Timnas U-14 Terpuruk di Jepang
Editor Bolanet | 7 April 2014 15:44
- Timnas Indonesia U-14 rupanya tak cukup beruntung dalam petualangan mereka ke Jepang tahun ini. Dari tiga laga yang dijalani, tim asuhan Fachri Husaini tak pernah meraih kemenangan.
Terbaru, Garuda Cilik hanya mampu meraih hasil imbang tanpa gol dari Vietnam, dalam lanjutan Grup A di Turnamen Jenesys 2.0 Japan-ASEAN Football Exchange Programme.
Bahkan, pada hari pertama (3/4) lalu, Raka Pamungkas dan kawan-kawan justru menerima kekalahan sebanyak dua kali. Masing-masing ditekuk Jepang U-14 dengan skor 6-0 dan dipukul Timor Leste dengan skor 3-0.
Asisten pelatih Timnas U-14, Yeyen Tumena, menerangkan jika format turnamen ini bersifat festival, sehingga tidak mencari juara. Sebab, semua tim mendapat pertandingan dengan jumlah yang sama.
Di akhir kompetisi semua pemain mendapat sertifikat. Kompetisi di kelompok umur 14 tahun, tidak mencari juara dan kemenangan saja. Tapi kompetisi ini merupakan bagian dari latihan untuk memperbaiki kekurangan tim. No money, no trophy, no medal, tegas Yeyen.
Di ajang serupa, tepatnya tahun 2012 lalu, Indonesia berhasil finis di posisi runner-up dan mampu mengumpulkan 11 poin dari lima pertandingan. [initial]
(esa/pra)
Terbaru, Garuda Cilik hanya mampu meraih hasil imbang tanpa gol dari Vietnam, dalam lanjutan Grup A di Turnamen Jenesys 2.0 Japan-ASEAN Football Exchange Programme.
Bahkan, pada hari pertama (3/4) lalu, Raka Pamungkas dan kawan-kawan justru menerima kekalahan sebanyak dua kali. Masing-masing ditekuk Jepang U-14 dengan skor 6-0 dan dipukul Timor Leste dengan skor 3-0.
Asisten pelatih Timnas U-14, Yeyen Tumena, menerangkan jika format turnamen ini bersifat festival, sehingga tidak mencari juara. Sebab, semua tim mendapat pertandingan dengan jumlah yang sama.
Di akhir kompetisi semua pemain mendapat sertifikat. Kompetisi di kelompok umur 14 tahun, tidak mencari juara dan kemenangan saja. Tapi kompetisi ini merupakan bagian dari latihan untuk memperbaiki kekurangan tim. No money, no trophy, no medal, tegas Yeyen.
Di ajang serupa, tepatnya tahun 2012 lalu, Indonesia berhasil finis di posisi runner-up dan mampu mengumpulkan 11 poin dari lima pertandingan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Dinilai Tepat Tak Restui Shin Tae-yong TC ke Korea Selatan
Tim Nasional 25 Juni 2020, 09:09
-
Motivasi Lawan Pandemi Corona, APSSI Unggah Video Testimoni Yunan Helmi
Bola Indonesia 26 April 2020, 21:05
-
Lelang Memorabilia Tahap Kedua, APSSI Raih Lebih dari Rp 15 Juta
Bola Indonesia 20 April 2020, 23:11
-
Perang Lawan Pandemi Corona, APSSI Buat Video Dukungan untuk Tenaga Medis
Bola Indonesia 17 April 2020, 04:24
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47








