Turki vs Timnas Indonesia U-23 Lanjut Ekstra Time
Editor Bolanet | 27 September 2013 17:25
- Hingga 90 menit waktu normal usai, pertandingan semifinal Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 antara Turki dengan Indonesia berakhir dengan skor kacamata. Laga pun dilanjutkan babak ekstra time.
Belum genap 10 menit babak pertama bergulir, Turki mendapat kesempatan lewat Yakup Alkan. Beruntung heading Alka masih dapat diantisipasi kiper Kurnia Meiga. Setelah itu, kedua tim lebih sering berebut bola di lini tengah. Skor kacamata bertahan hingga menit ke-20.
Peluang terbaik Indonesia hadir ke-21. Berawal dari aksi individual Andik Vermansyah di kiri kotak penalti Turki, Andik lantas mengakhirinya dengan sebuah tembakan keras. Sayang bola dapat ditepis kiper Hayrullah Mert Akyuz. Bola muntah disambar Ramdhani Lestaluhu yang bebas. Sayang arah bola justru menyamping.
Indonesia sebenarnya memiliki peluang saat Bayu Gatra mengirimkan umpan lambung kepada Andik di menit ke-33, sayang heading Andik tak mengarah ke gawang. Pada babak kedua, tepatnya menit ke-48, Bayu kembali mengirimkan crossing untuk Andik. Sayang, meski berdiri bebas, tandukan Andik menyamping di kanan gawang.
Pada menit ke-55, Bayu Gatra yang mendapat umpan terobosan dari Ramdhani, menusuk sektor kanan gawang Turki. Hanya saja tendangan Bayu masih terlalu mudah bagi kiper Hayrullah Mert Akyuz.
Wasit menunjuk titik putih setelah Manahati Lestusen menjatuhkan Melih Rahman Nisanci di kotak terlarang pada menit ke-63. Acungan jempol harus diberikan pada Kurnia Meiga yang mampu menggagalkan tendangan yang dieksekusi Yakup Alkan.
Menerima umpan pendek Andik, Alfin Tuasalamony menyusuri sisi kiri kotak penalti Turki pada menit ke-76. Sayang crossingnya bisa dimaksimalkan Syamsir Alam dan Ramdhani. Meski keduanya dalam posisi bebas.
Garuda Muda kembali mengancam pertahanan Turki lewat umpan silang Alfin Tuasalamony di menit ke-76. Sayang tak ada satupun pemain Indonesia yang menyambutnya. Untuk menguatkan lini tengah, Rahmad Darmawan memainkan Syahroni menggantikan David Laly menit ke-87. Ini adalah pergantian pertama yang dilakukan Timnas U-23.
Skor 0-0 bertahan hingga 90 menit waktu normal usai. Dengan demikian, laga akan dilanjutkan babak ekstra time 2x15 menit.
Susunan pemain Turki vs Indonesia:
Turki: 12-Hayrullah Mert Akyuz, 8-Ali Say, 3-Ibrahim Hircin, 5-Rasimcan Degirmenci, 2-Orkun Dervisler, 10-Erdi Guncann, 14-Okan Baydemmir, 6-Ozan Arif Onal, 15-Melih Rahman Nisanci, 9-Yakup Alkan, 7-Ahmed Guney (17-Oguzan Durmus Cesmeli, 78')
Belum genap 10 menit babak pertama bergulir, Turki mendapat kesempatan lewat Yakup Alkan. Beruntung heading Alka masih dapat diantisipasi kiper Kurnia Meiga. Setelah itu, kedua tim lebih sering berebut bola di lini tengah. Skor kacamata bertahan hingga menit ke-20.
Peluang terbaik Indonesia hadir ke-21. Berawal dari aksi individual Andik Vermansyah di kiri kotak penalti Turki, Andik lantas mengakhirinya dengan sebuah tembakan keras. Sayang bola dapat ditepis kiper Hayrullah Mert Akyuz. Bola muntah disambar Ramdhani Lestaluhu yang bebas. Sayang arah bola justru menyamping.
