja permainan negatif yang diperagakan Filipina membuat Garuda Jaya harus puas dengan torehan dua gol.
Pertandingan sendiri berjalan menarik dengan dua tim melakukan pelanggaran yang relatif seimbang, 10 untuk Indonesia dan 11 untuk Filipina. Kedua tim juga sama-sama mendapat satu kartu kuning.
Meski menang, harapan Indonesia untuk lolos sebagai juara grup sedikit terhambat karena kalah agregat gol dengan Korsel. Timnas U-19 harus menang di laga terakhir jika ingin menjadi juara grup, sementara bagi Korsel hasil imbang sudah cukup mengantarkan mereka lolos dengan juara grup.
Susunan pemain Filipina vs Indonesia:
Filipina: Ronilo Jr Valles Bayan (GK); Amani Manuel Santos, Resuma Raphael, Julian Mariano, Jay R Bucayan; Junell Mark Bautista Valentino Calvo, Nikko Ralph, Keanu Alvares (John Kanayama '80); David Angelo, Daniel Gadia (C).
Indonesia: Ravi Murdianto (GK), Mahdi Fahri, Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama, M Fatchu Rahman (Hendra Sandi G '85'); M Hargianto, Zulfiandi (Paolo Sitanggang '65), Evan Dimas (C); Dinan Yahdian (Yabes Roni '68), Ilham Udin, Mukhlis Hadi NS. [initial]
Baca Seputar Kualifikasi Piala AFC U-19
Sepak Terjang Evan Dimas Disorot Barcelona
Klub Profesional Diminta Tak Dekati Timnas U-19
Indra Sjafri: Grafik Korsel Cenderung Menurun
Cueki Produktivitas Gol, Indra Optimis Kalahkan Korsel
Bermain Negatif Jalan Terakhir Filipina
Indra Sjafri Keluhkan Permainan Negatif Filipina
Review AFC U-19: Garuda Jaya Jegal The Azkals
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Transfer Ederson ke Manchester United 100 Persen Selesai
Liga Inggris 6 Juni 2026, 19:02
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















