Wasit Shaun Evans, Dulu Untungkan Indonesia, Kini Beri 2 Hukuman Penalti dan 1 Kartu Merah
Serafin Unus Pasi | 6 Juni 2024 18:48
Bola.net - Timnas Indonesia menelan kekalahan dari Timnas Irak di pertandingan kelima grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Nama Shaun Evans kembali jadi sorotan warganet.
Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu merupakan laga yang penting bagi Skuat Garuda. Jika meraih tiga poin di laga ini, Timnas Indonesia dipastikan lolos ke babak ketiga sebagai runner up grup F.
Namun sayang kelolosan Timnas Indonesia ini harus tertunda. Karena Skuat Garuda kalah 2-0 di laga ini.
Di laga ini, nama Shaun Evans kembali jadi sorotan. Sang wasit dinilai punya andil dalam kekalahan Skuat Garuda.
Simak ulasannya di bawah ini.
Harapan Tinggi

Sebelum pertandingan, para pendukung Timnas Indonesia senang dengan penunjukkan Shaun Evans. Karena sang wasit punya histori yang bagus saat memimpin pertandingan Timnas indonesia.
Pada partai Timnas Indonesia U-23 kontra Korea Selatan di perempat final Piala Asia U-23 2024, sosok Shaun Evans setidaknya membuat tiga keputusan yang dinilai menguntungkan skuad asuhan Shin Tae-yong.
Pertama ketika ia menganulir gol pemain Korea Selatan, Lee Kang-hee, pada menit ke-8 karena offside. Lalu, Shaun Evans memberikan kartu merah karena menginjak kaki pemain Timnas Indonesia U-23, Justin Hubner.
Ketiga paling krusial terjadi pada momen adu penalti. Shaun Evans mengulang penalti Justin Huber yang sudah ditepis kiper Korsel.
Kemudian ketika mengulang tendangan 12 pas tersebut, Justin Hubner sukses menuntaskan tugasnya.
Kali Ini 'Rugikan Indonesia'

Di pertandingan ini, Shaun Evans membuat tiga keputusan yang membuat Timnas Indonesia berada di posisi yang kurang baik.
Yang pertama adalah ia memberikan dua penalti untuk Irak. Dari dua penalti itu, satu berhasil menjadi gol sementara satunya lagi gagal diselesaikan oleh algojo Irak.
Sementara Timnas Indonesia juga harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-59 setelah Jordi Amat diberikan kartu merah langsung oleh wasit 36 tahun itu.
Keputusan yang Tepat

Meski banyak disayangkan para pendukung Timnas Indonesia, namun Evans memang mengambil keputusan yang tepat untuk tiga keputusan kontroversialnya tersebut.
Untuk penalti pertama, Justin Hubner jelas melakukan handsball, sehingga Indonesia layak mendapatkan penalti. Sementara untuk penalti kedua juga layak diberikan ke Indonesia, karena Ernando melanggar peneyrang Irak tanpa mengenai bola.
Sementara kartu merah Jordi Amat juga layak diberikan. Mengingat Amat merupakan pemain terakhir sebelum kiper pada saat Irak melakukan serangan balik, sehingga pelanggaran kerasnya di luar kotak penalti itu layak membuatnya dihukum kartu merah.
Jadwal Berikutnya

Timnas Indonesia akan kembali bertanding di SUGBK pada awal pekan depan.
Skuat Garuda akan berhadapan dengan Filipina di pertandingan terakhir grup F, dan kemenangan dibutuhkan Timnas Indonesia agar bisa lolos ke babak ketiga.
Baca Juga:
Klasemen Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Hasil Akhir Indonesia vs Irak: Garuda Diterkam Singa Mesopotamia
Momen-momen Menarik Timnas Indonesia vs Irak: Dua Blunder dan Satu Kartu Merah
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia vs Irak: Skor 0-2
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Irak Tunda Mimpi Indonesia Lolos ke Babak Ketiga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












