Aston Villa ke Final Liga Europa, Ollie Watkins: Tak Ada Pelatih yang Lebih Baik dari Unai Emery untuk Final!
Afdholud Dzikry | 8 Mei 2026 05:40
Bola.net - Aston Villa akhirnya kembali ke final kompetisi Eropa setelah menghancurkan Nottingham Forest di Villa Park, Jumat (8/5/2026) dini hari. Tim asuhan Unai Emery menang telak untuk membalikkan agregat dan menjaga asa meraih trofi mayor pertama mereka dalam 30 tahun terakhir. Atmosfer stadion pun pecah setelah The Villains tampil dominan sejak menit awal.
Villa datang dengan beban mengejar ketertinggalan akibat penalti Chris Wood pada leg pertama. Namun, Ollie Watkins dan rekan-rekannya langsung menekan tanpa memberi ruang bagi Forest berkembang. Mereka menutup laga dengan kemenangan agregat 4-1 yang membawa tiket ke final di Istanbul.
Watkins membuka keunggulan sebelum Emiliano Buendia menggandakan skor lewat penalti. Setelah jeda, John McGinn mencetak dua gol cepat yang memastikan Forest tak lagi mampu memberi perlawanan. Penampilan tajam ini menjadi sinyal kuat kesiapan Villa menghadapi Freiburg di partai puncak.
Keberhasilan tersebut kembali menegaskan reputasi Unai Emery sebagai pelatih spesialis turnamen Eropa. Para pemain pun memuji pendekatan taktis sang manajer yang dinilai mampu mengangkat mental tim di momen penting. Kini, Villa berpeluang menghapus status nyaris juara yang beberapa musim terakhir terus membayangi mereka.
Pujian Setinggi Langit untuk Unai Emery

Ollie Watkins menyebut kehadiran Emery sebagai faktor besar di balik laju impresif Aston Villa musim ini. Penyerang Inggris itu percaya pengalaman sang pelatih memberi ketenangan sekaligus keyakinan menjelang laga final.
“Tidak ada manajer yang lebih baik untuk mempersiapkan kami menghadapi pertandingan ini dan membawa kami ke final. Rekam jejaknya berbicara sendiri,” ujar Watkins kepada TNT Sports.
“Kami berada di posisi yang luar biasa sekarang. Namun, kami harus pergi ke sana (final) dan memenangkannya,” tambahnya soal ambisi Villa meraih gelar.
Tekanan Besar dan Mentalitas Pemenang

John McGinn mengaku merasakan tekanan besar sebelum semifinal dimulai. Gelandang asal Skotlandia itu bahkan menyebut dirinya jarang merasa setegang ini menjelang pertandingan penting.
“Saya biasanya cukup tenang sebelum pertandingan, tetapi tekanan hari ini sangat intens,” ungkap McGinn.
“Saya merasa gugup menjelang laga. Malam ini adalah salah satu performa terbaik Villa yang pernah saya lihat dalam waktu yang lama,” lanjut sang kapten.
McGinn juga sempat mengingatkan rekan-rekannya agar memanfaatkan kesempatan langka tampil di semifinal Eropa. Di usia 31 tahun, ia sadar peluang bermain di final seperti ini belum tentu datang kembali.
Badai Cedera Nottingham Forest
Di kubu lawan, Nottingham Forest datang ke Birmingham dengan kondisi skuad yang jauh dari ideal. Morgan Gibbs-White hanya duduk di bangku cadangan karena cedera wajah, sementara beberapa pemain lain juga belum fit sepenuhnya.
“Untuk bersaing di semifinal melawan tim seperti Aston Villa, Anda membutuhkan semua orang dalam kondisi siap bertanding,” kata Vitor Pereira.
“Kami memiliki tiga pemain di bangku cadangan karena pemain lainnya mengalami cedera. Sangat sulit datang ke sini tanpa memiliki solusi,” lanjutnya.
Meski kecewa tersingkir, Pereira tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya sepanjang turnamen. Kini, Aston Villa tinggal selangkah lagi untuk mengakhiri penantian panjang trofi Eropa sejak 1996.
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Chelsea Tanpa Robert Sanchez saat Hadapi Liverpool
Liga Inggris 8 Mei 2026, 01:02
-
Jangan Sampai Chelsea Rekrut Cesc Fabregas!
Liga Inggris 8 Mei 2026, 00:57
-
Juara atau Tidak, Arsenal Harus Pertahankan Mikel Arteta
Liga Inggris 7 Mei 2026, 23:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Atletico Madrid
Editorial 5 Mei 2026, 21:55


















