Timnas U-23 Kesulitan Hadapi Maladewa
Editor Bolanet | 25 November 2013 00:12
- Tim nasional Indonesia U-23 menutup ajang MNC Cup 2013 dengan torehan bagus. Yakni, kemenangan dari Maladewa dengan skor 2-1, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (24/11) malam.
Maladewa justru membuka catatan gol melalui sundulan Ali Fasir di menit ke-11. Sedangkan Indonesia, membalasnya di menit ke-22 lewat Yohanes Ferinando Pahabol dan Dendi Santoso pada menit ke-77.
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, dibuat kaget dengan gaya permainan Maladewa yang tampil mengandalkan serangan balik.
Sebelumnya, kami mempelajari kelebihan Maladewa dari tim HPU (High Performance Unit). Misalnya saja, mereka mempunyai keunggulan dari servis bola-bola mati. Meski sudah mempelajari cara untuk mengantisipasinya, namun para pemain kami kurang konsentrasi. Akibatnya, lawan mampu memasukkan gol, kata Rahmad Darmawan.
RD- sapaan Rahmad Darmawan- mengatakan kesulitan melawan Maladewa yang bermain dengan formasi 4-1-4-1. Itu karena, skuadnya baru menghadapi lawan yang tampil dengan formasi tersebut.
Harus diakui, formasi 4-1-4-1 menyulitkan kami. Empat gelandang mereka menunggu di tengah untuk melakukan serangan balik. Setelah mendapatkan bola, para gelandang langsung menyerahkan bola kepada pemain bernomor 9 (Abdulla Asadhulla), pungkas RD.[initial]
(esa/dzi)
Maladewa justru membuka catatan gol melalui sundulan Ali Fasir di menit ke-11. Sedangkan Indonesia, membalasnya di menit ke-22 lewat Yohanes Ferinando Pahabol dan Dendi Santoso pada menit ke-77.
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan, dibuat kaget dengan gaya permainan Maladewa yang tampil mengandalkan serangan balik.
Sebelumnya, kami mempelajari kelebihan Maladewa dari tim HPU (High Performance Unit). Misalnya saja, mereka mempunyai keunggulan dari servis bola-bola mati. Meski sudah mempelajari cara untuk mengantisipasinya, namun para pemain kami kurang konsentrasi. Akibatnya, lawan mampu memasukkan gol, kata Rahmad Darmawan.
RD- sapaan Rahmad Darmawan- mengatakan kesulitan melawan Maladewa yang bermain dengan formasi 4-1-4-1. Itu karena, skuadnya baru menghadapi lawan yang tampil dengan formasi tersebut.
Harus diakui, formasi 4-1-4-1 menyulitkan kami. Empat gelandang mereka menunggu di tengah untuk melakukan serangan balik. Setelah mendapatkan bola, para gelandang langsung menyerahkan bola kepada pemain bernomor 9 (Abdulla Asadhulla), pungkas RD.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
LATEST UPDATE
-
Turki Gagal Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 17:40
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 12:57
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