Indonesia sebenarnya memiliki peluang saat Bayu Gatra mengirimkan umpan lambung kepada Andik di menit ke-33, sayang heading Andik tak mengarah ke gawang. Pada babak kedua, tepatnya menit ke-48, Bayu kembali mengirimkan crossing untuk Andik. Sayang, meski berdiri bebas, tandukan Andik menyamping di kanan gawang.
Pada menit ke-55, Bayu Gatra yang mendapat umpan terobosan dari Ramdhani, menusuk sektor kanan gawang Turki. Hanya saja tendangan Bayu masih terlalu mudah bagi kiper Hayrullah Mert Akyuz.
Wasit menunjuk titik putih setelah Manahati Lestusen menjatuhkan Melih Rahman Nisanci di kotak terlarang pada menit ke-63. Acungan jempol harus diberikan pada Kurnia Meiga yang mampu menggagalkan tendangan yang dieksekusi Yakup Alkan.
Menerima umpan pendek Andik, Alfin Tuasalamony menyusuri sisi kiri kotak penalti Turki pada menit ke-76. Sayang crossingnya bisa dimaksimalkan Syamsir Alam dan Ramdhani. Meski keduanya dalam posisi bebas.
Garuda Muda kembali mengancam pertahanan Turki lewat umpan silang Alfin Tuasalamony di menit ke-76. Sayang tak ada satupun pemain Indonesia yang menyambutnya. Untuk menguatkan lini tengah, Rahmad Darmawan memainkan Syahroni menggantikan David Laly menit ke-87. Ini adalah pergantian pertama yang dilakukan Timnas U-23.
Skor 0-0 bertahan hingga 90 menit waktu normal usai. Dengan demikian, laga akan dilanjutkan babak ekstra time 2x15 menit.
Susunan pemain Turki vs Indonesia:
Turki: 12-Hayrullah Mert Akyuz, 8-Ali Say, 3-Ibrahim Hircin, 5-Rasimcan Degirmenci, 2-Orkun Dervisler, 10-Erdi Guncann, 14-Okan Baydemmir, 6-Ozan Arif Onal, 15-Melih Rahman Nisanci, 9-Yakup Alkan, 7-Ahmed Guney (17-Oguzan Durmus Cesmeli, 78')
Pelatih: Ersoy Sandalci
Indonesia: 1-Kurnia Meiga, 13-Manahati Lestusen, 19-Andi Ibo, 5-Alfin Tuasalamony, 16-Diego Michiels, 11-Dedi Kusnandar, 23-Bayu Gatra, 21-Andik Vermansyah, 2-David Laly (17-Syahroni, 87'), 7-Ramdhani Lestaluhu, 6-Syamsir Alam
Pelatih: Rahmad Darmawan (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal dan Agenda Timnas Indonesia 2026: Ada FIFA Series dan Piala AFF
Tim Nasional 17 Desember 2025, 10:43
-
Timnas Indonesia U-22 Gagal Total di SEA Games 2025, PSSI Pecat Indra Sjafri
Tim Nasional 16 Desember 2025, 20:32
-
Bung Towel Kritik Zainudin Amali usai Timnas Indonesia U-22 Gagal di SEA Games 2025
Tim Nasional 13 Desember 2025, 23:11
LATEST UPDATE
-
Kejutan! Ronaldinho Gabung Klub Serie C Italia Ravenna
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:13
-
Manuel Akanji Yakin Kevin De Bruyne Bakal Bersinar di Serie A Musim Depan
Liga Italia 20 Juni 2026, 20:04
-
Inggris vs Ghana: Apakah Bukayo Saka Bakal jadi Starter?
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:52
-
Casemiro Sepakat Gabung Inter Miami
Liga Inggris 20 Juni 2026, 19:48
-
Carlo Ancelotti Tak Jamin Matheus Cunha Bakal Terus jadi Pemain Inti
Piala Dunia 20 Juni 2026, 19:43
-
Turki Gagal Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 17:40
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










