Uji Coba Timnas U-23 Dijatah Satlak Prima Tiga Kali
Editor Bolanet | 30 April 2013 15:30
- Perkembangan persiapan cabang olahraga sepak bola (Timnas U-23) dalam menghadapi ajang SEA Games di Nay Pyi Taw, Myanmar, pada 2013, terkesan belum menunjukkan keseriusan.
Kepala Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Ka Satlak Prima), Surya Dharma, beralasan karena kompetisi nasional yang masih bergulir. Sehingga, masih kesulitan untuk mengumpulkan para pemain. Karena itu, Satlak Prima baru bisa mengumpulkan pemain dalam pemusatan latihan/training centre (TC), pada bulan Juni mendatang.
Namun, kami sudah mempunyai rancangan jadwal uji coba. Yakni, hanya sebanyak tiga kali. Sebab, kami harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Apalgi, duitnya juga sangat sedikit, katanya.
Ditambahkannya, pihaknya hanya mengantongi dana sebesar Rp250 miliar. Itu pun, harus dibagi untuk enam multi event yang berlangsung pada tahun ini. Selain harus mengikuti SEA Games XXVII, yakni masih terdapat Asian Indoor Martial Art Games (AIMAG) di Incon, Korea Selatan, Asian School Games (ASG) di Vietnam, Asian Youth Games (AYG) di Jakarta, Asian Youth Paragames di China, dan Asean Paragames di Myanmar.
Rp250 miliar tersebut, sudah fix. Tapi, kalau ke depan ada penambahan, saya belum mengetahuinya. Pastinya, setelah dana Pelatnas turun, seluruh program yang dibuat harus jalan kendati ada pergeseran waktu dari jadwal semula. Termasuk, program character building yang semula direncanakan pada Januari lalu, tukasnya.
Untuk memantapkan persiapan SEA Games dan lima even lainnya tersebut, Satlak Prima akan membahasnya dalam Rapat Koordinator Teknis (Rakornis) di Bandung, Jawa Barat, 8-11 Mei. Peserta rakornis, diperkirakan mencapai 350, yang terdiri dari pelatih dan manajer Prima Pratama dan Prima Utama Muda.
Sebelumnya, Manajer Timnas U-23, Edi Nurinda Susila, mengatakan jika sudah memiliki gambaran kesempatan untuk menggelar uji coba. Disebutkannya, yakni terdapat ajang Islamic Solidarity Games (ISG), di Jakarta, pada bulan Oktober mendatang. Selain itu, memenuhi undangan dari federasi sepak bola Malaysia (FAM), di ajang Merdeka Games, pada medio Agustus. (esa/mac)
Kepala Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Ka Satlak Prima), Surya Dharma, beralasan karena kompetisi nasional yang masih bergulir. Sehingga, masih kesulitan untuk mengumpulkan para pemain. Karena itu, Satlak Prima baru bisa mengumpulkan pemain dalam pemusatan latihan/training centre (TC), pada bulan Juni mendatang.
Namun, kami sudah mempunyai rancangan jadwal uji coba. Yakni, hanya sebanyak tiga kali. Sebab, kami harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Apalgi, duitnya juga sangat sedikit, katanya.
Ditambahkannya, pihaknya hanya mengantongi dana sebesar Rp250 miliar. Itu pun, harus dibagi untuk enam multi event yang berlangsung pada tahun ini. Selain harus mengikuti SEA Games XXVII, yakni masih terdapat Asian Indoor Martial Art Games (AIMAG) di Incon, Korea Selatan, Asian School Games (ASG) di Vietnam, Asian Youth Games (AYG) di Jakarta, Asian Youth Paragames di China, dan Asean Paragames di Myanmar.
Rp250 miliar tersebut, sudah fix. Tapi, kalau ke depan ada penambahan, saya belum mengetahuinya. Pastinya, setelah dana Pelatnas turun, seluruh program yang dibuat harus jalan kendati ada pergeseran waktu dari jadwal semula. Termasuk, program character building yang semula direncanakan pada Januari lalu, tukasnya.
Untuk memantapkan persiapan SEA Games dan lima even lainnya tersebut, Satlak Prima akan membahasnya dalam Rapat Koordinator Teknis (Rakornis) di Bandung, Jawa Barat, 8-11 Mei. Peserta rakornis, diperkirakan mencapai 350, yang terdiri dari pelatih dan manajer Prima Pratama dan Prima Utama Muda.
Sebelumnya, Manajer Timnas U-23, Edi Nurinda Susila, mengatakan jika sudah memiliki gambaran kesempatan untuk menggelar uji coba. Disebutkannya, yakni terdapat ajang Islamic Solidarity Games (ISG), di Jakarta, pada bulan Oktober mendatang. Selain itu, memenuhi undangan dari federasi sepak bola Malaysia (FAM), di ajang Merdeka Games, pada medio Agustus. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rachmat Irianto Tak Terkendala di Timnas
Tim Nasional 20 Januari 2018, 21:49
-
Test Event Batal Digelar, Timnas Bidik Klub Liga 1 Untuk Uji Coba
Bola Indonesia 20 Januari 2018, 19:05
-
Indonesia Diharap Jadi Juara di Aceh World Solidarity Cup
Tim Nasional 5 Desember 2017, 23:34
-
PSSI Minta Bantuan 60 Miliar Pada Kemenpora
Bola Indonesia 27 Juli 2017, 02:20
-
Bhayangkara FC Seperti Miniatur Timnas U-23
Bola Indonesia 14 Januari 2017, 11:31
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47









