Timnas U-23 Kenakan Pita Hitam, ini Penjelasan La Nyalla
Editor Bolanet | 7 Juni 2015 12:36
- Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti membeberkan alasan mengapa para pemain Timnas Indonesia U-23, mengenakan pita hitam pada pertandingan lanjutan SEA Games Singapura 2015, kontra Kamboja, Sabtu (6/6/2015) malam di Stadion Jalan Besar, Kallang.
Menurut La Nyalla, pita hitam itu bukan sekadar ornamen yang melekat di lengan pemain. Melainkan ada maksud yang ingin disampaikan oleh anak asuh Aji Santoso tersebut. Menurut La Nyalla, pita hitam adalah wujud simpati atas apa yang terjadi di sepakbola nasional.
Yakni perang antara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dengan PSSI yang berujung pada dihentikannya kompetisi sepakbola di Indonesia oleh PSSI. Serta buah sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA kepada Indonesia.
Itu ekspresi anak-anak terhadap masalah yang terjadi di sepakbola Indonesia saat ini, ucap Nyalla ketika ditemui sejumlah awak media di Banyuwangi, Minggu (07/6) dini hari. Nyalla tak menampik bahwa kisruh di sepakbola Indonesia, turut memberikan dampak kepada psikologis Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan.
Pada pertandingan pertama, para pemain sempat turun mentalnya dikarenakan sikap pemerintahan terhadap para pemain bola. Namun setelah para jajaran pelatih dan pengurus PSSI memberikan dorongan moral, para pemain kembali ke performa mereka lagi, tutup Nyalla. [initial]
(faw/mac)
Menurut La Nyalla, pita hitam itu bukan sekadar ornamen yang melekat di lengan pemain. Melainkan ada maksud yang ingin disampaikan oleh anak asuh Aji Santoso tersebut. Menurut La Nyalla, pita hitam adalah wujud simpati atas apa yang terjadi di sepakbola nasional.
Yakni perang antara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dengan PSSI yang berujung pada dihentikannya kompetisi sepakbola di Indonesia oleh PSSI. Serta buah sanksi yang dijatuhkan oleh FIFA kepada Indonesia.
Itu ekspresi anak-anak terhadap masalah yang terjadi di sepakbola Indonesia saat ini, ucap Nyalla ketika ditemui sejumlah awak media di Banyuwangi, Minggu (07/6) dini hari. Nyalla tak menampik bahwa kisruh di sepakbola Indonesia, turut memberikan dampak kepada psikologis Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan.
Pada pertandingan pertama, para pemain sempat turun mentalnya dikarenakan sikap pemerintahan terhadap para pemain bola. Namun setelah para jajaran pelatih dan pengurus PSSI memberikan dorongan moral, para pemain kembali ke performa mereka lagi, tutup Nyalla. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Danilo Nilai Hasil Imbang Brasil vs Maroko Sudah Adil
Piala Dunia 14 Juni 2026, 09:04
-
Gagal Menang Lawan Maroko, Carlo Ancelotti Soroti Performa Brasil
Piala Dunia 14 Juni 2026, 08:59
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Cape Verde 15 Juni 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 08:45
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia 15 Juni 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 08:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador 15 Juni 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 08:15
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 14 Juni 2026, 08:15
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











