Antonio Conte Angkat Topi Pada Shakhtar Donetsk, Buat Apa?
Dimas Ardi Prasetya | 17 Agustus 2020 04:15
Bola.net - Pelatih Inter Milan Antonio Conte angkat topi pada Shakhtar Donetsk karena melihat tim tersebut mampu tampil pada level tertinggi meski berganti pelatih dan pemain.
Pujian itu terlontar jelang pertemuan antara Inter Milan vs Shakhtar di semifinal Liga Europa. Duel itu akan digelar di Esprit Arena, Dusseldorf, Jerman, Selasa (18/08/2020) dini hari WIB.
Bagi kedua tim, ini adalah pertemua kedua mereka di Eropa. Sebelumnya mereka bersua di babak kualifikasi Liga champions pada musim 2005-06.
Di atas kertas, Inter jelas diunggulkan atas Shakhtar. Pasalnya komposisi pemain Nerrazzurri jelas lebih apik ketimbang wakil Ukraina tersebut.
Pujian Conte untuk Shakhtar
Meski demikian, Antonio Conte memperingatkan semua pihak, termasuk anak-anak asuhnya agar tidak meremehkan Shakhtar Donetsk. Pasalnya mereka tetap merupakan sebuah tim yang solid.
Mereka punya banyak pemain berkualitas. Yang paling membuat Conte terkesan adalah, klub tersebut nampaknya selalu bisa tampil oke meski berganti pelatih dan pemain.
"Shakhtar adalah tim yang penuh dengan bakat dan telah menunjukkan selama bertahun-tahun bahwa mereka dapat mengganti pelatih atau pemain, tetapi mereka selalu membangun kembali dan mempertahankan level yang sangat tinggi," ucapnya, seperti dilansir Football Italia.
“Saya ingat ketika saya berada di Juventus melawan Shakhtar di Liga Champions dan bersama-sama kami mengalahkan Chelsea, yang merupakan juara bertahannya. Pada saat itu, mereka memiliki pemain-pemain yang belum begitu terkenal, tetapi mereka seperti Henrikh Mkhitaryan, Darijo Srna, Pyatov, dll."
“Saya angkat topi kepada mereka dan direktur mereka karena dapat terus-menerus menemukan bakat-bakat ini. Saya pikir Shakhtar bermain dengan kekuatan mereka sendiri, jadi bergantian periode tekanan dengan lebih banyak duduk dan mencoba memukul kami melalui serangan balik. Mereka memiliki identitas yang sangat jelas," tuturnya.
Pujian untuk Luis Castro
Antonio Conte pun tak lupa untuk menyematkan pujian kepada pelatih Shakhtar Donetsk saat ini, Luis Castro. Conte terkesan dengan kemahiran sang arsitek memoles khususnya para gelandang serangnya dan penyerangnya.
“Luis Castro pantas mendapatkan pujian karena telah meyakinkan begitu banyak pemain berbakat untuk bekerja keras untuk tim. Tidak mudah untuk mendapatkan gelandang dan penyerang yang kreatif untuk juga bekerja sangat keras dan tetap terkonsentrasi di pertahanan, jadi itu membutuhkan kerja keras," puji Conte.
Antonio Conte memang layak memuji Luis Castro. Sejak ditunjuk jadi pelatih Shakhtar Donetsk pada Juli 2019 lalu, ia telah meraih 31 kemenangan dari 45 pertandingan, dan hanya kalah enam kali saja.
(Football Italia)
Berita Inter Milan Lainnya:
Lionel Messi, Lebih Dari Sekadar Mimpi Bagi Inter Milan
Data dan Fakta Liga Europa: Inter Milan vs Shakhtar Donetsk
Prediksi Inter Milan vs Shakhtar Donetsk 18 Agustus 2020
Jadwal Babak Semifinal Liga Europa 2019/2020: Siaran Langsung di SCTV
Setelah Alexis Sanchez, Inikah Rekrutan Kedua Inter Milan?
Terungkap, Solskjaer Jadi Alasan Ashley Young Pindah ke Inter Milan
Peringatan Bagi Barcelona: Inter Punya Kemampuan untuk Datangkan Messi
Moratti Akui Salah Tentang Lukaku, Soal Apa?
Antonio Conte Coba Bawa N'Golo Kante ke Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














