Timnas Indonesia vs Curacao, Shin Tae-yong vs Remko Bicentini
Gia Yuda Pradana | 24 September 2022 13:16
Bola.net - Shin Tae-yong akan beradu strategi dengan Remko Bicentini. Dua pelatih itu akan saling berusaha membawa timnya meraih hasil terbaik.
Timnas Indonesia akan menghadapi Curacao pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pertandingan ini dijadwalkan kick-off Sabtu, 24 September 2022, jam 20:00 WIB, siaran langsung di Indosiar dan live streaming di Vidio.
Timnas Indonesia dan Curacao akan berhadapan dua kali di FIFA Mathcday ini. Setelah di GBLA, pertemuan kedua mereka akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, tiga hari berselang.
Timnas Indonesia belum pernah bertemu dengan Curacao. Selain itu, pertemuan perdana nanti juga akan menjadi pertemuan pertama Shin Tae-yog dengan Remko Bicentini.
Keduanya sama-sama hanya berbekal rekaman pertandingan tim untuk meraba kekuatan lawan. Selain punya latar pengalaman yang berbeda, gaya permainan yang bakal diusung Shin Tae-yong dan Remko Bicentini diyakini juga berbeda.
Shin Tae-yong bakal mengandalkan skema permainan pelan nan mematikan di Timnas Indonesia, sedangkan Remko Bicentini di Curacao mengusung gaya Total Football khas dari Belanda.
Rekam Jejak Panjang

Shin Tae-yong menjadi pelatih Timnas Indonesia sejak Desember 2019. Pelatih asal Korea Selatan itu datang dengan segudang pengalaman.
Pencapaian terbaik Shin Tae-yong adalah menukangi Timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018. Meskipun kariernya singkat, namun Korsel asuhan Shin Tae-yong ketika itu sukses mengalahkan Jerman dengan skor 2-0.
Shin Tae-yong sejauh ini sudah memimpin Timnas Indonesia senior sebanyak 21 pertandingan. Rapor skuad Merah Putih cukup mengesankan yakni meraih 11 kemenangan, lima kali imbang, dan lima kali kalah.
Tak bisa dimungkiri, kehadiran Shin Tae-yong membawa harapan baru buat sepak bola Indonesia. Itu dibuktikan dengan munculnya bibit-bibit baru sepak bola masa depan Timnas Indonesia.
Bukan Sosok Asing

Remko Bicentini bukan sosok yang asing buat Curacao. Pelatih asal Belanda itu sudah bersama Curacao ketika masih menggunakan nama Netherlands Antilles pada 2008.
Ketika itu, Remko Bicentini berkarier sebagai asisten pelatih. Setahun kemudian, Remko Bicentini dipercaya menjadi pelatih kepala, namun kariernya hanya bertahan selama setahun.
Pada 2011, Remko Bicentini kembali dipanggil ke Curacao. Ketika itu, Remko Bicentini menjadi asisten sampai 2016. Remko Bicentini bekerja sama dengan sejumlah pelatih hingga legenda Timnas Belanda, Patrick Kluivert.
Sepeninggalan Kluivert, Remko Bicentini mengambil alih kembali Curacao sebagai pelatih kepala sampai 2020.
Remko Bicentini kemudian sempat menerima tantangan baru sebagai asisten pelatih Timnas Kanada sampai 2022. Lalu ia kembali memimpin Curacao sebagai pelatih kepala pada edisi kedua sampai saat ini.
Disadur dari: Bola.com/Zulfirdaus Harahap/Hendry Wibowo, 24 September 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Prediksi Timnas Indonesia vs Curacao 24 September 2022
- 5 Pemain Kunci Curacao yang Bisa Merepotkan Timnas Indonesia: Banjir Pemain dari Liga Eropa!
- Shin Tae-yong Pastikan 2 Pemain Timnas Indonesia Sudah Kunci Tempat di Piala Dunia U-20 2023
- Pelatih Curacao: Punya Pemain Keturunan Eropa dan 270 Juta Penduduk, Timnas Indonesia Berpotensi
- Timnas Indonesia vs Curacao, Pesan Penting Shin Tae-yong buat Para Pemain
- Nah Lho! Kapten Timnas Indonesia Gelap dengan Kekuatan Curacao
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Unik dari Piala AFF 2026: Durasi Turnamen Rasa Piala Dunia, Padahal Cuma 10 Tim
Tim Nasional 18 Januari 2026, 07:30
-
Hasil PSG vs LOSC: Verdonk Absen, Lille Remuk di Parc des Princes
Liga Eropa Lain 17 Januari 2026, 05:27
-
Serba-Serbi ASEAN Hyundai Cup 2026: Hasil Undian Sampai Jadwal Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Januari 2026, 10:57
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







