Termasuk Dibantai Bahrain 10-0, Inilah 15 Kekalahan Terbesar Timnas Indonesia
Afdholud Dzikry | 13 Juli 2020 14:24
Bola.net - Selain kemenangan besar yang pernah diraih timnas Indonesia, tim Merah Putih juga pernah merasakan kekalahan dengan skor yang besar. Berikut adalah 15 kekalahan terbesar timnas Indonesia.
Situs penyedia data statistik, RSSSF mencatat, kekalahan telak pertama Timnas Indonesia adalah dari Yugoslavia. Skuad Garuda dipermak 1-5 di pertandingan persahabatan pada 1956 silam.
Era 1950-an hingga 1990-an, skor pertandingan Timnas Indonesia memang kerap mencolok. Baik itu kemenangan maupun kekalahan.
Mulai era 2000-an hingga sekarang, hasil pertandingan mulai berimbang. Skor-skor besar hampir jarang terjadi. Mengingat, tiap lawan mulai mengalami perkembangan.
Saat kualitas tim lain perlahan meningkat, Timnas Indonesia justru sebaliknya. Skuad Garuda babak belur di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Termasuk ketika dihancurkan Uni Emirat Arab (UEA) 0-5 pada babak penyisihan Grup G, 10 Oktober 2019.
Masih ada banyak lagi pertandingan Timnas Indonesia yang berakhir dengan kekalahan telak. Berikut 15 di antaranya:
Bahrain 10-0 Timnas Indonesia
Penampilan Timnas Indonesia ketika melawan Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia begitu memalukan. Bermaterikan pemain kelas dua dan tiga yang berasal dari Indonesia Premier League (IPL), Skuad Garuda dihajar sepuluh gol tanpa balas.
Pada pertandingan itu, Timnas Indonesia terpaksa bermain dengan sepuluh orang dari menit ketiga karena kiper Syamsidar dikartu merah wasit. Pelatih Aji Santoso pun ikut-ikutan diusir ke luar lapangan karena melancarkan protes berlebihan.
Kisruh dualisme kompetisi membuat pelatih Aji Santoso tak bisa memaksimalkan pemain-pemain terbaik, karena peserta Indonesia Super League (ISL) menolak melepas pemainnya. Jadilah Timnas Indonesia hanya diperkuat bintang-bintang IPL.
Kekalahan ini merupakan yang terburuk sepanjang masa bagi Timnas Indonesia. Tidak pernah sebelumnya Skuad Garuda menelan kekalahan dengan margin 10 gol.
Tidak lama setelah hasil mengenaskan itu, Aji mundur dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Denmark 9-0 Timnas Indonesia
Timnas Indonesia berkesempatan melawan Denmark ketika melakoni tur Eropa pada 1974. Skuad Garuda betul-betul mendapatkan pengalaman berharga setelah dilumat 0-9 oleh tim berjulukan Dinamit tersebut.
Saat itu, Timnas Indonesia dilatih oleh Aang Witarsa dan kekalahan dari Denmark berlangsung di Kopenhagen. Margin sembilan gol ini merupakan kekalahan terbesar kedua sepanjang masa bagi Skuad Garuda.
Suriah 7-0 Timnas Indonesia
Tiga belas tahun yang lalu, Timnas Indonesia masih menjadi bulan-bulanan sesama negara Asia. Berhadapan dengan Suriah pada Kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Asia, Skuad Garuda takluk 0-7.
Timnas Indonesia bertemu Suriah pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Asia. Berlangsung dalam dua leg, Skuad Garuda kalah 1-4 pada pertemuan pertama.
Saat kembali menantang Suriah, Timnas Indonesia kembali bertekuk lutut. Kali ini, dengan skor mencolok 0-7. Kala itu, Skuad Garuda ditukangi oleh Ivan Kolev.
Kekalahan Telak Timnas Indonesia Lainnya
Berikut kekalahan-kekalahan terbesar timnas Indonesia lainnya:
- 24 Maret 1973: Australia 6-0 Timnas Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia 1974)
- 10 Agustus 1976: Timnas Indonesia 0-6 Jepang (Turnamen Merdeka 1976)
- Agustus 1976: Malaysia 7-1 Timnas Indonesia (Turnamen Merdeka 1976)
- Juli 1979: Timnas Indonesia 0-6 Korea Selatan (Turnamen Merdeka 1979)
- 15 November 1980: Thailand 6-0 Indonesia (Piala Raja 1980)
- 15 Desember 1985: Thailand 7-0 Timnas Indonesia (SEA Games 1985)
- 28 Agustus 1986: Singapura 8-1 Timnas Indonesia (Piala Merlion 1986)
- 11 Juni 1991: Timnas Indonesia 0-6 Mesir (Piala Presiden 1991)
- 7 Oktober 2000: Timnas Indonesia 1-7 NAC Breda (Uji Coba)
- 17 Oktober 2003: Timnas Indonesia 0-6 Arab Saudi (Kualifikasi Piala Asia 2004)
- 8 Oktober 2010: Timnas Indonesia 1-7 Uruguay (Uji Coba)
- 11 Januari 2018: Timnas Indonesia 0-6 Islandia (Uji Coba)
Sumber: RSSSF
Tonton Video Menarik Ini
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adiyaksa/Wiwig Prayugi)
Published: 13/7/2020
Baca Artikel Menarik ini Juga Bolaneters!
- Pernah Hajar Thailand 7-0, Ini Deretan Kemenangan Terbesar Timnas Indonesia
- Legenda Sepak Bola: Indra Sjafri, Yeyen Tumena, Syarif Bastaman, Jangan Ganggu Shin Tae-yong!
- Termasuk Kolev dan Polosin, Ini 5 Pelatih Asing Berkarisma Dalam Sejarah Timnas Indonesia
- Primaveri-Baretti vs Garuda Indonesia, Ajang Nostalgia Para Legenda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59








