5 Bek dan 3 Gelandang Bertahan, Menyoroti Anehnya Keputusan Taktik Solskjaer
Richard Andreas | 12 Maret 2021 07:30
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer boleh mengaku kecewa usai Manchester United ditahan imbang AC Milan. Namun, seharusnya Solskjaer pun layak dikritik karena sejumlah keputusan anehnya di pertandingan.
Jumat (12/3/2021), MU ditahan imbang Milan dengan skor 1-1 dalam duel leg pertama 16 besar Liga Europa 2020/21. Hasil ini terbilang buruk bagi MU, leg kedua bakal lebih sulit.
Setan Merah sebenarnya unggul terlebih dahulu lewat aksi sundulan Amad Diallo di menit ke-50. Namun, setelahnya MU tampak tidak berniat mengejar gol kedua dan memberikan kesempatan untuk Milan membawa bola.
Alhasil, Milan berhasil menyamakan kedudukan lewat peluang matang terakhir di ujung laga. MU pun tertunduk kecewa, dan Solskjaer harus siap dikritik.
Tidak kejar gol kedua
Unggul hanya dengan skor 1-0 atas tim seperti Milan seharusnya tidak boleh membuat MU puas. Terlebih, tidak ada istilah tim lemah di kompetisi Eropa.
Inilah kesalahan besar pertama MU. Mereka sudah tertekan di babak pertama, bahkan sempat kebobolan dua gol meski akhirnya dianulir. Artinya Milan tidak bisa dipandang remeh.
Begitu unggul, MU seharusnya terus menggempur Milan. Skuad Solskjaer seharusnya sudah cukup mampu melakukannya.
Sayangnya MU justru memilih bermain defensif, dan akhirnya kebobolan tidak bisa dihindari.
Tercatat MU hanya membuat total 7 tembakan, 2 tepat sasaran. Milan dua kali lipat dengan 15 tembakan, 5 tepat sasaran.
5 bek dan 3 gelandang bertahan?
Selain keputusan taktik main defensif itu, yang paling aneh dari permainan MU tadi adalah keputusan Solskjaer dalam membuat pergantian pemain di babak kedua, ketika MU unggul 1-0.
Solskjaer menarik Bruno Fernandes untuk Fred, Daniel James untuk Luke Shaw, dan Aaron Wan-Bissaka untuk Brandon Williams. Pergantian tiga pemain ini dibuat sekitar menit ke-70.
Setelah pergantian tiga pemain ini, MU jadi bermain dengan 5 bek dan 3 gelandang bertahan. Menyisakan Amad Diallo dan Mason Greenwood di depan.
Pertahankan 1-0, bukan gaya MU!
Mungkin Solskjaer bermaksud mempertahankan skor 1-0, tapi keputusan ini justru berbalik menyusahkan tim.
MU jadi mudah kehilangan bola, Milan mendapatkan kesempatan menyerang, dan akhirnya hanya masalah waktu sampai Milan mencetak gol.
Terlebih, keputusan bermain 5 bek dan 3 gelandang bertahan ini pun membuat fans MU berang. Setan Merah seharusnya bermain agresif-ofensif.
Sumber: Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25










