Begini Cara Spurs Tundukkan MU di Final Europa Analisis Taktik Skuad Postecoglou
Richard Andreas | 22 Mei 2025 13:06
Bola.net - Final Liga Europa musim 2024/2025 menampilkan laga krusial antara dua tim besar asal Inggris, Tottenham Hotspur dan Manchester United, yang berlangsung di San Mames, Bilbao.
Pertarungan ini sangat penting bagi kedua klub untuk mengakhiri musim dengan trofi, mengingat performa mereka yang kurang optimal di liga domestik.
Dalam pertandingan ini, Tottenham berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Brennan Johnson pada menit ke-42. Hasil ini mengakhiri penantian 17 tahun Tottenham untuk mendapatkan gelar juara.
Kemenangan ini juga memastikan mereka mendapatkan satu tempat di Liga Champions musim depan, sebuah pencapaian krusial bagi skuad yang dipimpin oleh Ange Postecoglou tersebut.
Laga final ini bukan hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh adu taktik antara dua pelatih yang memiliki filosofi berbeda. Berikut adalah analisis singkat mengenai strategi kedua tim yang memengaruhi hasil akhir pertandingan.
Pendekatan Taktik Tottenham: Efisiensi dan Disiplin
Ange Postecoglou memilih menggunakan formasi 4-3-3, dengan fokus utama pada pertahanan yang kokoh dan serangan balik yang cepat.
Meskipun hanya memiliki 26% penguasaan bola, Spurs menunjukkan efisiensi yang luar biasa dalam memaksimalkan setiap peluang yang mereka dapatkan.
Satu-satunya gol dalam pertandingan ini lahir dari kerja sama apik antara Pape Matar Sarr dan Brennan Johnson, yang berhasil memanfaatkan kelengahan di lini belakang United.
Meski hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran di babak pertama, Spurs mampu mempertahankan keunggulan mereka hingga peluit akhir dibunyikan.
Pertahanan Tottenham bermain dengan sangat disiplin. Terbukti, Micky van de Ven melakukan penyelamatan vital di garis gawang, sementara kiper Guglielmo Vicario berhasil menggagalkan beberapa peluang emas milik United.
Pendekatan pragmatis ini menyoroti kemampuan Spurs untuk beradaptasi dan fokus pada hasil akhir.
Strategi Manchester United: Dominasi Tanpa Efektivitas

Manchester United mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola yang sangat tinggi, namun mereka kesulitan untuk menembus pertahanan Tottenham yang rapat.
Formasi 3-4-2-1 yang diterapkan oleh Ruben Amorim memang menekankan kontrol permainan, tetapi terbukti kurang efektif dalam menciptakan peluang berbahaya.
Amad Diallo menjadi pemain paling menonjol bagi United, sering menciptakan ancaman dari sisi sayap. Namun, ia kurang mendapatkan dukungan dari rekan-rekan setimnya.
Rasmus Hojlund, yang dipasang sebagai penyerang tunggal, gagal memanfaatkan peluang yang ada dan akhirnya harus digantikan.
Keputusan Amorim untuk memainkan Mason Mount dibandingkan Alejandro Garnacho juga sempat menjadi pertanyaan, mengingat Garnacho menunjukkan dampak positif setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Secara keseluruhan, United gagal mengonversi dominasi mereka menjadi gol.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Man Utd - Premier League/Liga Inggris
Liga Inggris 19 April 2026, 01:00
-
Live Streaming MU vs Chelsea di Vidio Hari Ini 19 April 2026
Liga Inggris 19 April 2026, 00:01
-
Link Nonton Live Streaming Premier League: Chelsea vs MU
Liga Inggris 18 April 2026, 23:30
-
Tempat Menonton Live Streaming Liga Inggris: Chelsea vs Man Utd
Liga Inggris 18 April 2026, 22:30
LATEST UPDATE
-
Masih Bingung Beda EDT, EDP, dan Parfum? Ini Penjelasannya Buat Pria Aktif
Lain Lain 20 April 2026, 08:00
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00







