Usai Jay Idzes, Giliran Calvin Verdonk Pasang Badan kepada Erick Thohir Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026
Serafin Unus Pasi | 17 Oktober 2025 09:48
Bola.net - Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk ikut bersuara usai munculnya berbagai reaksi di media sosial terkait Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir. Ia memberikan pembelaan terhadap Erick dan menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan.
Pemain berdarah Belanda itu menuliskan pernyataan pribadinya melalui unggahan di media sosial pada Jumat (17/10/2025). Dalam tulisannya, Verdonk menyatakan komitmennya sebagai bagian dari skuad Garuda.
"Pertama-tama saya ingin berterima kasih kepada pelatih dan staf atas kepercayaan kepada saya sebagai pemain serta kerja keras yang kami lakukan bersama sebagai tim," tulis Verdonk.
Verdonk juga menyinggung sejumlah komentar negatif yang menyerang Erick Thohir setelah hasil Timnas Indonesia di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad Garuda kalah dari Arab Saudi dan Irak.
Sedih
Verdonk mengaku sedih membaca reaksi tersebut karena merasakan hal berbeda selama berada di Timnas Indonesia. Ia menjadi pemain kedua Skuad Garuda yang pasang badan untuk Erick Thohir usai Jay Idzes.
"Seperti Jay, saya juga ingin meluangkan waktu untuk secara pribadi menanggapi beberapa reaksi yang saya lihat di media tentang Bapak Thohir," ujar Verdonk.
"Beberapa komentar negatif membuat saya sedih, karena saya bermain untuk Indonesia dengan kebanggaan, kehormatan, dan komitmen 100 persen."
"Banyak orang mungkin tidak melihat bahwa Bapak Thohir dan timnya telah menciptakan lingkungan berstandar tinggi kelas dunia yang memungkinkan kami para pemain berkembang dan tampil sebaik mungkin," lanjutnya.
Apresiasi
Verdonk kemudian menyampaikan apresiasi langsung kepada Erick Thohir dan jajaran PSSI. Ia menyebut pengalaman di Timnas Indonesia penuh dedikasi dan semangat besar untuk memajukan sepak bola nasional.
"Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Bapak Thohir dan timnya," tutur Verdonk.
"Terkadang saya membaca hal-hal yang sama sekali berbeda dari apa yang saya alami dan rasakan, karena yang saya alami adalah dedikasi, semangat, dan dorongan kuat untuk mengangkat sepak bola Indonesia."
"Sama seperti kalian semua, saya merasa kecewa, tetapi bagi saya, ini masih terasa seperti awal dari sesuatu yang hebat—sebuah mimpi yang baru saja dimulai."
"Dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya berharap seluruh bangsa kita dapat kembali bersatu, menunjukkan cinta dan dukungan tanpa syarat kepada Timnas Indonesia yang selalu saya rasakan di setiap pertandingan yang saya jalani dengan kehormatan untuk Indonesia," imbuh Verdonk.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
Sama Seperti Era Shin Tae-yong, 'Dinamika' jadi Alasan PSSI Berpisah dengan Patrick Kluivert
Erick Thohir Enggan Diwawancarai soal Pemberhentian Patrick Kluivert dari Timnas Indonesia: Kasih Saya 2 Hari
Nasib 5 Pelatih Terakhir Timnas Indonesia: Patrick Kluivert 281 Hari, Lebih Singkat dari Era Simon McMenemy!
Perpisahan Patrick Kluivert Dengan Timnas Indonesia Dipantau Media Inggris: Hanya Dapat 3 Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












